logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

6 Gejala Pembengkakan Limpa yang Jadi Tanda Penyakit

open-summary

Pembengkakan limpa atau splenomegali adalah kondisi yang terjadi ketika organ limpa membesar melebihi ukuran normalnya. Ciri atau gejala limpa yang bengkak di antaranya adalah mudah mengalami perdarahan dan sering merasakan sakit perut bagian kiri atas.


close-summary

3.37

(27)

31 Agt 2020

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Pembengkakan limpa karena infeksi

Pembengkakan limpa bisa menyebabkan nyeri pada perut kiri atas

Table of Content

  • Gejala pembengkakan limpa
  • Penyebab pembengkakan limpa
  • Pengobatan untuk limpa yang bengkak
  • Apa bedanya limpa dan hati?

Posisi limpa terletak tepat di bawah tulang rusuk sebelah kiri. Organ ini berfungsi untuk menyaring sel darah merah yang tak dapat berfungsi dengan baik, mendorong pembentukan antibodi, dan membantu tubuh melawan infeksi. Limpa umumnya berukuran sebesar kepalan tangan. Namun, organ tersebut bisa mengalami pembengkakan yang disebut dengan splenomegali.

Advertisement

Splenomegali atau pembengkakan limpa adalah suatu kondisi yang terjadi ketika organ limpa membesar, bahkan berkali-kali lipat dari ukuran normalnya. 

Pembengkakan limpa umumnya ditandai dengan rasa sakit atau tidak nyaman di perut kiri bagian atas, dan kondisi ini tidak boleh disepelekan karena bisa jadi pertanda adanya penyakit serius.

Gejala pembengkakan limpa

Sebagian orang yang mengalami splenomegali biasanya tidak merasakan gejala apa pun. Kondisi tersebut baru diketahui ketika melakukan pemeriksaan fisik. 

Meski demikian, ada pula gejala-gejala pembengkakan limpa yang dapat dirasakan.

Berikut adalah beberapa kemungkinan gejala splenomegali atau limpa bengkak yang perlu diwaspadai:

1. Nyeri atau tidak nyaman pada perut kiri atas 

Rasa nyeri ini merupakan gejala umum pembesaran limpa. Nyeri pada perut kiri atas bisa menyebar ke punggung, tulang belikat, hingga bahu kiri yang membuat Anda merasa sangat tidak nyaman.

2. Merasa lebih mudah kenyang 

Anda juga bisa merasa mudah kenyang meski tidak makan atau hanya makan sedikit. Hal ini terjadi akibat limpa yang membesar telah menekan lambung.

3. Anemia atau kurang darah 

Anemia terjadi ketika limpa yang bengkak mengeluarkan banyak sel darah merah dari darah. Hal ini bisa menyebabkan Anda merasa lemas, sakit kepala, sering mengantuk, kulit pucat, detak jantung tak teratur, napas pendek, serta dingin pada tangan dan kaki.

4. Mudah mengalami penyakit infeksi 

Ada kemungkinan limpa tidak mampu menghasilkan sel darah putih yang memadai akibat pembengkakannya. Kondisi ini bisa menyebabkan Anda lebih mudah mengalami infeksi.

5. Mudah mengalami pendarahan

Tak hanya penting untuk sel darah putih dan merah, limpa juga dapat menjaga kesehatan trombosit yang berfungsi untuk membantu proses pembekuan darah. Ketika limpa membesar, pembekuan darah dapat terpengaruh hingga menyebabkan Anda lebih mudah berdarah. 

6. Tidak dapat menyaring darah dengan baik

Jika limpa mulai menekan organ lain, maka kondisi tersebut bisa memengaruhi aliran darah ke limpa. Hal ini bisa menyebabkan limpa tidak dapat menyaring darah dengan baik.

Ketika Anda memiliki tubuh yang kurus, Anda mungkin bisa merasakan limpa yang membesar melalui kulit dengan merabanya. Jika Anda khawatir mengalami pembengkakan limpa, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Baca Juga

  • Mengenal Bentuk Kaki Bebek yang Membuat Kaki Sakit
  • Segudang Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk pada Bayi
  • Apa yang Memicu Ligamen Robek?

Penyebab pembengkakan limpa

Sejumlah infeksi dan penyakit bisa menyebabkan terjadinya pembengkakan limpa. Kondisi ini dapat bersifat sementara atau berlangsung lama. Berikut adalah beberapa kemungkinan penyebab pembengkakan limpa:

  • Infeksi virus, seperti mononukleosis yang merupakan penyebab paling umum splenomegali
  • Infeksi bakteri, seperti sifilis atau endokarditis (infeksi lapisan dalam jantung)
  • Infeksi parasit, seperti malaria atau toksoplasmosis
  • Sirosis, fibrosis kistik, dan penyakit lain yang memengaruhi hati
  • Berbagai jenis anemia hemolitik yang ditandai dengan kerusakan dini sel darah merah
  • Kanker darah, seperti leukemia dan limfoma
  • Gangguan metabolisme, seperti penyakit Gaucher dan penyakit Niemann-Pick
  • Tekanan pada vena di limpa atau hati
  • Tumor di limpa atau organ lain yang telah menyebar ke limpa
  • Penyakit radang, seperti lupus atau rheumatoid arthritis
  • Penyakit sel sabit.

Pembengkakan limpa dapat terjadi pada siapa saja dan pada usia berapapun. Oleh sebab itu, jika Anda memiliki kondisi di atas, segera konsultasikan masalah ini ke dokter.

Pengobatan untuk limpa yang bengkak

Limpa bengkak yang tidak diobati dapat menyebabkan terjadinya infeksi dan pecahnya limpa. Ketika limpa pecah, kondisi tersebut bisa menyebabkan pendarahan ke dalam rongga perut yang mengancam jiwa. 

Pengobatan pembengkakan limpa dilakukan berdasarkan penyebab yang mendasarinya. Misalnya, jika splenomegali disebabkan oleh infeksi virus maka dokter akan meresepkan antibiotik untuk mengatasi kondisi tersebut. Selain itu, kegiatan yang dapat meningkatkan risiko pecahnya limpa perlu dihindari.

Sementara pada kasus yang serius, dokter mungkin akan menyarankan pengangkatan limpa (splenektomi). Anda tak perlu berkecil hati sebab sangat mungkin untuk menjalani kehidupan normal setelah melakukan pengangkatan limpa dengan mendapat vaksin dan obat-obatan. Pastikan pula untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Apa bedanya limpa dan hati?

Limpa dan hati adalah dua organ berbeda yang memiliki peran penting dalam tubuh. Limpa berperan untuk mendeteksi mikroorganisme penyebab penyakit dan menciptakan antibodi untuk melawan infeksi penyakit. Sedangkan, hati berperan untuk mengolah protein, membilas racun dalam darah, dan membantu sistem imun dalam melawan infeksi.

Jika kedua organ ini mengalami gangguan, fungsi tubuh akan lebih mudah terganggu. Salah satu gangguan hati dan limpa yang perlu diwaspadai adalah hepatosplenomegali.

Jika ingin berkonsultasi langsung pada dokter seputar kesehatan organ limpa, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

penyakitinfeksi bakteriinfeksi virusmononukleosis

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved