Cari Dokter Andrologi di Sidoarjo

Menampilkan 1-4 dari 4 Dokter Andrologi di Sidoarjo yang ditemukan

Urutkan  
dr. Pety Narulita, Sp.And

dr. Pety Narulita, Sp.And

Dokter Spesialis AndrologiRS Mitra Keluarga WaruWaru Sidoarjo, Sidoarjo
dr. Bambang Wasito Tjipto, Sp.And

dr. Bambang Wasito Tjipto, Sp.And

Dokter Spesialis AndrologiRS Delta SuryaSidoarjo, Sidoarjo
dr. Hengki Lukas, Sp.And

dr. Hengki Lukas, Sp.And

Dokter Spesialis AndrologiRSUD SidoarjoSidoarjo, Sidoarjo
dr. Rezia Octarina, Sp.And

dr. Rezia Octarina, Sp.And

Dokter Spesialis AndrologiRS Siti Khodijah MuhammadiyahTaman Sidoarjo, Sidoarjo

Dokter Spesialis Andrologi

(Oleh: Nadya)

Andrologi adalah cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan masalah kesehatan pria, seperti sistem reproduksi, sistem urin, hormon pria, gangguan seksual, dan penyakit reproduksi. Bahasan utama andrologi adalah infertilitas, hormon seksual berada di bawah jumlah normal (hipogonadisme),  kontrasepsi pria, disfungsi ereksi, dan penuaan pada pria.

Dokter spesialis andrologi adalah dokter yang menangani gangguan reproduksi pria dan alat kelamin. Mereka melakukan beberapa prosedur, seperti:

  1. Analisis sperma dan air mani
  2. Perawatan membantu pembentukan sel sperma
  3. Terapi hormon
  4. Proses pembekuan sperma
  5. Bayi tabung (IVF)

Sejarah andrologi

Awal sejarah andrologi modern sebagai ilmu kedokteran ditemukan pada pertengahan abad ke-19. Namun, istilah andrologi pertama kali dilahirkan pada 1951 oleh para berbagai ilmuwan dari berbagai ilmu, seperti urologi, endokrinologi, dan dermatologi. Mereka menyatakan bahwa sistem reproduksi pria, patologi, dan fisiologinya telah lama diabaikan. “Andrologie” adalah jurnal pertama yang membahas andrologi yang diterbitkan pada 1969 di Jerman.

Perkembangan andrologi di Indonesia dimulai dari Prof. Dr. F.X. Arief Adimoelja yang mengadakan Simposium Spermatologi I yang diselenggarakan di Surabaya pada 19—21 Januari 1978. Simposium tersebut melahirkan Perkumpulan Andrologi Indonesia (PANDI). Melalui PANDI, proses andrologi menjadi cabang ilmu kedokteran dimulai. Pada 1 Maret 2006, Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia (MKKI) mengesahkan andrologi sebagai salah satu spesialis kedokteran baru di Indonesia.

Pendidikan andrologi

Minimal pendidikan yang harus ditempuh calon dokter spesialis andrologi adalah 9-10 tahun. Para calon dokter spesialis andrologi harus menyelesaikan pendidikan sarjana selama 4 tahun. Selanjutnya, mereka harus menjalani 4 tahun subspesialis dan residensi selama 1-2 tahun.

Dokter spesialis andrologi pun sering diminta untuk magang di fasilitas kesehatan yang berfokus pada kesehatan reproduksi pria untuk mendapatkan pengalaman praktik. Namun, ada juga yang mengikuti pelatihan tambahan dan spesialisasi.

Gelar dokter spesialis andrologi di Indonesia adalah Sp.And (spesialis andrologi).

Sumber

Arsyad, KM., 2006. 10 Tahun PERSANDI (Indonesian Andrologist Association). Pengurus PP Persandi.

College Mouse. https://www.collegemouse.com/how-to-become-an-andrologist/

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12374107

Nieschlag, Eberhard., et al. 2010. Andrology: Male Reproductive Health and Dysfunction. Springer: New York.