logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Waspadai Penyakit Herpes Zoster Seusai Cacar Air

open-summary

Herpes zoster atau penyakit kayap biasanya muncul setelah cacar air. Penyakit ini timbul akibat virus pemicu cacar air yang tidak aktif dalam tubuh.


close-summary

27 Nov 2019

| Anita Djie

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Herpes zoster atau penyakit kayap biasa muncul setelah cacar air

Herpes zoster atau penyakit kayap biasa muncul setelah cacar air

Table of Content

  • Apa itu herpes zoster atau penyakit kayap?
  • Gejala dari penyakit kayap
  • Apakah ada cara untuk mencegah penyakit kayap?
  • Apa yang harus dilakukan jika seseorang terjangkit penyakit kayap?

Penyakit cacar air merupakan penyakit menular yang seringkali dianggap sepele karena dapat dengan mudah disembuhkan. Namun tahukah Anda bahwa penyakit kayap bisa muncul setelah Anda mengalami cacar air?

Advertisement

Herpes zoster atau penyakit kayap adalah penyakit yang disebabkan oleh virus pemicu cacar air. Umumnya, penyakit kayap hanya muncul di salah satu daerah kulit dan terasa sangat menyakitkan.

Apa itu herpes zoster atau penyakit kayap?

no caption

Penyakit kayap disebabkan oleh virus yang sama yang menyebabkan cacar air yang dikenal sebagai virus varicella-zoster. Virus ini kemudian menjadi tidak aktif atau dorman di jaringan dekat otak dan saraf tulang belakang.

Bertahun-tahun kemudian, virus ini dapat aktif kembali saat sistem imun melemah dan memicu penyakit kayap dalam bentuk ruam dan lentingan atau lepuhan yang berbentuk garis dan terasa sakit.

Ruam atau rasa sakit karena penyakit kayap biasanya muncul di bagian kiri atau kanan badan, tetapi kadang kala, ruam atau rasa sakit tersebut bisa muncul di bagian tubuh lainnya, seperti leher, wajah, mata, dan sebagainya.

Meskipun terdengar menyeramkan, penyakit kayap tidak mengancam nyawa. Hanya saja penyakit kayap akan terasa menyakitkan bagi penderitanya. Akan tetapi, penyakit kayap yang tidak segera ditangani mampu menimbulkan berbagai komplikasi yang serius, misalnya neuralgia pasca herpes atau nyeri saraf.

Biasanya, penderita penyakit kayap akan mengalami ruam-ruam melepuh yang disertai rasa sakit, gatal, dan sensasi terbakar. Penyakit kayak bisa sembuh dan berlangsung sekitar dua sampai empat minggu. Namun, pada beberapa kasus, penyakit kayap dapat kambuh kembali jika imunitas lemah.

Apabila seseorang menderita penyakit kayap, maka penderita bisa menularkan virus tersebut kepada orang yang belum pernah diberikan vaksin cacar air atau yang belum pernah mengalami cacar air. Serupa dengan cacar air, penularan penyakit kayap adalah melalui kontak fisik.

Ketika seseorang terinfeksi virus penyakit kayap, orang tersebut tidak akan mengalami penyakit kayap melainkan akan mengalami cacar air.

Gejala dari penyakit kayap

Gejala awal dari penyakit kayap dapat berupa rasa menggelitik yang menyakitkan pada salah satu daerah tubuh. Bahkan tekadang, terdapat beberapa orang yang mengalami penyakit kayap tanpa kemunculan ruam.

Awal kemunculan penyakit kayap juga bisa diiringi dengan rasa lemas dan demam sebelum ruam-ruam lepuhan mulai bermunculan. Gejala lain yang bisa dialami berupa:

  • Sensitif terhadap sentuhan.
  • Lepuhan berisi cairan yang bisa pecah dan mengering.
  • Sakit kepala.
  • Sensitif terhadap cahaya.

Ruam-ruam dan lepuhan yang berada di daerah tubuh tertentu dapat meletus dan kemudian berubah warna menjadi kuning sebelum akhirnya mengering. Dibutuhkan waktu sekitar satu sampai dua minggu agar lepuhan menjadi kering.

Apakah ada cara untuk mencegah penyakit kayap?

no caption

Untungnya, penyakit kayap dapat dicegah dengan pemberian vaksin penyakit kayap atau vaksin cacar air. Vaksin cacar air tentunya efektif untuk menurunkan risiko seseorang terkena cacar air yang menjadi awal mula dari kemunculan penyakit kayap.

Vaksin penyakit kayap berbeda dengan vaksin cacar air dan terdiri dari dua jenis, yaitu Zostavax dan Shingrix. Pemberian vaksin akan mengurangi keparahan nyeri yang ditimbulkan saat penyakit datang. Namun, terdapat efek samping dari vaksin penyakit kayap berupa rasa sakit, kemerahan, bengkak, gatal, dan sensasi lunak pada daerah tempat vaksin disuntikkan.

Apa yang harus dilakukan jika seseorang terjangkit penyakit kayap?

Sebenarnya, tidak ada obat untuk penyakit kayap, tetapi dokter bisa memberikan obat antivirus untuk mempercepat penyembuhan dan menurunkan risiko terkena komplikasi serius dari penyakit kayap. Pengobatan antivirus harus diberikan dalam 72 jam setelah rasa nyeri timbul.

Selain obat antivirus, dokter juga bisa memberikan salep, antidepresan, obat-obatan lain yang bisa digunakan untuk mengurangi dampak dari penyakit kayap.

Anda perlu berkonsultasi ke dokter apabila ruam dan rasa sakit akibat penyakit kayap menyebar dan terasa sakit, muncul di mata, berusia 60 tahun ke atas, atau memiliki sistem imun yang lemah.

Advertisement

penyakitcacar airhidup sehat

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved