Yakin Informasi Penyakit Katarak yang Diketahui Sudah Benar?

Rusaknya jaringan protein pada lensa mata yang terakumulasi menimbulkan katarak
Salah satu mitos yang banyak beredar adalah penyakit katarak hanya menyerang para lansia saja

Penyakit katarak adalah salah satu penyakit mata yang identik dengan kaum lansia dan memiliki ciri khas berupa mata yang memutih dan pandangan yang mengabur. Penyakit katarak umumnya ditangani dengan operasi katarak.

Meskipun merupakan sesuatu yang sudah sering terjadi dan telah diketahui oleh masyarakat, tetapi masyarakat masih belum sepenuhnya mengetahui informasi mengenai penyakit katarak secara akurat.

Fakta dan mitos penyakit katarak

Mengetahui informasi atau fakta yang benar mengenai penyakit katarak dapat membantu masyarakat untuk mengambil tindakan dan penanganan yang tepat. Berikut adalah beberapa mitos yang masih bermunculan dalam masyarakat:

  • Katarak bisa tumbuh kembali

Penyakit katarak bukan dikarenakan karena adanya sesuatu yang bertumbuh, tetapi karena jaringan protein di lensa mata yang rusak dan terakumulasi di lensa mata yang menimbulkan masalah penglihatan. 

Pada kasus tertentu, katarak kedua bisa terjadi karena membran mata yang menyokong pengganti lensa mata berangsur-angsur mulai mengabur dan berdampak pada penglihatan. 

Namun, hal ini bisa diatasi dengan bedah laser selama 15 menit yang tidak menimbulkan rasa sakit dan dilakukan oleh dokter.

  • Operasi katarak berbahaya dan butuh waktu berbulan-bulan untuk sembuh

Jangan terkecoh! Operasi katarak memang awalnya terlihat menakutkan karena menyangkut organ sensitif, yaitu mata. Faktanya, operasi katarak merupakan salah satu bedah yang paling aman dengan tingkat kesuksesan sebesar 95 persen.

Setiap orang memiliki waktu penyembuhan yang berbeda, tetapi umumnya aktivitas sehari-hari sudah dapat dilakukan besoknya setelah bedah saat penutup mata yang dikenakan sudah boleh dibuka. 

  • Penyakit katarak hanya muncul karena faktor usia

Meskipun katarak merupakan suatu proses yang muncul karena faktor penuaan, tetapi tidak berarti penyakit katarak tidak dapat terjadi pada orang yang masih muda. 

Beberapa hal, seperti penyakit tertentu, merokok, mata terpapar sinar matahari secara terus-menerus, cedera pada mata, penggunaan steroid dalam jangka waktu yang lama, dan sebagainya  bisa memicu kemunculan katarak dini.

  • Operasi katarak harus segera dilakukan saat itu juga

Penderita penyakit katarak tidak perlu terburu-buru untuk segera mengikuti operasi katarak. Biasanya, penyakit katarak butuh ditindaklanjuti dengan operasi, ketika penyakit katarak sudah mengganggu penglihatan yang membuat penderita kesulitan untuk beraktivitas.

Penderita perlu berdiskusi dengan keluarga dan dokter mengenai waktu yang tepat untuk menjalani operasi katarak.

  • Mata yang terkena penyakit katarak bisa dikembalikan seperti semula

Seperti yang telah disebutkan di atas, penyakit katarak merupakan sesuatu yang sebenarnya terjadi secara alami seiring bertambahnya usia serta tidak bisa dikembalikan seperti semula.

Akan tetapi, Anda bisa memperlambat proses kemunculan katarak dengan menggunakan kacamata yang dapat melindungi dari sinar UVA dan UVB, berhenti merokok, dan menerapkan pola makan yang sehat.

  • Katarak dikarenakan melakukan aktivitas dalam jarak dekat  ((insert image))

Penyakit katarak bukan disebabkan oleh penggunaan mata yang salah, tetapi dikarenakan jaringan protein di dalam lensa mata yang rusak dan menumpuk di lensa dan mengganggu masuknya cahaya ke retina yang berdampak pada kesulitan melihat.

Kerusakan jaringan dalam lensa mata umumnya disebabkan oleh faktor usia yang membuat lensa menjadi menebal, kurang transparan, dan kurang lentur. Namun, kondisi tertentu juga dapat menyebabkan lensa mengalami hal-hal di atas.

  • Obat tetes mata atau aspirin bisa mencegah dan mengobati penyakit katarak

Penyakit katarak tidak bisa dicegah dengan obat-obatan dan satu-satunya cara mengatasinya adalah dengan operasi katarak. Penggunaan obat tetes mata tidak terbukti ampuh untuk mencegah maupun mengobati katarak.

Konsumsi aspirin bukannya mencegah penyakit katarak, tetapi malah bisa mendatangkan bahaya bagi tubuh. 

  • Laser digunakan untuk mengobati katarak ((insert image))

Operasi katarak tidak menggunakan laser dan lensa yang sudah mengabur akan diangkat dan diganti dengan lensa buatan. Laser hanya digunakan untuk mengatasi gangguan pada membran yang menyokong lensa buatan setelah operasi katarak dilakukan.

  • Kacamata tidak diperlukan setelah operasi katarak dilakukan

Terkadang lensa buatan yang disisipkan saat operasi hanya dapat bekerja dengan baik untuk melihat jarak jauh. Penderita mungkin perlu untuk memakai kacamata untuk membaca dalam jarak dekat. 

Namun, semuanya tergantung dari jenis lensa buatan yang dipasang saat operasi katarak. Dokter perlu untuk melakukan beberapa pemeriksaan sebelum menentukan jenis lensa buatan yang sesuai untuk penderita.

Masih ada yang diragukan?

Bila Anda masih memiliki beberapa pertanyaan atau informasi yang masih ingin ditelusuri lebih lanjut mengenai penyakit katarak, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui informasi yang tepat mengenai penyakit katarak.

American Academy of Ophthalmology. https://www.aao.org/eye-health/news/cataract-facts-myths
Diakses pada 07 Agustus 2019

Max Healthcare. https://www.maxhealthcare.in/blogs/eye-care-ophthalmology/cataract-myths-and-facts
Diakses pada 07 Agustus 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cataracts/symptoms-causes/syc-20353790
Diakses pada 07 Agustus 2019

National Eye Institute. https://nei.nih.gov/health/cataract/cataract_facts
Diakses pada 07 Agustus 2019

Prevent Blindness America. https://www.preventblindness.org/sites/default/files/national/documents/fact_sheets/MK08_CatFacts.pdf
Diakses pada 07 Agustus 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed