Waspadai Benjolan di Bawah Dagu dan Penyebabnya

Benjolan di bawah dagu tidak melulu disebabkan oleh kanker.
Benjolan di bawah dagu bisa disebabkan berbagai macam penyakit.

Benjolan di bawah dagu berpotensi membawa kecemasan pada orang yang mengalaminya. Sebab, munculnya benjolan di bagian tubuh seringkali dikaitkan dengan kondisi serius, seperti penyakit kanker.

Tapi, benjolan di bawah dagu tidak mutlak disebabkan oleh kanker saja. Masih ada beberapa penyebab benjolan di bawah dagu lain yang harus diketahui.

Benjolan di bawah dagu disebabkan oleh penyakit ini

Benjolan di bawah dagu bisa disebabkan berbagai macam penyakit. Tentu saja, gejala dan ciri-ciri benjolannya akan berbeda, tergantung dari penyakit yang menyebabkannya.

Di bawah ini adalah sebagian penyakit yang bisa menyebabkan benjolan di bawah dagu.

1. Pembengkakan kelenjar getah bening

Kelenjar getah bening terletak di berbagai bagian tubuh, termasuk di dekat dagu. Terkadang, kelenjar getah bening bisa membengkak akibat infeksi. Biasanya, benjolan di bawah dagu pun akan muncul.

Pembengkakan kelenjar getah bening adalah salah satu respons sistem imun tubuh dalam melawan infeksi.
Benjolan di bawah dagu yang disebabkan pembengkakan kelenjar getah bening akan terasa lembut dan dapat digerakkan.

Biasanya, benjolan di bawah dagu akibat pembengkakan kelenjar getah bening tidak menimbulkan nyeri ketika disentuh. Dalam waktu 2-3 minggu, benjolan di bawah dagu ini akan hilang.

Berikut ini adalah infeksi virus dan bakteri yang bisa menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening:

  • Flu
  • Infeksi telinga
  • Infeksi sinus
  • Campak
  • Cacar air
  • Abses gigi
  • Sipilis
  • Mononukleosis (infeksi yang disebabkan virus Epstein-Barr)
  • Penyakit Lyme (infeksi yang disebabkan oleh Borrelia bacterium)

Saat infeksi sudah sembuh, maka benjolan di bawah dagu akibat pembengkakan kelenjar getah bening akan hilang. Maka dari itu, datanglah ke dokter untuk mendapatkan perawatan.

2. Kista

Kista adalah kantung kecil berisi cairan yang disebabkan oleh infeksi. Kista juga bisa menyebabkan munculnya benjolan di bawah dagu, terutama kista sebaceous.

Kista sebaceous disebabkan oleh penyumbatan pada kelenjar atau saluran sebaceous. Selain itu, jerawat di bawah dagu juga bisa menyebabkan terbentuknya kista.

3. Fibroma

Fibroma adalah benjolan dengan tekstur lembut ataupun kasar. Walau sering muncul di bagian mulut, fibroma juga bisa muncul di bawah dagu.

Meskipun tidak memiliki gejala selain munculnya benjolan, fibroma bisa menjadi sinyal dari penyakit Cowden, yang menyebabkan tumbuhnya tumor jinak.

4. Lipoma

Lipoma adalah pertumbuhan sel lemak di bawah kulit. Lipoma pun mampu menyebabkan munculnya benjolan di bawah dagu, dengan tekstur yang lembut, dan mudah digerakkan jika disentuh.

Biasanya, lipoma akan tumbuh dengan lambat dan tidak menunjukkan gejala apapun selain benjolan.

5. Kanker

Kanker kelenjar ludah, kanker kulit, hingga kanker kelenjar getah bening bisa menyebabkan munculnya benjolan di bawah dagu. Selain itu, leukimia dan penyakit Hodgkin juga bisa mengundang pertumbuhan benjolan di bawah dagu.

Perlu diingat, umumnya benjolan akibat kanker akan sulit disentuh. Bentuknya pun berbeda dari benjolan pada umumnya.

Benjolan di bawah dagu akibat kanker biasanya akan terasa nyeri dan memunculkan mati rasa serta kesemutan di sekitar benjolannya.

Berikut ini ciri-ciri benjolan kanker lainnya:

  • Tahi lalat yang berubah bentuk dan warna
  • Benjolan di dalam tenggorokan
  • Sulit menelan atau bernapas
  • Benjolan di dekat kelenjar getah bening, seperti payudara, testis, atau ketiak
  • Penurunan berat badan mendadak
  • Benjolan yang terus tumbuh dan berubah bentuk
  • Sistem kekebalan tubuh yang melemah secara mendadak
  • Sulit mencerna makanan
  • Perubahan suara (suara serak)
  • Kista yang tumbuh kembali dengan cepat

Dokter akan merekomendasikan biopsi untuk melihat potensi kanker sebagai penyebab benjolan di bawah dagu. Jika memang benjolan itu muncul akibat kanker, umumnya dokter akan merekomendasikan terapi radiasi ataupun kemoterapi.

6. Penyebab lainnya

Ada banyak sekali penyebab benjolan di bawah dagu, selain beberapa penyakit di atas. Penyebab benjolan di bawah dagu lainnya meliputi:

  • Gigitan serangga
  • Reaksi alergi makanan
  • Jerawat
  • Bisul
  • Radang amandel
  • Bekas luka keloid
  • Hematoma (penumpukan darah di luar pembuluh darah)
  • Gondok
  • Kondisi medis seperti rheumatoid arthritis atau lupus
  • Cedera seperti luka sayatan atau patah tulang
  • Kerusakan pada kelenjar sebaceous di dagu

Kesimpulannya, jangan mencoba mendiagnosis sendiri penyebab benjolan di bawah dagu, termasuk menyimpulkan bahwa pemicunya adalah kanker.

Sebab, masih ada banyak penyebab benjolan di bawah dagu seperti jerawat, lipoma, bisul, ataupun gigitan serangga.

Berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan jawaban pasti mengenai penyebab munculnya benjolan di bawah dagu.

Kapan harus ke dokter?

Biasanya, benjolan di bawah dagu akan hilang dengan sendirinya. Dalam beberapa kasus, perawatan untuk infeksi yang menyebabkannya, akan membuat benjolan di bawah dagu hilang.

Namun jika beberapa hal di bawah ini terjadi, segeralah datang ke dokter. Benjolan di bawah dagu yang susah dideskripsikan

  • Benjolan di bawah dagu tumbuh membesar
  • Benjolan di bawah dagu tidak hilang walau sudah 2 minggu
  • Benjolan di bawah dagu yang tidak bisa digerakkan walau disentuh dengan paksa
  • Benjolan di bawah dagu disertai penurunan berat badan mendadak, demam tinggi, atau keringat malam hari

Jika sulit bernapas dan menelan terjadi, segera kunjungi dokter!

Healthline. https://www.healthline.com/health/cyst-vs-tumor
Diakses pada 21 April 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321214#symptoms-and-causes
Diakses pada 21 April 2020

Artikel Terkait