logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

Breath Holding Spells pada Anak: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi

open-summary

Breath holding spells adalah periode singkat henti napas pada anak yang bisa terjadi sampai 1 menit. Kondisi ini bisa menyebabkan anak henti napas dan pingsan. Meski demikian, breath holding spells umumnya merupakan kondisi yang tidak berbahaya.


close-summary

17 Agt 2021

| Nenti Resna

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Breath holding spells dapat menyebabkan anak pingsan sebentar

Breath holding spells dapat dipicu oleh emosi yang kuat

Table of Content

  • Jenis-jenis breath holding spells
  • Penyebab breath holding spells
  • Gejala breath holding spells
  • Perbedaan breath holding spells dan epilepsi
  • Cara mengatasi breath holding spells

Pernahkah Anda mendengar kondisi bernama breath holding spells (BHS) pada anak? Kondisi ini merupakan periode singkat henti napas pada anak yang bisa terjadi sampai 1 menit. Breath holding spells adalah bentuk dari refleks yang tidak dapat dikendalikan saat anak marah, ketakutan, kaget, kesal, ataupun frustrasi.

Advertisement

Tantrum ekstrem ini berpotensi menyebabkan anak kehilangan kesadaran (pingsan). Meski terkesan mengkhawatirkan, breath holding spells bukanlah hal yang berbahaya bagi kesehatan anak. Setelah kondisi ini berlalu, anak bisa kembali bernapas dengan normal seperti biasanya.

Jenis-jenis breath holding spells

Ada dua jenis breath holding spells yang perlu Anda ketahui sebagai orangtua supaya tidak panik. Berikut adalah penjelasan seputar kedua jenis ini.

1. Breath-holding spells sianosis

Breath holding spells sianosis terjadi ketika anak berhenti bernapas dan wajahnya membiru. Hal ini biasanya disebabkan oleh perubahan pada pola pernapasan anak sebagai respons terhadap perasaan marah atau frustrasi.

Kondisi ini dapat dipicu oleh sesuatu yang membuat anak kesal sehingga ia menangis sambil mengeluarkan napas, dan kemudian tidak menarik napasnya lagi. Wajah anak dapat terlihat berubah warna menjadi biru muda hingga hampir ungu.

2. Breath holding spells pallid

Breath holding spells pallid terjadi ketika anak berhenti bernapas dan wajahnya menjadi sangat pucat, bahkan hampir putih. Kondisi ini disebabkan oleh perlambatan detak jantung anak yang umumnya menjadi respons saat ia tiba-tiba ketakutan atau terkejut.

Anak-anak dapat mengalami kedua jenis breath holding spells di atas, tetapi jenis sianosis paling sering terjadi. Breath holding spells sianosis biasanya lebih bisa diprediksi karena orangtua dapat melihat perubahan wajah anak.

Sementara itu, pada breath holding spells pallid, kondisi henti napas dapat terjadi tiba-tiba dan sulit untuk diprediksi.

Penyebab breath holding spells

Breath holding spells dapat terjadi karena perubahan napas atau melambatnya detak jantung. Reaksi atau refleks ini kemungkinan dipicu oleh rasa sakit atau emosi yang kuat, seperti marah, frustrasi, atau takut. Breath-holding spells memungkinkan beberapa anak menahan napas cukup lama hingga pingsan.

Breath holding spells juga bisa disebabkan oleh sejumlah kondisi, di antaranya:

  • Genetik atau keturunan
  • Mengalami anemia defisiensi zat besi, yaitu kondisi ketika tubuh tidak mampu menghasilkan jumlah sel darah merah yang normal. Hal ini bisa berkaitan dengan kebutuhan nutrisi yang tidak terpenuhi, misalnya jika anak pilih-pilih makanan.

Breath holding spells dapat terjadi sejak anak berusia 6 bulan sampai 6 tahun. Namun, kondisi lebih sering terjadi pada anak-anak berusia 1-3 tahun. Breath holding spells umumnya tidak terjadi lagi setelah anak memasuki usia 5-6 tahun.

Gejala breath holding spells

anak jatuh
Breath-holding spells dapat menyebabkan anak pingsan dan jatuh

Breath holding spells adalah kondisi yang biasanya dipicu oleh peristiwa menjengkelkan bagi anak sehingga membuatnya bereaksi secara emosional. Misalnya saat didisiplinkan, saat keinginannya tidak tercapai, atau dipicu oleh cedera mendadak seperti jatuh.

Gejala breath holding spells yang dapat diamati orangtua, di antaranya:

  • Anak menangis tanpa suara dengan waktu yang cukup lama.
  • Selama meluapkan emosi, anak menahan napasnya hingga bibir dan wajah berubah warna.
  • Anak dapat pingsan dan jatuh ke lantai.
  • Tubuhnya menjadi kaku atau mungkin mengalami beberapa kali sentakan otot (kejang).
  • Hanya terjadi saat anak terjaga, tidak pernah saat anak sedang tidur
  • Pernapasan normal dimulai lagi dalam waktu kurang dari 1 menit.
  • Kesadaran kembali sepenuhnya dalam waktu kurang dari 2 menit.

Anak dengan breath-holding spells akut mungkin juga mengalami kejang. Namun, kondisi ini tidak berkaitan dengan epilepsi.

Perbedaan breath holding spells dan epilepsi

Terkadang, breath holding spells juga disamakan dengan epilepsi. Padahal kedua kondisi tersebut berbeda. Perbedaan breath holding spells dan epilepsi terletak pada beberapa aspek.

Breath holding spells terjadi setelah anak frustrasi, marah, kaget, atau kesakitan. Sementara itu, anak dengan epilepsi mengalami kejang tanpa dipicu hal-hal itu sebelumnya.

Selain itu, breath holding spells hanya bisa terjadi saat anak terjaga, sedangkan kejang epilepsi dapat terjadi ketika anak terjaga ataupun tertidur.

Anak-anak yang mengalami breath holding spells juga tidak mengalami peningkatan risiko epilepsi sehingga orangtua tidak perlu khawatir berlebihan.

Baca Juga

  • 9 Cara Menurunkan Demam pada Anak Secara Alami
  • Normalkah Keputihan pada Anak yang Belum Haid? Ini Tanda dan Cara Mengatasinya
  • Perkembangan Anak Usia 4 Tahun yang Ideal dan Wajib Orangtua Ketahui

Cara mengatasi breath holding spells

Sebagian besar breath holding spells adalah kondisi yang tidak berbahaya. Anak-anak umumnya tidak mengalaminya lagi seiring bertambahnya usia.

Ketika kondisi ini terjadi, sebaiknya orangtua tidak langsung panik. Tenangkan diri terlebih dahulu, kemudian tanyakan pada anak apa masalah yang menyebabkannya melakukan hal tersebut.

Hindari memarahinya karena dikhawatirkan dapat membuat amarah anak semakin menjadi-jadi. Untuk melindungi anak, baringkan ia di lantai dengan posisi miring. Jauhkan tubuhnya dari benda keras atau tajam.

Pastikan anak tidak membenturkan kepala, lengan, atau kakinya pada apa pun. Cobalah alihkan perhatian anak dengan hal yang ia senangi. Misalnya, jika anak suka robot-robotan, berikan mainan tersebut agar ia lupa sedang tantrum.

Tetaplah bersama anak hingga breath holding spells usai. Jika Anak tak sadarkan diri atau tidak kembali bernapas semestinya, segera hubungi layanan gawat darurat.

Ketika anak telah pulih, jangan memarahi atau menghukumnya. Tenangkan dan berikan rasa aman kepada anak untuk membantu mengelola emosinya.

Selanjutnya, buat semua daftar perilaku atau kejadian yang Anda curigai sebagai pemicu bayi tantrum ini agar bisa menghindarinya.

Sementara itu, untuk mengurangi kemungkinan hal ini terjadi lebih sering, pastikan anak cukup istirahat dan cobalah membantunya supaya ia merasa lebih aman.

Namun, jika anak mengalami breath holding spells lebih sering, tampak semakin memburuk, berbeda dari biasanya, atau Anda merasa terlalu khawatir, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter.

Dokter anak dapat melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah breath holding spells yang dialami anak Anda disebabkan oleh kondisi medis atau memerlukan perawatan khusus.

Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.

Advertisement

kesehatan anakpingsan

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved