Waspadai Kanker Darah Akut yang Bisa Membahayakan Jiwa Anda

(0)
23 Feb 2021|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Kanker darah akut dapat terjadi di usia mudaKanker darah akut merupakan salah satu kanker dengan tingkat kematian paling tinggi di Indonesia
Menurut data dari Kementerian Kesehatan pada tahun 2020, kanker merupakan penyebab kematian terbanyak ketiga di Indonesia. Salah satu jenis kanker yang tingkat kematiannya paling tinggi adalah kanker darah akut atau leukemia akut. Bagaimana proses terjadinya kanker darah ini?

Proses terbentuknya kanker darah    

Di dalam sumsum tulang terdapat sel punca (stem cell). Sel ini memiliki kemampuan untuk mengalami pematangan (maturasi) menjadi berbagai jenis sel darah.     Sel punca hematopoetik (hematopoetic stem cell) mengalami pematangan menjadi sel myeloid dan sel limfoid, yang selanjutnya akan mengalami pematangan menjadi sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan sel darah pembeku (trombosit).Dalam perjalanan proses pematangan, sel-sel darah dapat berhenti berkembang karena adanya mutasi yang disebabkan oleh berbagai faktor, baik intrinsik maupun ekstrinsik. Kondisi ini mengakibatkan terjadinya kegagalan proses pematangan sel darah normal. Sebagai konsekuensinya, sel blast yang merupakan cikal bakal sel darah putih normal dan umumnya hanya berjumlah sedikit, mengalami penumpukan akibat kegagalan proses pematangan sel tadi.Jumlah sel blast di sumsum tulang yang melebihi 20 persen disebut sebagai kondisi kanker darah akut atau leukemia akut. Tergantung dari jalur yang terkena, kondisi ini bisa diklasifikasikan sebagai kanker darah myeloid (leukemia myeloid akut) atau kanker darah limfoid (leukemia limfoid akut).Ciri-ciri khusus sel kanker adalah sel ini tidak mati melalui kematian sel terprogram yang terjadi secara normal (apoptosis). Padahal dalam perkembangan sel darah normal, sel ini membutuhkan suatu bentuk keseimbangan antara sel darah yang hidup dan mati

Penyebab kanker darah    

Hingga saat ini, penyebab spesifik kanker darah belum diketahui secara pasti. Anda tidak akan langsung terkena kanker jika hanya terjadi satu kali mutasi dalam sel tubuh karena tubuh manusia dilengkapi dengan mekanisme pertahanan yang kuat untuk ‘memperbaiki kerusakan yang telah terjadi’. Namun, jika kerusakan yang terjadi sampai pada titik di mana tidak bisa diperbaiki, sel-sel kanker pun mulai berkembang.Walaupun belum diketahui secara pasti penyebabnya, para ahli menduga kanker darah memiliki sejumlah faktor pemicu yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalaminya. Berikut adalah beberapa faktor pemicu yang bisa diidentifikasi:
  • Kondisi lingkungan, contohnya asap rokok dari perokok aktif dan perokok pasif yang menghirup asapnya.
  • Paparan dari bahan kimia dan radiasi, terutama bagi para pekerja yang sering melakukan kontak dengan bahan kimia maupun paparan radiasi langsung.
  • Pola hidup yang tidak sehat, contohnya sering mengonsumsi makanan yang bersifat karsinogen (pemicu kanker) seperti bakar-bakaran dan tidak pernah berolahraga.
  • Faktor genetik dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker (tidak harus kanker darah).

Ciri-ciri kanker darah

Kanker darah memiliki sejumlah ciri-ciri yang bisa Anda kenali. Jika Anda mengalami ciri-ciri kanker darah berikut, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.    
  • Sering demam tanpa sebab
  • Sering merasakan nyeri tulang
  • Kelelahan terus-menerus
  • Berat badan turun
  • Gusi berdarah
  • Sering mimisan
  • Mudah berdarah atau memar
  • Pembengkakan kelenjar getah bening, hati, atau limpa
  • Sering mengalami infeksi
  • Hasil tes darah lengkap yang tidak normal.
Apabila Anda mengalami gejala-gejala di atas dan tidak kunjung membaik, segera periksakan diri ke dokter dan jangan ditunda. Lakukan general check-up untuk meminimalisir kemungkinan yang ada supaya Anda mendapatkan pertolongan sedini mungkin.Dokter biasanya akan memulai pemeriksaan dengan menanyakan keluhan yang dialami dan pemeriksaan fisik, misalnya kulit pucat atau pembengkakan kelenjar getah bening, hati, dan limpa. Pemeriksaan dokter harus dilakukan untuk memberikan penanganan dini dan tepat, sekaligus mencegah kemungkinan kanker yang dialami memburuk.

Pengobatan kanker darah akut

Tindakan pengobatan kanker darah
Ada beberapa tindakan pengobatan untuk mengobati kanker darah akut
Jika Anda didiagnosis mengalami kanker darah akut, berikut adalah beberapa tindakan pengobatan yang dapat Anda jalani.

1. Terapi sistemik

Terapi sistemik adalah pemberian obat untuk membunuh sel kanker yang dapat menimbulkan efek sistemik. Terapi ini bisa berupa obatisitostatika, terapi tertarget, atau imunoterapi. Terapi sistemik merupakan tulang punggung pengobatan kanker darah akut.

2. Transplantasi sumsum tulang

Transplantasi sumsum tulang dilakukan untuk menggantikan sumsum tulang penderita kanker darah akut yang telah rusak dengan sumsum tulang yang sehat. Tingkat keberhasilan transplantasi bervariasi dan tergantung pada kondisi penderitanya maupun faktor-faktor lain.Selain itu, tindakan pengobatan juga dapat didukung oleh perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat, seperti olahraga secara rutin dan mengonsumsi berbagai makanan sehat.Olahraga yang dilakukan secara berkala dan tidak berlebihan dapat memberikan penderita kanker darah lebih banyak energi dan melawan rasa lelah. Konsultasikan dengan dokter mengenai olahraga yang aman bagi penderita kanker darah.Sementara itu, ada sejumlah jenis makanan bergizi yang bisa Anda konsumsi untuk membuat tubuh lebih kuat dan lebih sehat saat mengidap kanker darah akut.
  • Karbohidrat

Karbohidrat bisa membantu meningkatkan energi tubuh. Cobalah untuk memperbanyak konsumsi karbohidrat kompleks, misalnya biji-bijian, sayur-mayur, dan kacang-kacangan, karena sumber-sumber inilah yang paling sehat.
  • Protein

Protein membantu tubuh memperbaiki dan memperkuat daya tahan tubuh. Nutrisi ini bisa didapatkan dari ikan, unggas, kacang-kacangan, kedelai, dan daging merah tanpa lemak.
  • Lemak baik

Lemak baik membantu tubuh dalam menggunakan energi dan membawa vitamin tertentu ke seluruh tubuh. Sumber-sumber lemak baik, di antaranya minyak zaitun, minyak kanola, minyak safflower, minyak bunga matahari, dan alpukat.Anda juga harus memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik dengan minum air putih secara rutin, terutama jika Anda sedang mengalami diare dan muntah. Konsultasikan kepada dokter perihal konsumsi alkohol apabila sedang dalam pengobatan kemoterapi.  Penulis:
dr. Resti Mulya Sari, Sp.PD KHOM, FINASIM
Konsultan Hematologi Onkologi Medik
Mayapada Hospital Tangerang
kanker darahleukemia
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/leukemia/symptoms-causes/syc-20374373
Diakses pada 15 Februari 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/leukemia/diagnosis-treatment/drc-20374378
Diakses pada 15 Februari 2021

Web MD. https://www.webmd.com/cancer/lymphoma/acute-myeloid-leukemia-living#1
Diakses pada 15 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait