Punya Asma? Waspadai Bahaya Kembang Api Ini Bagi Kesehatan

(0)
27 Dec 2019|Anita Djie
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Waspadai gangguan kesehatan dari bermain kembang apiMeski menyangkan bermain kembang api punya bahaya bagi kesehatan
Di Indonesia ada banyak orang yang merayakan pergantian tahun dengan menyalakan kembang api. Apakah Anda salah satunya? Kebiasaan yang satu ini memang lumrah. Letusan kembang api dan juga percikan yang dihasilkan membuat perayaan tahun baru menjadi lebih meriah. Namun, perlu diingat juga, ada beberapa bahaya yang mengintai saat bermain kembang api. Terlebih bagi Anda yang punya penyakit pernapasan, seperti asma misalnya.

Bahaya Efek Samping Bermain Kembang Api

  • Polusi udara yang mengganggu pernapasan

Kembang api terbuat dari berbagai bahan kimia. Setelah dinyalakan, kembang api mengeluarkan berbagai senyawa berbahaya seperti SO2, CO, NOx, dan hidrokarbon ke udara. Sehingga menurunkan kualitas udara di sekitarnya.Senyawa-senyawa ini sangat mengancam bagi saluran napas terutama yang menderita gangguan asma. Senyawa tersebut bisa memicu kondisi asma Anda. Selain itu zat tadi juga berbahaya bagi anak-anak, dan wanita yang sedang hamil.Asap kembang api juga berisiko terhadap orang-orang yang menderita alergi, pneumonia, rinitis, laringitis, dan sinusitis.Jika Anda memiliki gangguan pernapasan, ada baiknya untuk tidak bermain kembang api atau berada terlalu lama di area kembang api dinyalakan. Ini karena senyawa tadi masih mengotori udara di sekitarnya dalam waktu yang lama.
  • Polusi suara mengganggu pendengaran

Beberapa kembang api dirancang untuk meledak setelah dinyalakan. Suara ledakannya cukup keras sehingga dapat membuat telinga pekak. Jika Anda terlalu lama berada di sekitar letusan kembang api yang diledakkan terus menerus, telinga Anda bisa mengalami gangguan pendengaran.Di samping itu, beberapa orang bisa merasakan gelisah karena suara-suara keras  sehingga menaikkan tingkat stres dan tekanan darah.
  • Cedera luka bakar

Beberapa orang, umumnya anak-anak, senang sekali mencoba bermain dengan percikan bunga api dari kembang api. Meski terlihat sepele, ternyata suhu dari bunga api tersebut cukup tinggi, lho. Suhunya setara dengan suhu yang diperlukan untuk melelehkan logam berat. Oleh karena itu, bunga api ini berpotensi menyebabkan luka bakar. Salah satunya cedera karena percikan api masuk ke mata.

Tips Bermain atau Menonton Kembang Api yang Aman

  • Atur jarak

Jika Anda hendak menyalakan kembang api letus, pastikan sumbunya cukup panjang sehingga Anda memiliki waktu yang cukup untuk menjauh. Alasannya, agar suara ledakan tidak merusak telinga, asapnya tidak membuat Anda sesak, dan terhindar dari luka bakar. Namun apabila Anda hanya menonton, Anda bisa menyaksikannya dari jarak aman yaitu kurang lebih 152 m dari lokasi.
  • Gunakan sarung tangan

Jika Anda bermain kembang api yang dipegang, gunakan sarung tangan agar percikan apinya tidak membakar kulit Anda. Gunakan juga kacamata agar tidak terkena mata.
  • Gunakan masker

    Bagi penderita gangguan pernapasan, seperti asma, Anda bisa menggunakan masker penyaring udara khusus yang dapat memfilter udara di daerah sekitar kembang api. Selalu ingat untuk membawa inhaler jika Anda menderita asma.
Berikut adalah beberapa tips tambahan untuk menghindari bahaya kembang api saat tahun baru:
  • Beli kembang api yang legal dan sudah disetujui oleh lembaga pemerintah.
  • Jangan buat kembang api sendiri.
  • Sediakan selang air dan ember berisi air.
  • Nyalakan kembang api di luar ruangan.
  • Jangan berada pada lintasan meletusnya kembang api.
  • Jangan bercanda dengan melemparkan atau menembak kembang api ke orang lain.
  • Posisikan luncuran kembang api jauh dari perumahan ataupun pepohonan.
  • Jangan menyalakan ulang kembang api.
  • Rendam kembang api yang sudah diletuskan dalam air sebelum dibuang.
  • Jangan biarkan anak mengumpulkan sisa-sisa kembang api.

Catatan dari SehatQ

Bermain atau meonton kembang api pada tahun baru adalah sah-sah saja. Namun usahakan untuk melakukannya dengan aman. Perhatikan juga kondisi kesehatan Anda saat melakukannya.Bila terjadi cedera akibat kembang api, terutama luka pada mata, jangan digaruk, dibilas, ataupun digosok. Segera hubungi 119 atau ambulans di rumah sakit terdekat agar dapat diberikan penanganan yang sigap dan tepat.
luka bakarhidup sehatpola hidup sehat
Johns Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/fireworks-and-eye-safety-what-you-need-to-know
Diakses pada 27 Desember 2019
KidsHealth. https://kidshealth.org/en/parents/fireworks.html
Diakses pada 27 Desember 2019
Republic of the Philippines Department of Health. https://www.doh.gov.ph/faqs/What-are-the-health-effects-of-using-fireworks/firecrackers
Diakses pada 27 Desember 2019
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/can-watching-fireworks-cause-health-problems-4142177
Diakses pada 27 Desember 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait