Cara mencegah hepatitis C dapat dilakukan dengan tidak menggunakan jarum suntik yang sama, menghindari berbagi barang yang terekspos darah, hingga melakukan seks aman. Gejala hepatitis C pada wanita meliput kelelahan, nyeri otot, dan sendi
Virus hepatitis C memberikan gejala yang berbeda pada wanita

Hepatitis C adalah infeksi yang disebabkan oleh virus hepatitis C (HCV). Selain hepatitis C, ada berbagai jenis virus hepatitis lainnya seperti hepatitis A, B, D, dan E.

Di antara berbagai virus ini, hepatitis C adalah yang paling kronis dan menyebabkan kerusakan hati yang parah terutama bagi wanita. Virus hepatitis C akan menyebar melalui kontak dengan darah yang terinfeksi, sehingga orang-orang tertentu akan memiliki risiko infeksi yang lebih tinggi.

Contohnya seperti perawat yang terekspos darah infeksi dan pengguna narkoba. Seseorang yang memiliki tato atau tindikan dengan peralatan yang tidak steril juga akan meningkatkan risiko infeksi hepatitis C.

Gejala Hepatitis C pada Wanita

Hepatitis C dapat menjangkit wanita dan pria. Secara keseluruhan, gejala, dan komplikasi penyakit ini sama untuk kedua jenis kelamin, namun virus ini dapat memberikan gejala yang sedikit berbeda pada wanita.

Wanita yang terserang hepatitis C pada tahap awal kemungkinan memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti, anemia, depresi, atau menopauseGejala awal hepatitis C pada wanita meliputi:

  1. Kelelahan.
  2. Rasa tidak nyaman di perut.
  3. Nyeri otot dan sendi.
  4. Nafsu makan yang memburuk.

Beberapa infeksi hepatitis C termasuk akut. Infeksi tersebut akan membaik atau memburuk dengan sendirinya tanpa perawatan dalam beberapa bulan. Infeksi akut ini lebih sering terjadi pada wanita.

Banyak wanita yang menderita penyakit ini memiliki bayi yang sehat. Namun ada sedikit risiko penularan virus pada bayi selama kehamilan terjadi. Saat wanita penderita hepatitis C melahirkan, maka bayi mereka akan diuji untuk virus tersebut sekitar 18 bulan.

Beberapa wanita sering tidak menyadari terjangkit infeksi sampai dokter menemukan jumlah enzim yang tinggi pada hati saat tes fungsi hati. Jumlah enzim yang tinggi dapat menandakan peradangan hati.

Enzim sendiri berfungsi untuk membantu fungsi hati, namun mereka dapat bocor ke dalam aliran darah ketika ada kerusakan pada sel-sel hati.

Gejala Hepatitis C Kronis

Hepatitis C juga dapat menjadi kronis, yang berarti infeksi tidak membaik dengan sendirinya, namun malah berkembang dan menyebabkan kerusakan hati. Gejala hepatitis kronis dan kerusakan hati meliputi:

  1. Adanya memar atau pendarahan terjadi.
  2. Kulit terasa gatal.
  3. Adanya retensi cairan di perut.
  4. Kaki membengkak.
  5. Adanya penurunan berat badan tanpa alasan.
  6. Pembuluh darah seperti laba-laba (spider veins).
  7. Kebingungan.

Gejala hepatitis C kronis bisa terjadi pada pria atau wanita, namun penyakit ini dapat berkembang lebih lambat pada wanita. Namun, di beberapa kasus, ada wanita yang mengalami perkembangan penyakit yang cepat dan kerusakan hati setelah menopause.

Perlu diketahui, jika Anda mengalami gejala-gejala ini, bukan berarti Anda menderita hepatitis C. Diagnosis dokter lebih lanjut dibutuhkan untuk mengidentifikasi gejala-gejala yang dialami.

Hepatitis C dapat menjadi penyakit jangka panjang yang progresif. Penyakit ini juga dapat menjadi sirosis. Jika hal ini terjadi, maka jaringan hati tidak akan berfungsi dengan normal.

Cara Mencegah Hepatitis C

Hepatitis C akan menyebar dari orang ke orang melalui kontak darah yang terinfeksi. Jika seseorang bekerja di sebuah industri yang memiliki potensi untuk bersentuhan dengan darah, ada sedikit risiko terkena paparan virus ini.

Untuk melindungi diri, hindari kontak dengan luka atau luka terbuka pada pasien. Gunakan sarung tangan lateks sekali pakai dan sterilkan peralatan setelah penggunaan.

Selain itu, penyakit hepatitis C dapat dicegah dengan tindakan-tindakan, seperti tidak menggunakan jarum suntik yang sama dengan orang lain, tidak berbagi barang-barang yang memiliki kemungkinan besar terpapar darah, dan melakukan seks secara aman dengan alat kontrasepsi.

Healthline. https://www.healthline.com/health/hepatitis-c/symptoms-in-women

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323779.php

WebMD. https://www.webmd.com/hepatitis/understanding-hepatitis-c-prevention

Diakses pada Oktober 2018

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed