Yang Boleh & Tidak Boleh Dilakukan saat Kerabat Anda Terkena Serangan Panik

Serangan panik bisa terjadi pada siapapun.
Serangan panik bisa terjadi pada siapapun.

Ketika keluarga atau sahabat yang mengalami serangan panik, Anda perlu mengetahui cara memberikan pertolongan pertama. Selain mempelajari hal yang harus dilakukan, Anda juga sebaiknya mengetahui apa yang dilarang saat menolong seseorang yang dilanda serangan panik.

Apa yang Harus Dilakukan?

Ada beberapa hal yang perlu Anda ingat dalam memberikan bantuan pada orang yang sedang mengalami serangan panik. Apa sajakah?

1. Tetap Tenang

Jangan membuat situasi yang sudah kacau menjadi semakin kacau, karena Anda panik. Dengan menunjukkan ketenangan dari diri sendiri, orang yang terkena serangan panik juga dapat mencontoh tindakan Anda.

2. Kendalikan Emosi

Hal terbaik untuk teman Anda yang terkena serangan panik adalah Anda yang membantunya dalam mengendalikan emosi. Biasanya, serangan panik berlangsung selama 20-30 menit. Untuk itu, jangan pergi dari sisinya selama jangka waktu tersebut.

3. Berusaha untuk Mengerti

Tanyakan alasan teman Anda panik. Cobalah untuk menenangkannya agar ia dapat berpikir secara rasional. Tanyalah beberapa hal seperti:

  • Seberapa sering kamu merasakan hal seperti ini?
  • Apa yang menurutmu akan terjadi?
  • Apa yang sebenarnya terjadi?

Pertanyaan-pertanyaan ini membuat pengidap serangan panik berpikir bahwa apa yang mereka takutkan, tidak akan terjadi. Membantu mereka melalui salah satu fase seperti ini, akan menjadi pelajaran bagi mereka. Mengendalikan serangan panik, dapat membuat serangan selanjutnya menjadi sedikit lebih ringan.

4. Ajak Penderita Mencari Bantuan

Anda dapat menyarankan teman untuk mengunjungi dokter atau psikolog/psikiater yang terbiasa dalam menangani kasus serangan panik. Anda juga bisa memberikan buku yang berisi self-help untuknya.

Untuk lebih jelasnya, penanganan serangan panik dari ahli kejiwaan umumnya meliputi pilihan-pilihan perawatan di bawah ini:

  • Terapi Pemaparan: Untuk membantu pasien menghadapi kepanikan.
  • Cognitive Behavioural Therapy (CBT): Untuk mengajarkan pasien cara berpikir yang berbeda untuk menghadapi serangan panik.

Apa yang Tidak Boleh Dilakukan?

Dalam menghadapi penderita serangan panik, tidak hanya cara penanganan yang perlu Anda catat. Anda juga sebaiknya mengingat beberapa larangan yang harus dihindari di bawah ini:

1. Mengurangi Perhatian

Serangan panik biasanya diakibatkan oleh sesuatu yang kurang masuk akal. Meski terasa sepele untuk Anda, penyebab serangan panik merupakan hal besar bagi penderita. Oleh sebab itu, berusahalah untuk tetap bersamanya.

2. Menghakimi

Ketika seseorang mengalami serangan panik, Anda tidak boleh menyalahkannya atas apa yang dialaminya. Jangan mengucapkan kalimat yang bersifat kritikan atau malah menjatuhkan.

3. Lari dari Persoalan

Saat mengetahui penyebab serangan panik, jangan ajak penderita untuk lari dari ketakutannya. Menghindari masalah hanya akan membawa masalah lain bagi pederita. Hal ini bisa memicu serangan panik yang lebih buruk dari sebelumnya. Penderita akan merasa bergantung dengan orang yang melindungi mereka dari ketakutan tersebut.

WebMD

Artikel Terkait

Banner Telemed