Direktori Dokter

Menampilkan 1-24 dari 1339 dokter anak yang ditemukan

Prof. dr. Taralan Tambunan, Sp.A(K)

Dokter Spesialis Anak
Klinik Prof. Taralan Tambunan
Pasar Minggu, Jakarta Selatan

Prof. dr. Soepardi Soedibyo, Sp.A(K)

Dokter Spesialis Anak
RS Metropolitan Medical Center
Setiabudi, Jakarta Selatan

Prof. Dr. dr. Soenardi Moeslichan Marzuqi, Sp.A(K)

Dokter Spesialis Anak
RSIA Brawijaya Antasari
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Prof. dr. Rulina Suradi, Sp.A(K)

Dokter Spesialis Anak
RSIA Brawijaya Antasari
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Prof. dr. Mardjanis Said, Sp.A(K)

Dokter Spesialis Anak
RS Pantai Indah Kapuk
Penjaringan, Jakarta Utara

Prof. dr. Jose Rizal Latief Batubara, Sp.A(K)

Dokter Spesialis Anak
RS Hermina Podomoro
Tanjung Priok, Jakarta Utara

Prof. dr. H. Sofyan Ismael, Sp.A(K)

Dokter Spesialis Anak
RS YPK Mandiri
Menteng, Jakarta Pusat

Prof. Dr. dr. Zakiudin Munasir, Sp.A(K)

Dokter Spesialis Anak
RS Cipto Mangunkusumo - Kencana
Menteng, Jakarta Pusat

Prof. Dr. dr. Sukman Tulus Putra, Sp.A(K), FACC, FESC

Dokter Spesialis Anak
Eka Hospital BSD
Serpong, Tangerang Selatan

Prof. Dr. dr. Sudigdo Sastroasmoro, Sp.A(K)

Dokter Spesialis Anak
RS Medistra
Setiabudi, Jakarta Selatan

Prof. Dr. dr. Soedjatmiko , Sp.A(K), M.Si

Dokter Spesialis Anak
RS Permata Pamulang
Pamulang, Tangerang Selatan

Prof. Dr. dr. Harsoyo N., Sp.A(K), DTM&H

Dokter Spesialis Anak
RS Columbia Asia Semarang
Semarang Barat, Semarang

Prof. Dr. dr. Hardiono D. Pusponegoro, Sp.A(K)

Dokter Spesialis Anak
RS Columbia Asia Pulomas
Pulo Gadung, Jakarta Timur

Prof. Dr. dr. H. Syahril Pasaribu, Sp.A(K), DTM&H, M.Sc(CTM)

Dokter Spesialis Anak
RS Columbia Asia Medan
Medan Petisah, Medan

Prof. Dr. dr. Agus Firmansyah, Sp.A

Dokter Spesialis Anak
RS Hermina Bekasi
Bekasi Selatan

Prof. dr. Djajadiman Gatot, Sp.A(K)

Dokter Spesialis Anak
RS Evasari Awal Bros
Cempaka Putih, Jakarta Pusat

Prof. dr. Chairul Yoel, Sp.A(K)

Dokter Spesialis Anak
RS Columbia Asia Medan
Medan Petisah, Medan

Prof. dr. Bambang Supriyatno, Sp.A(K)

Dokter Spesialis Anak
RS Hermina Jatinegara
Jatinegara, Jakarta Timur

dr. Zuhrawardi, Sp.A

Dokter Spesialis Anak
RS Dinda
Cibodas, Tangerang

dr. Zidnie Prissilla Primawati, Sp.A

Dokter Spesialis Anak
RSIA SamMarie Basra
Pulo Gadung, Jakarta Timur

dr. Yvonne Marthina, Sp.A

Dokter Spesialis Anak
RS Husada
Sawah Besar, Jakarta Pusat

dr. Yunetti, Sp.A, M.Biomed

Dokter Spesialis Anak
RS Islam Jakarta Pondok Kopi
Duren Sawit, Jakarta Timur

dr. Yuliastuti, Sp.A

Dokter Spesialis Anak
RSIA Bunda Aliyah Pondok Bambu
Duren Sawit, Jakarta Timur

dr. Yulianto Santoso Kurniawan, Sp.A

Dokter Spesialis Anak
Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Cilandak, Jakarta Selatan

Dokter Spesialis Anak

(oleh: Olivia)

Anda mungkin pernah bertanya-tanya, sebelum anak saya lahir, dokter mana yang harus saya kunjungi jika saya mempunyai pertanyaan? Sebelum mulai mencari, mari gunakan beberapa menit untuk mempelajari apa yang dilakukan oleh dokter spesialis anak. Ini akan membantu Anda mengambil keputusan yang lebih baik dan mengetahui apa yang dapat Anda harapkan saat si kecil terlahir ke dunia.

Dokter spesialis anak merupakan dokter yang menangani kesehatan anak Anda, termasuk masalah fisik, sikap, dan mentalnya. Mereka dilatih untuk mendiagnosis dan menyembuhkan penyakit anak, mulai dari masalah kesehatan minor hingga yang serius.

Dokter spesialis anak telah dididik untuk memiliki kemampuan menjaga kesehatan anak. Mereka lulus dari fakultas kedokteran dan telah menyelesaikan program residen prdiatrik selama beberapa tahun.

Dokter spesialis anak (atau pediatrician) merupakan percabangan dari ilmu kedokteran yang melingkupi perawatan medis dar bayi, anak-anak, dan anak remaja. The American Academy of Pediatrics merekomendasikan orang-orang berusia di bawah 21 tahun untuk ditangani oleh dokter spesialis anak. Seorang dokter medis yang berspesialisasi di ranah ini dikenal sebagai paediatrician atau pediatrician dalam Bahasa inggris. Arti dari kata pediatrik sendiri adalah “penyembuh anak-anak”; berasal dari dua kata dalam Bahasa Yunani: παῖς (pais "anak") dan ἰατρός (iatros "dokter, penyembuh"). Dokter spesialis anak bekerja di rumah sakit, dan pada umumnya dapat ditemukan di bangsal neonatologi, dan dapat jga ditemukan sebagai dokter rawat jalan sebagai dokter perawatan primer.

Sejarah dokter spesialis anak atau pediatrician

Sejak zaman Hipokrates, Aristoteles, Celsus, Soranus, dan Galen, mereka telah memahami perbedaan dalam pertumbuhan dan pendewasaan organisme yang membutuhkan tingkat perawatan berbeda: Ex toto non sic pueri ut viri curari debent (“Pada umumnya, anak laki-laki tidak boleh diberikan tindakan yang sama dengan pria”).

Beberapa jejak sejarah mengenai dokter spesialis anak dapat ditemukan di India Kuno dimana dokter anak-anak disebut kumara bhrtya. Sushruta Samhita sebuah teks ayurverdic, ditulis pada abad ke-6 sebelum masehi pernah menyebut istilah mengenai pediatrik. Teks ayurvedic lain dari periode ini adalah Kashyapa Samhita.

Rumah sakit anak yang pertama kali diterima secara umum adalah Hôpital des Enfants Malades (Bahasa Perancis: Rumah Sakit dari Anak-anak Sakit), yang dibuka di Paria pada Juni 1802 di lokasi yang sebelumnya merupakan panti asuhan. Sejak semula, rumah sakit terkenal ini menerima pasien hingga usia lima belas tahun, dan terus beroperasi hingga saat ini sebagai bangsal anak dari Rumah Sakit Necker-Enfants Malades, yang dibangun pada 1920 dengan bergabung dengan Rumah Sakit Necker, yang didirikan pada 1778.

Di negara Eropa lain, Charité (rumah sakit yang didirikan pada 1710) di Berlin mendirikan Pavilion Pediatrik terpisah di tahun 1830, diikuti oleh institusi serupa di Saint Petersburg di tahun 1834, dan di Vienna dan Breslau (sekarang Wroclaw), di tahun 1837. Di tahu 1852 rumah sakit anak pertama, Rumah Sakit Anak Sakit, Jalan Great Ormond didirikan oleh Charles West. Rumah sakit anak pertama di Skotlandia dibuka pada 1860 di Edinburgh. Di Amerika Serikat, institusi serupa didirikan pada 1855, yaitu Rumah Sakit Philadelphia, dan kemudian Rumah Sakit Anak Boston di tahun 1869. Subspesialis pediatrik dibentuk di Harriet Lane Home di John Hopkins oleh Edwards A. Park.

Perbedaan ilmu kesehatan untuk dewasa dan anak

Ukuran tubuh yang berbeda diikuti dengan perubahan pendewasaan merupakan perbedaan utama yang dapat langsung Anda kenali. Ukuran tubuh yang lebih kecil pada bayi atau neonatus akan memengaruhi perbedaan fisiologis anak dari dewasa. Penyakit turunan, variasi genetic, dan masalah pertumbuhan merupakan masalah yang umum dihadapi dokter anak – jarang ditemukan pada dokter dewasa. Pepatah umumnya adalah bahwa anak-anak bukan “orang dewasa kecil”. Tenaga kesehatan harus memahami fisiologi yang belum matang pada bayi atau anak-anak saat mempertimbangkan gejala, meresepkan obat, dan mendiagnosis penyakit.

Fisiologi anak langsung memengaruhi sifat farmakokinetik obat yang memasuki tubuh. Absorpsi, distribusi, metabolisme, dan eliminasi obat berbeda antar anak dan orang dewasa. Meskipun demikian, masih belum ada penelitian dan kajian yang menyeluruh untuk membedakan kedua kelompok usia ini, maka dari ini masih diperlukan penelitian lanjutan untuk lebih memahami bagaimana faktor-faktor ini dapat memengaruhi keputusan yang diambil tenaga kesehatan saat meresepkan dan memberikan obat untuk populasi pediatrik.

Absorpsi

Banyak obat memiliki tingkat absorpsi yang berbeda pada populasi pediatrik dan dewasa. Neonatus dan bayi memiliki pH lambung yang tinggi disebabkan adanya penurunan sekresi asam, yang dengan demikian menciptakan lingkungan dasar obat yang berbeda jika dikonsumsi melalui mulut. Asam diperlukan untuk mendegradasi obat tertentu sebelum terjadi absorpsi sistemik. Dengan demikian, absorpsi obat ini pada anak-anak lebih tinggi dibandingkan pada dewasa disebabkan adanya penurunan pemecahan dan peningkatan pengawetan obat pada lingkungan yang tidak terlalu asam.

Anak-anak juga memiliki kecepatan pengosongan lambung yang lebih cepat, yang dengan demikian memperlambat kecepatan absorpsi obat.

Absorpsi obat juga tergantung pada enzim spesifik tertentu yang mengalami kontak dengan obat oral saat berkelana dalam tubuh. Suplai enzim ini meningkat saa anak-anak mulai mengembangkan saluran pencernaan. Pasien pediatrik memiliki protein yang belum matang, yang dengan demikian menyebabkan penurunan metabolisme dan peningkatan konsentrasi serum dari obat spesifik tertentu. Meskipun demikain, prodrug akan mengalami efek berkebalikan mengingat enzim merupakan sesuatu yang wajib ada untuk mengaktifkan efeknya.

Distribusi

Persentase air total dan volume cairan ekstraseluler akan berkurang seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan anak. Pasien pediatrik dengan demikian memiliki volume distribusi yang lebih besar daripada dewasa, yang dengan demikian memengaruhi dosis obat hidrofilik seperti antibiotik beta-lactam seperti ampicillin. Dengan demikian, obat-obat ini pada umumnya diberikan pada dosis berbasis berat badan yang lebih tinggi atau dengan menyesuaikan interval dosis pada anak-anak.

Bayi dan neonatus juga memiliki protein plasma lebih sedikit. Dengan demikian, obat yang mengikat protein dengan kuat memiliki lebih sedikit kemungkinan untuk mengalami ikatan protein dan mengarahkan kepada peningkatan distribusi.

Metabolisme

Metabolisme obat pada dasarnya terjadi melalui enzim di hati dan bisa jadi bervariasi tergantung pada enzim spesifik mana yang terpengaruh pada tahapan spesifik dari perkembangan. Enzim fase I dan fase II memiliki tingkat maturase dan perkembangan berbeda, tergantung pada mekanisme kerja spesifiknya (misalnya: oksidasi, hidrolisis, asetilasi, metilasi, dll). Kapasitas enzim, klirens, dan waktu paruh merupakan semua faktor yang dapat berkontribusi pada perbedaan emtabolisme antara anak-anak dan dewasa. Metabolisme obat dapat berbeda pada populasi pediatrik, dan ini juga membedakan antara neonatus dan infant dari anak-anak kecil.

Eliminasi

Eliminasi obat para umumnya terjadi di hati dan ginjal. Pada infant dan anak kecil, ukuran ginjal yang relatif lebih besar dapat mengarahkan pada peningkatan klirens obat pada ginjal yang dieliminasi melalui urin. Pada neonatus dan bayi premature, ginjal mereka matang dalam kecepatan yang lebih lama dan dengan demikian tidak dapat membuang obat seefektif ginjal matang. Kondisi ini berisiko menyebabkan pengumpulan obat, yang penting untuk mempertimbangkan pemberian dosis lebih rendah dan interval dosis lebih besar. Penyakit yang mengganggu fungsi ginjal juga memiliki efek yang sama dan dengan demikian memerlukan pertimbangan serupa.

Daftar subspesialis anak

Subspesialis pediatrik meliputi:

  • Pengobatan remaja
  • Pediatrik kekerasan anak
  • Informasi klinis
  • Pediatrik perkembangan kepribadian
  • Genetika
  • Pengobatan sakit kepala
  • Perawatan rumah sakit dan paliatif
  • Toksikologi medis
  • Neonatologi
  • Pengobatan nyeri
  • Alergi dan ilmunologi anak
  • Kardiologi pediatrik
  • Perawatan kritis anak
  • Pengobatan darurat anak
  • Endokrinologi anak
  • Gastroenterologi anak
  • Hematologi anak
  • Penyakit infeksi anak
  • Nefrologi anak
  • Onkologi anak
  • Pulmonologi anak
  • Rheumatologi anak
  • Pengobatan tidur
  • Sosial anak
  • Pengobatan olahraga

Dokter spesialis lain yang merawat anak-anak

  • Neurologi anak
  • Pengobatan cedera otak
  • Neurofisiologi klinis
  • Neuroradiologi endovascular
  • Epilepsi
  • Pengobatan sakit kepala
  • Pengobatan neurokritikal
  • Neuroimmunology
  • Pengobatan neuromuscular
  • Pengobatan nyeri
  • Neuro-oncologi pediatrik
  • Pengobatan tidur
  • Neurologi vaskular
  • Psikiatri anak, subspesialisasi dari psikiatrik
  • Disabilitas neurodevelopmental
  • Anestesiologi anak, subspesialisasi dari anestesiologi
  • Dentistry anak, subspesialisasi dari kedokteran gigi
  • Dermatologi anak, subspesialisasi dari dermatologi
  • Ginekologi anak
  • Neurosurgery anak, subspesialisasi dari neurosurgery
  • Ophthalmology anak, subspesialisasi dari ophthalmology
  • Operasi orthopedi anak, subspesialisasi dari operasi orthopedi
  • Otolaringologi anak, subspesialisasi dari otolaringologi
  • Radiologi anak, subspesialisasi dari radiologi
  • Pengobatan rehabilitasi anak, subspesialisasi dari pengobatan dan rehabilitasi fisik
  • Operasi anak, subspesialisasi dari operasi umum
  • Urologi anak, subspesialisasi dari urologi

Sumber:

https://www.webmd.com/parenting/baby/pick-pediatrician-16/what-is-a-pediatrician

https://en.wikipedia.org/wiki/Pediatrics