Waspadai Jenis Minuman yang Bisa Picu Munculnya Kanker Paru-paru Ini

Risiko kanker paru-paru bisa meningkat pada orang yang sering mengonsumsi minuman beralkohol
Minuman beralkohol disebut bisa meningkatkan risiko seseorang terkena kanker paru-paru

Kanker paru-paru selama ini dianggap hanya bisa disebabkan oleh rokok. Namun, jenis kanker yang paling banyak diderita pria Indonesia ini, ternyata juga bisa disebabkan oleh pola konsumsi yang kurang baik.

Belum banyak diketahui, kebiasaan mengonsumsi alkohol, ternyata juga bisa meningkatkan risiko Anda terkena kanker paru-paru. Terlihat sangat jauh dan tidak berhubungan? Jangan bingung, berikut ini penjelasannya untuk Anda.

Hubungan alkohol dan kanker paru-paru

Hubungan antara konsumsi alkohol dan kanker paru-paru sebenarnya masih menjadi perdebatan. Sebagian ahli percaya bahwa minuman beralkohol bisa meningkatkan risiko seseorang terkena kanker paru-paru, dan sebagian lagi masih belum begitu yakin akan koneksi keduanya.

Namun, pada sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, disebutkan bahwa konsumsi minuman beralkohol, terutama bir, berpotensi meningkatkan risiko munculnya kanker ini.

Selain karena kandungan ethanol di dalamnya, risiko kanker paru-paru juga dapat meningkat, akibat kandungan kimia lain yang terbentuk, saat proses pembuatan alkohol tersebut.

Risiko kanker paru-paru terutama akan meningkat, pada peminum alkohol yang juga memiliki kebiasaan merokok. Pasalnya, alkohol dapat berinteraksi dengan zat-zat beracun dalam rokok, sehingga meningkatkan sifat karsinogenik dari rokok itu sendiri.

Suatu zat digolongkan sebagai karsinogenik, apabila memiliki kemungkinan untuk memicu kanker di tubuh.

Selain kanker paru-paru, ini jenis kanker lain yang bisa dipicu oleh alkohol

Jika pada risiko kanker paru-paru, peran alkohol masih menjadi perdebatan, lain halnya dengan dampaknya pada jenis-jenis kanker di bawah ini.

1. Kanker mulut, tenggorokan, pita suara, dan kerongkongan

Konsumsi alkohol berlebih, terutama jika dipadukan dengan kebiasaan merokok, bisa meningkatkan risiko jenis-jenis kanker tersebut.

Pasalnya, sama seperti yang telah disebutkan sebelumnya, alkohol bisa membantu zat-zat kimia berbahaya yang ada di dalam rokok, masuk ke dalam sel-sel yang berada di mulut, tenggorokan, dan kerongkongan.

Alkohol juga akan menghambat sel-sel yang terdapat di lokasi-lokasi tersebut untuk memperbaiki diri dari kerusakan yang timbul akibat zat kimia dari rokok.

2. Kanker hati

Kebiasaan mengonsumsi alkohol dalam jangka panjang, telah lama dikaitkan dengan risiko kanker hati. Jika dilakukan terlalu sering, kebiasaan ini memang bisa menimbulkan peradangan dan perlukaan di hati. Kerusakan yang timbul tersebut, bisa meningkatkan kemungkinan terjadinya kanker hati.

3. Kanker usus dan kanker rektum

Konsumsi alkohol juga dikaitkan dengan munculnya kanker usus dan kanker rektum. Rektum adalah bagian terakhirdari usus besar, yang berada tepat sebelum anus.

Kemunculan kedua kanker tersebut dan hubungannya dengan konsumsi alkohol, lebih banyak terjadi pada pria dibandingkan wanita.

4. Kanker payudara

Meski bukan alkoholik, risiko kanker payudara tetap akan meningkat, meski Anda hanya mengonsumsi alkohol selama beberapa kali, dalam satu minggu. Risiko yang paling besar, mengincar wanita yang tidak mendapatkan cukup folat, dalam asupan makanan sehari-harinya.

Alkohol juga dapat meningkatkan produksi hormon estrogen di tubuh. Padahal, kadar estrogen yang terlalu tinggi, bisa memicu timbulnya kanker. Sehingga, mengurangi konsumsi alkohol, merupakan salah satu cara yang efektif untuk mencegah munculnya penyakit ini.

Jenis minuman yang bisa bantu cegah kanker

Jika alkohol bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker paru-paru maupun kanker lainnya, maka lain halnya dengan kopi dan teh hijau. Kedua minuman ini dipercaya bisa membantu menurunkan risiko munculnya kanker.

• Kopi

Mengonsumsi kopi hitam (tanpa tambahan gula, krim, atau perasa lainnya), dapat memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan, seperti mengurangi risiko terjadinya Alzheimer’s disease dan diabetes tipe 2.

Selain itu, kopi hitam mengandung antioksidan yangbisa membantu mengurangi risiko terjadinya kanker baru, atau kekambuhan dari kanker yang pernah diderita. Jenis kanker yang risikonya bisa ditekan dengan mengonsumsi kopi hitam secara rutin, adalah kanker endometrium (lapisan dalam rahim), dan kanker hati.

• Teh hijau

Teh hijau mengandung suatu zat kimia yang disebut katekin. Zat tersebut termasuk ke dalam salah satu jenis antioksidan, dan dapat menghambat perkembangan sel kanker, serta menghentikan penyebaran tumor di tubuh.

Teh hijau juga dapat mengaktifkan enzim di tubuh, yang bisa mencegah terbentuknya tumor.

Melihat fakta bahwa kanker paru-paru tidak hanya disebabkan oleh rokok, Anda sebaiknya juga lebih waspada terhadap kemunculan penyakit ini, jika gemar mengonsumsi alkohol.

Anda dapat mencegah berbagai jenis kanker dengan mengonsumsi makanan serta minuman yang lebih sehat. Jangan lupa, pola makan sehat juga akan semakin baik jika disertai dengan olahraga secara teratur.

American Association for Cancer Reasearch. http://cebp.aacrjournals.org/content/10/8/813
Diakses pada 18 Juli 2019

American Cancer Society. https://www.cancer.org/cancer/cancer-causes/diet-physical-activity/alcohol-use-and-cancer.html
Diakses pada 18 Juli 2019

UT Southwestern Medical Center. https://utswmed.org/medblog/energy-drink-alcohol-cancer/
Diakses pada 18 Juli 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed