Direktori Dokter Andrologi

Menampilkan 1-24 dari 40 Dokter Andrologi yang ditemukan

Urutkan  
Prof. Dr. dr. Wahyuning Ramelan, Sp.And

Prof. Dr. dr. Wahyuning Ramelan, Sp.And

Dokter Spesialis AndrologiRS Metropolitan Medical CenterSetiabudi, Jakarta Selatan
dr. Tri Bowo Hasmoro, Sp.And

dr. Tri Bowo Hasmoro, Sp.And

Dokter Spesialis AndrologiRS Mitra Keluarga Bekasi BaratBekasi Barat, Bekasi
dr. Tiara Kirana, Sp.And

dr. Tiara Kirana, Sp.And

Dokter Spesialis Andrologi
dr. Rahmawati Thamrin, Sp.And

dr. Rahmawati Thamrin, Sp.And

Dokter Spesialis Andrologi Siloam Hospitals MakassarTamalate, Makassar
dr. Onasis Sudarto, Sp.And

dr. Onasis Sudarto, Sp.And

Dokter Spesialis Andrologi Siloam Hospitals SurabayaGubeng, Surabaya
dr. Nugroho Setiawan, Sp.And

dr. Nugroho Setiawan, Sp.And

Dokter Spesialis Andrologi Mayapada Hospital Jakarta SelatanCilandak, Jakarta Selatan
dr. Mira Kristania, Sp.And

dr. Mira Kristania, Sp.And

Dokter Spesialis AndrologiRS Hermina SerpongSerpong, Tangerang Selatan
dr. Indra Gusti Mansur, Sp.And, DHES

dr. Indra Gusti Mansur, Sp.And, DHES

Dokter Spesialis AndrologiKlinik Sammarie Family HealthcareKebayoran Baru, Jakarta Selatan
dr. I Gusti Ngurah Pramesemara, Sp.And, M.Biomed

dr. I Gusti Ngurah Pramesemara, Sp.And, M.Biomed

Dokter Spesialis AndrologiRS Kasih Ibu DenpasarDenpasar Barat, Denpasar
dr. Heru Harsojo Oentoeng, Sp.And, M.Repro

dr. Heru Harsojo Oentoeng, Sp.And, M.Repro

Dokter Spesialis AndrologiKlinik Angsamerah - MentengMenteng, Jakarta Pusat
dr. Nur Hafiz Ramadhona, Sp.And

dr. Nur Hafiz Ramadhona, Sp.And

Dokter Spesialis AndrologiRSIA Bunda JakartaMenteng, Jakarta Pusat
dr. H. Endro Purwoko, Sp.And

dr. H. Endro Purwoko, Sp.And

Dokter Spesialis Andrologi Mayapada Hospital TangerangTangerang, Tangerang
Dr. dr. Dicky Moch. Rizal, Sp.And, M.Kes, AIFM, FIAS

Dr. dr. Dicky Moch. Rizal, Sp.And, M.Kes, AIFM, FIAS

Dokter Spesialis AndrologiRSKIA SadewaDepok Sleman, Sleman
dr. Dicky Faizal Irnandi, Sp.And

dr. Dicky Faizal Irnandi, Sp.And

Dokter Spesialis AndrologiRS Hermina TangkubanprahuKlojen, Malang
dr. Andri Iryawan, Sp.And, MS

dr. Andri Iryawan, Sp.And, MS

Dokter Spesialis AndrologiRS Dr. Oen SurakartaJebres, Surakarta
dr. Ali Fuchih Siauw, Sp.And, M.Repro, FIAS

dr. Ali Fuchih Siauw, Sp.And, M.Repro, FIAS

Dokter Spesialis AndrologiRS Mitra Medika PontianakPontianak Kota, Pontianak
dr. Achmad Zulfa Juniarto, Sp.And, Ph.D

dr. Achmad Zulfa Juniarto, Sp.And, Ph.D

Dokter Spesialis AndrologiRS Hermina PandanaranSemarang Tengah, Semarang
dr. Adi Santosa Maliki, Sp.And

dr. Adi Santosa Maliki, Sp.And

Dokter Spesialis AndrologiRSIA LimijatiBandung Wetan, Bandung
dr. Anita Gunawan, Sp.And, MS

dr. Anita Gunawan, Sp.And, MS

Dokter Spesialis AndrologiRS Pusat PertaminaKebayoran Baru, Jakarta Selatan
dr. B. Harjono Djatioetomo, Sp.And

dr. B. Harjono Djatioetomo, Sp.And

Dokter Spesialis AndrologiRS Columbia Asia PulomasPulo Gadung, Jakarta Timur
dr. Bambang Wasito Tjipto, Sp.And

dr. Bambang Wasito Tjipto, Sp.And

Dokter Spesialis AndrologiRS PHC SurabayaPabean Cantikan, Surabaya
dr. Cecilia Lisayani, Sp.And

dr. Cecilia Lisayani, Sp.And

Dokter Spesialis Andrologi
dr. Edwin Pradana, Sp.And

dr. Edwin Pradana, Sp.And

Dokter Spesialis AndrologiRSIA PuriKlojen, Malang
1

Dokter Spesialis Andrologi

(Oleh: Nadya)

Andrologi adalah cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan masalah kesehatan pria, seperti sistem reproduksi, sistem urin, hormon pria, gangguan seksual, dan penyakit reproduksi. Bahasan utama andrologi adalah infertilitas, hormon seksual berada di bawah jumlah normal (hipogonadisme),  kontrasepsi pria, disfungsi ereksi, dan penuaan pada pria.

Dokter spesialis andrologi adalah dokter yang menangani gangguan reproduksi pria dan alat kelamin. Mereka melakukan beberapa prosedur, seperti:

  1. Analisis sperma dan air mani
  2. Perawatan membantu pembentukan sel sperma
  3. Terapi hormon
  4. Proses pembekuan sperma
  5. Bayi tabung (IVF)

Sejarah andrologi

Awal sejarah andrologi modern sebagai ilmu kedokteran ditemukan pada pertengahan abad ke-19. Namun, istilah andrologi pertama kali dilahirkan pada 1951 oleh para berbagai ilmuwan dari berbagai ilmu, seperti urologi, endokrinologi, dan dermatologi. Mereka menyatakan bahwa sistem reproduksi pria, patologi, dan fisiologinya telah lama diabaikan. “Andrologie” adalah jurnal pertama yang membahas andrologi yang diterbitkan pada 1969 di Jerman.

Perkembangan andrologi di Indonesia dimulai dari Prof. Dr. F.X. Arief Adimoelja yang mengadakan Simposium Spermatologi I yang diselenggarakan di Surabaya pada 19—21 Januari 1978. Simposium tersebut melahirkan Perkumpulan Andrologi Indonesia (PANDI). Melalui PANDI, proses andrologi menjadi cabang ilmu kedokteran dimulai. Pada 1 Maret 2006, Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia (MKKI) mengesahkan andrologi sebagai salah satu spesialis kedokteran baru di Indonesia.

Pendidikan andrologi

Minimal pendidikan yang harus ditempuh calon dokter spesialis andrologi adalah 9-10 tahun. Para calon dokter spesialis andrologi harus menyelesaikan pendidikan sarjana selama 4 tahun. Selanjutnya, mereka harus menjalani 4 tahun subspesialis dan residensi selama 1-2 tahun.

Dokter spesialis andrologi pun sering diminta untuk magang di fasilitas kesehatan yang berfokus pada kesehatan reproduksi pria untuk mendapatkan pengalaman praktik. Namun, ada juga yang mengikuti pelatihan tambahan dan spesialisasi.

Gelar dokter spesialis andrologi di Indonesia adalah Sp.And (spesialis andrologi).

Sumber

Arsyad, KM., 2006. 10 Tahun PERSANDI (Indonesian Andrologist Association). Pengurus PP Persandi.

College Mouse. https://www.collegemouse.com/how-to-become-an-andrologist/

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12374107

Nieschlag, Eberhard., et al. 2010. Andrology: Male Reproductive Health and Dysfunction. Springer: New York.