Cari Dokter Bedah di Sukoharjo

Menampilkan 1-15 dari 15 Dokter Bedah di Sukoharjo yang ditemukan

Urutkan  
dr. Yudi Eko Prasetiyo, Sp.B, M.SI.Med

dr. Yudi Eko Prasetiyo, Sp.B, M.SI.Med

Dokter Spesialis BedahRS Dr. Oen Solo BaruGrogol Sukoharjo, Sukoharjo
dr. Rahadian Haryanto, Sp.B, M.Kes

dr. Rahadian Haryanto, Sp.B, M.Kes

Dokter Spesialis BedahRS Nirmala SuriBendosari, Sukoharjo
dr. Joseph Ananggadipa, Sp.B, M.Si. Med

dr. Joseph Ananggadipa, Sp.B, M.Si. Med

Dokter Spesialis BedahRS Dr. Oen Solo BaruGrogol Sukoharjo, Sukoharjo
dr. Benny Marganda Apul Pardede, Sp.B

dr. Benny Marganda Apul Pardede, Sp.B

Dokter Spesialis BedahRSU IndriatiGrogol Sukoharjo, Sukoharjo
dr. Liez Imany Rudjito, Sp.B, FINACS

dr. Liez Imany Rudjito, Sp.B, FINACS

Dokter Spesialis BedahRSU IndriatiGrogol Sukoharjo, Sukoharjo
dr. Iswadi, Sp.B-KBD

dr. Iswadi, Sp.B-KBD

Dokter Spesialis BedahRS Dr. Oen Solo BaruGrogol Sukoharjo, Sukoharjo
dr. Budi Yuwono, Sp.B

dr. Budi Yuwono, Sp.B

Dokter Spesialis BedahRSU PKU Muhammadiyah SukoharjoSukoharjo, Sukoharjo
dr. Machmud Surjanto, Sp.B

dr. Machmud Surjanto, Sp.B

Dokter Spesialis BedahRSU PKU Muhammadiyah SukoharjoSukoharjo, Sukoharjo
dr. Sri Pratomo, Sp.B, FinaCS, FICS

dr. Sri Pratomo, Sp.B, FinaCS, FICS

Dokter Spesialis BedahRS Nirmala SuriBendosari, Sukoharjo
dr. Ferry Wijanarko , Sp.BS

dr. Ferry Wijanarko , Sp.BS

Dokter Spesialis Bedah SarafRSU IndriatiGrogol Sukoharjo, Sukoharjo
dr. Agus Raharjo, Sp.BD

dr. Agus Raharjo, Sp.BD

Dokter Spesialis BedahRS Dr. Oen Solo BaruGrogol Sukoharjo, Sukoharjo
dr. Nugrahanta Dasa Putra, Sp.B-KBD, FICS

dr. Nugrahanta Dasa Putra, Sp.B-KBD, FICS

Dokter Spesialis BedahRSU IndriatiGrogol Sukoharjo, Sukoharjo
dr. Hitaputra Agung Wardhana, Sp.B, FINACS

dr. Hitaputra Agung Wardhana, Sp.B, FINACS

Dokter Spesialis BedahRS Orthopedi Prof. Dr. R. SoeharsoKartasura, Sukoharjo
dr. Agus Sri Haryanto, Sp.B, FINACS

dr. Agus Sri Haryanto, Sp.B, FINACS

Dokter Spesialis BedahRS Dr. Oen Solo BaruGrogol Sukoharjo, Sukoharjo
dr. Yose Rinaldi Soesilo, Sp.B, M.Si.Med

dr. Yose Rinaldi Soesilo, Sp.B, M.Si.Med

Dokter Spesialis BedahRSU IndriatiGrogol Sukoharjo, Sukoharjo

Dokter Spesialis Bedah

(Oleh Rizki Julianto)

Saat mendengar kata operasi atau bahkan dokter bedah, mungkin akan membuat Anda merasa takut. Namun dibalik itu, dokter spesialis bedah memiliki pengaruh yang sangat besar dan kompleks dalam dunia kesehatan. Bagaimana sejarah dan perkembangan dokter spesialis bedah di Indonesia? Simak informasi mengenai dokter spesialis bedah berikut ini.

Apa Itu Spesialisasi Ilmu Bedah?        

Ilmu bedah dalam dunia kedokteran berasal dari bahasa Yunani yaitu "cheirourgia" yang memiliki arti "pekerjaan tangan". Dokter spesialis bedah memiliki tugas dan tujuan untuk mengobati luka atau penyakit melalui prosedur bedah manual ataupun bedah instrumen. Untuk dokter gigi biasanya akan menyandang gelar sebagai dokter gigi spesialis bedah mulut.

Dalam ilmu bedah terdapat beberapa cabang ilmu bedah yang masuk dalam spesialis dan subspesialis, diantara yaitu :

  1. Spesialis Bedah Umum
  2. Spesialis Orthopedi
  3. Spesialis Urologi
  4. Spesialis Bedah Plastik
  5. Spesialis Bedah Saraf
  6. Spesialis Bedah Toraks, Kardiak & Vaskular
  7. Spesialis Bedah Anak

Sementara dalam subspesialis dibagi menjadi 3 bagian, yaitu :

  1. Spesialis Bedah Subspesialis Vaskular dan Endovaskular
  2. Spesialis Bedah Subspesialis Bedah Digestif
  3. Spesialis Bedah Subspesialis Bedah Onkologi

Sejarah Dokter Spesialis Bedah di Indonesia

Asal mula pendidikan spesialis ilmu bedah di dunia kedokteran Indonesia dimulai pada tahun 1889 dengan kedatangan dokter spesialis bedah dari Belanda di tanah Jawa yang bernama Dokter CH Stratz. School tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA) yang merupakan pusat pendidikan kedokteran di Batavia pada tahun 1915 kedatangan Dokter  R Lesk dan Dokter Wieberdink yang memulai mengajar ilmu bedah di STOVIA. Kemudian pada tahun 1932, Dokter T Reddingius yang diangkat menjadi guru besar ilmu bedah di Indonesia.

Untuk pendidikan ilmu bedah di Indonesia sendiri, secara resmi dimulai pada tahun 1945 yang secara langsung diajarkan oleh pengajar Indonesia di tiga kota besar, yaitu Jakarta oleh Dokter Sutan Asin, di Semarang oleh Dokter Margono Soekaryo, dan di Surabaya oleh Dokter M Soetoyo.

Sementara di kota Bandung, didirikan perhimpunan dokter spesialis bedah yang diberi nama Nederlandsch Indische Vereeniging voor Heelkunde pada tahun 1941. Kemudian pada tahun 1954, secara resmi dibentuk persatuan nasional yang diberi nama Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia (PABI). Barulah pada UU No.29 tahun 2004, dibentuk suatu perhimpunan nasional yang diberi nama Kolegium Ilmu Bedah Indonesia (KIBI).

Sumber :

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. https://fk.ui.ac.id/departemen-ilmu-bedah.html https://fk.ui.ac.id/spesialis.html

Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. http://spesialis1.bedah.fk.unair.ac.id/sejarah

Kolegium Ilmu Bedah Indonesia. http://www.kibi.or.id/home/sejarah

Bedah Wikipedia. https://id.wikipedia.org/wiki/Bedah

Surgery Wikipedia. https://en.wikipedia.org/wiki/Surgery