Direktori Dokter Endokrin

Menampilkan 1-24 dari 38 endokrin yang ditemukan

Prof. Dr. dr. Sarwono Waspadji, Sp.PD-KEMD

Omni Hospitals Pulomas
Pulo Gadung, Jakarta Timur

Prof. Dr. dr. Pradana Soewondo, Sp.PD-KEMD

RS Premier Jatinegara
Jatinegara, Jakarta Timur

Prof. Dr. dr. Mardi Santoso, Sp.PD-KEMD, DTM&H

Omni Hospitals Pulomas
Pulo Gadung, Jakarta Timur

Prof. dr. Asman Boedisantoso, Sp.PD-KEMD

RS Evasari Awal Bros
Cempaka Putih, Jakarta Pusat

dr. Yosephine Yossy, Sp.PD-KEMD

RS Omni Hospitals Cikarang
Cikarang Selatan, Bekasi

dr. Wismandari, Sp.PD-KEMD

RS Pondok Indah (RSPI) - Pondok Indah
Kebayoran Lama, Jakarta Selatan

dr. Suharko Soebardi, Sp.PD-KEMD

RS Premier Jatinegara
Jatinegara, Jakarta Timur

dr. Sebastianus Jobul, Sp.PD-KEMD, FINASIM

Omni Hospitals Pulomas
Pulo Gadung, Jakarta Timur

dr. Roi Panusunan Sibarani, Sp.PD-KEMD, FES

Siloam Hospitals Bogor
Bogor Tengah

dr. Rochsismandoko, Sp.PD-KEMD, FINASIM

RSUP Persahabatan
Pulo Gadung, Jakarta Timur

dr. Olly Renaldi, Sp.PD-KEMD

RS Mitra Keluarga Bekasi Barat
Bekasi Barat

dr. Nanang Soebijanto, Sp.PD-KEMD, MM

RS Pondok Indah (RSPI) - Pondok Indah
Kebayoran Lama, Jakarta Selatan

dr. Mardianto, Sp.PD-KEMD, FINASIM

RS Columbia Asia Medan
Medan Petisah, Medan

dr. Johanes Purwoto, Sp.PD-KEMD

MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Setiabudi, Jakarta Selatan

dr. Ida Ayu Made Kshanti, Sp.PD-KEMD

RS Pondok Indah (RSPI) - Pondok Indah
Kebayoran Lama, Jakarta Selatan

dr. Kongko Herry Nursetiyanto, Sp.PD-KEMD, FINASIM

Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Cilandak, Jakarta Selatan

dr. Hj. Khomimah, Sp.PD-KEMD

RS Islam Jakarta Pondok Kopi
Duren Sawit, Jakarta Timur

dr. Hari Hendarto, Sp.PD-KEMD, FINASIM , Ph.D

RS Pondok Indah - Bintaro Jaya
Pondok Aren, Tangerang Selatan

Dr. dr. Em Yunir, Sp.PD-KEMD

RS Columbia Asia Pulomas
Pulo Gadung, Jakarta Timur

Dr. dr. Imam Subekti, Sp.PD-KEMD

RS Pondok Indah (RSPI) - Pondok Indah
Kebayoran Lama, Jakarta Selatan

Dr. dr. Dyah Purnamasari, Sp.PD-KEMD

RS Abdi Waluyo
Menteng, Jakarta Pusat

dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D

RS Metropolitan Medical Center
Setiabudi, Jakarta Selatan

dr. Benny Santosa, Sp.PD-KEMD

RS Gading Pluit
Kelapa Gading, Jakarta Utara

Dokter spesialis Endokrin

(oleh: Nadya)

Pernahkah Anda mendengar istilah endokrin? Sistem endokrin adalah sistem yang di mana hormon-hormon diproduksi dan diatur oleh organ dan kelenjar.

Istilah endokrin memang asing di telinga masyarakat. Jika endokrin saja tidak tahu, Anda mungkin bingung dengan spesialisasi dokter spesialis endokrin. Simak penjelasan lengkap tentang endokrinologi dan hal-hal yang dilakukan oleh dokter spesialis endokrin.

Endokrinologi adalah salah satu cabang ilmu kedokteran yang mempelajari sistem endokrin. Singkatnya, dokter spesialis endokrin atau endokrinologis adalah dokter spesialis yang menangani masalah sistem endokrin yang berhubungan dengan kelenjar dan hormon yang dihasilkan. Lebih spesifiknya, mereka berurusan dengan metabolisme dan semua proses biokimia yang bekerja di tubuh Anda.

Sistem endokrin terdiri dari berbagai kelenjar, misalnya kelenjar pankreas, kelenjar tiroid, ovarium, dan testis.

Endokrinologis juga menangani hal yang berhubungan dengan tumbuh kembang, aktivitas psikologis, fungsi jaringan, pernapasan, eskresi, laktasi, reproduksi, dan persepsi sensorik yang disebabkan oleh hormon.

Sejarah endokrinologi

Studi endokrinologi berawal dari Cina pada 200 SM. Masyarakat Cina mengisolasi hormon seks dan hipofisis dari urin manusia untuk tujuan pengobatan dengan berbagai metode, salah satunya sublimasi hormon stereoid.

Berdasarkan teks-teks Cina, masyarakat Cina juga menggunakan saponin dari biji Gleditsia sinensis untuk mengekstraksi hormon.

Walaupun sudah diidentifikasi sejak lama, pendekatan endokrinologi tentang keadaan cairan tubuh yang tidak teratur dan respons imun lebih disukai oleh para pemikir Yunani dan Romawi Kuno, seperti Aristotle, Hippocrates, Lucretius, Celsus, dan Galen.

Pada 1849, Arnold Berthold melakukan penelitian tentang perilaku laki-laki melalui ayam yang dikebiri. Berdasarkan hasil penelitiannya, Berthold menyimpulkan bahwa testis mengeluarkan zat yang dapat memperlihatkan karakteristik kejantanan pada pria. Pendapat Berthold dianggap keliru oleh beberapa pihak karena belum ada bukti yang kuat.

Pada 1902, William Bayliss dan Ernest Starling menemukan zat sekretin setelah melakukan penanaman asam ke dalam usus dua belas jari. Percobaan itu menghasilkan asam tersebut menyebabkan pankreas mulai sekresi atau mengeluarkan sel secara aktif. Mereka juga menetapkan bahwa semua aktivitas kimiawi dalam tubuh yang bekerja seperti sekretin disebut hormon.

Pekerjaan endokrinologi pada saat ini berfokus pada mekanisme molekuler yang bertanggung jawab untuk memicu efek hormon. Pada 1962, Earl Sutherland meneliti norepinefrin yang bekerja pada hati untuk mengubah glikogen menjadi glukosa melalui enzim fosforilase. Selain itu, Sutherland juga meneliti fosforilase. Ia pun mendapat hadiah Nobel atas karyanya yang sangat inovatif.

Spesialisasi dokter spesialis endokrin

Sebagian besar, gangguan endokrin merupakan penyakit kronis yang membutuhkan perawatan seumur hidup. Beberapa penyakit endokrin yang umum terjadi, antara lain diabetes mellitus, hipotiroidisme, dan sindrom metabolik.

Dokter spesialis endokrin dapat mengobati beberapa kondisi yang berhubungan dengan:

  1. Adrenal, kelenjar yang berada di atas ginjal dan membantu mengendalikann hal-hal, seperti tekanan darah, respons stres, dan hormon seks
  2. Metabolisme tulang, seperti osteoporosis
  3. Kolesterol
  4. Hipotalamus, bagian otak yang mengendalikan suhu tubuh, rasa lapar dan haus
  5. Pankreas
  6. Paratiroid, kelenjar kecil di leher yang mengontrol kalsium dalam darah
  7. Hipofisis, kelenjar berukuran seperti kacang polong di bagian dasar otak yang hormon keseimbangan
  8. Kelenjar reproduksi, seperti ovarium dan testis
  9. Tiroid, kelenjar berbentuk kupu-kupu di leher yang mengontrol metabolisme, energi, serta pertumbuhan dan perkembangan otak

Dokter spesialis endokrin dapat menangani orang dewasa dan anak-anak. Mereka yang mengambil spesialisasi anak disebut dokter spesialis endokrin anak.

Pendidikan endokrinologi

Minimal waktu belajar untuk menjadi dokter spesialis endokrin adalah 10 tahun. Mereka kuliah selama 4 tahun, lalu sekolah kedokteran selama 4 tahun. Setelah itu, mereka bekerja di rumah sakit atau klinik sebagai residen selama 3 tahun. Lalu, mereka harus menjalani pelatihan khusus endokrinologi selama 2—3 tahun.

Jadi, sebelum menjadi ahli endokrin, seorang dokter harus mengambil salah satu spesialisasi, misalnya penyakit dalam, anak, atau kandungan. Jadi, endokrinologi adalah salah satu subspesialis. Gelar ahli endokrin di Indonesia disesuaikan dengan spesialisasi yang diambil. Misalnya, dokter spesialis penyakit dalam yang mengambil subspesialis endokrin-metabolik-diabetes memiliki gelar Sp.PD-KEMD.

Sumber:

WebMD. https://www.webmd.com/diabetes/what-is-endocrinologist#1

Wikipedia. https://en.wikipedia.org/wiki/Endocrinology