Cari Dokter Andrologi di Indragiri Hilir

Empty Result
Halaman yang Kamu Cari Tidak DitemukanKamu bisa coba cek rekomendasi berikut ini
Rekomendasi Dokter
dr. Yulinda Indarnila Soemiatno, Sp.M

dr. Yulinda Indarnila Soemiatno, Sp.M

Dokter Spesialis Mata
Klinik Mata Nusantara Pantai Indah Kapuk (KMN)Penjaringan, Jakarta Utara
Yanthi Andriani, S.Psi

Yanthi Andriani, S.Psi

Psikolog
RS St. CarolusSenen, Jakarta Pusat
Veny Mulyani, S.Psi, M.Psi

Veny Mulyani, S.Psi, M.Psi

Psikolog
RS Columbia Asia SemarangSemarang Barat, Semarang
Tiana Arsianti, M.Psi

Tiana Arsianti, M.Psi

Psikolog
RSIA Bunda Aliyah Pondok BambuDuren Sawit, Jakarta Timur
Suvia Sakinah, S.Psi, M.Psi

Suvia Sakinah, S.Psi, M.Psi

Psikolog
Kinderhutte Biro PisikologiCisauk, Tangerang
Rekomendasi Faskes
 Yabes Dental Clinic

Yabes Dental Clinic

partner
Klinik GigiSetiabudi, Jakarta Selatan
(Google Review)
 Widia Dental Care

Widia Dental Care

partner
Klinik GigiMarpoyan Damai, Pekanbaru
(Google Review)
Laboratorium Klinik Westerindo Pusat - Jakarta Selatan

Laboratorium Klinik Westerindo Pusat - Jakarta Selatan

partner
LabKebayoran Baru, Jakarta Selatan
(Google Review)
 Venice Aesthetic Clinic

Venice Aesthetic Clinic

partner
Klinik Kulit & KecantikanSemarang Tengah, Semarang
(Google Review)
Klinik Ultimo Aesthetic & Dental Center - Jakarta

Klinik Ultimo Aesthetic & Dental Center - Jakarta

partner
KlinikKebayoran Baru, Jakarta Selatan
(Google Review)

Dokter Spesialis Andrologi

(Oleh: Nadya)

Andrologi adalah cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan masalah kesehatan pria, seperti sistem reproduksi, sistem urin, hormon pria, gangguan seksual, dan penyakit reproduksi. Bahasan utama andrologi adalah infertilitas, hormon seksual berada di bawah jumlah normal (hipogonadisme),  kontrasepsi pria, disfungsi ereksi, dan penuaan pada pria.

Dokter spesialis andrologi adalah dokter yang menangani gangguan reproduksi pria dan alat kelamin. Mereka melakukan beberapa prosedur, seperti:

  1. Analisis sperma dan air mani
  2. Perawatan membantu pembentukan sel sperma
  3. Terapi hormon
  4. Proses pembekuan sperma
  5. Bayi tabung (IVF)

Sejarah andrologi

Awal sejarah andrologi modern sebagai ilmu kedokteran ditemukan pada pertengahan abad ke-19. Namun, istilah andrologi pertama kali dilahirkan pada 1951 oleh para berbagai ilmuwan dari berbagai ilmu, seperti urologi, endokrinologi, dan dermatologi. Mereka menyatakan bahwa sistem reproduksi pria, patologi, dan fisiologinya telah lama diabaikan. “Andrologie” adalah jurnal pertama yang membahas andrologi yang diterbitkan pada 1969 di Jerman.

Perkembangan andrologi di Indonesia dimulai dari Prof. Dr. F.X. Arief Adimoelja yang mengadakan Simposium Spermatologi I yang diselenggarakan di Surabaya pada 19—21 Januari 1978. Simposium tersebut melahirkan Perkumpulan Andrologi Indonesia (PANDI). Melalui PANDI, proses andrologi menjadi cabang ilmu kedokteran dimulai. Pada 1 Maret 2006, Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia (MKKI) mengesahkan andrologi sebagai salah satu spesialis kedokteran baru di Indonesia.

Pendidikan andrologi

Minimal pendidikan yang harus ditempuh calon dokter spesialis andrologi adalah 9-10 tahun. Para calon dokter spesialis andrologi harus menyelesaikan pendidikan sarjana selama 4 tahun. Selanjutnya, mereka harus menjalani 4 tahun subspesialis dan residensi selama 1-2 tahun.

Dokter spesialis andrologi pun sering diminta untuk magang di fasilitas kesehatan yang berfokus pada kesehatan reproduksi pria untuk mendapatkan pengalaman praktik. Namun, ada juga yang mengikuti pelatihan tambahan dan spesialisasi.

Gelar dokter spesialis andrologi di Indonesia adalah Sp.And (spesialis andrologi).

Sumber

Arsyad, KM., 2006. 10 Tahun PERSANDI (Indonesian Andrologist Association). Pengurus PP Persandi.

College Mouse. https://www.collegemouse.com/how-to-become-an-andrologist/

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12374107

Nieschlag, Eberhard., et al. 2010. Andrology: Male Reproductive Health and Dysfunction. Springer: New York.