Henna tangan marak digunakan oleh kaum wanita
Henna tangan banyak dipakai oleh para kaum hawa

Ada berbagai cara untuk menghias tubuh, salah satunya menghiasi kulit dengan gambar. Henna tangan adalah seni menghias tubuh dengan gambar yang sudah dilakukan oleh para perempuan sejak ribuan tahun lalu.

Hingga kini, henna sering menjadi pilihan. Berbeda dengan tato permanen, gambar henna bisa hilang dalam waktu beberapa minggu.

Meski begitu, henna tak boleh dilakukan sembarangan. Anda perlu mencrmati bahan-bahan yang digunakan.

Bahan-bahan dalam henna tangan

Bahan yang digunakan untuk membuat tato temporer atau henna tangan berasal dari tumbuhan. Henna banyak tumbuh di daerah Asia dan Afrika yang beriklim tropis serta subtropis.

Daun tanaman henna dikeringkan, kemudian dijadikan bubuk. Bubuk ini bisa dijadikan pasta untuk mewarnai rambut, kuku, kulit, bahkan kain.

Sejak ribuan tahun lalu, henna dipakai untuk menghias kulit wanita saat akan mengikuti berbagai ritual keagamaan serta pernikahan.

Henna tangan umumnya menampilkan desain yang indah dan rumit untuk menghiasi kulit. Mulai jari-jemari hingga lengan bagian bawah.

Di masa kini, henna juga dimanfaatkan sebagai bahan tato temporer dengan desain yang sangat bervariasi.

Walau sering disebut sebagai tato temporer, henna tangan bukanlah tato karena tintanya hanya menempel di atas kulit seperti noda. Warna henna yang asli cuma terdiri dari cokelat, merah serta jingga.

Menurut beberapa penelitian, henna alami berwarna cokelat muda lebih aman dan jarang menimbulkan reaksi alergi daripada henna berwarna lain.

Jika Anda mendapati henna dengan warna hitam, biru, hijau, ungu, atau kuning, itu berarti henna telah ditambahi bahan pewarna lain.

Efek samping penggunaan henna tangan

Jika tertarik menghias tubuh dengan henna, ada baiknya lakukan dulu tes pada kulit. Gunakan sedikit henna pada kulit Anda dan tunggu hingga esok hari guna melihat ada tidaknya reaksi alergi.

Sebagian besar bahan henna tangan yang asli tergolong aman digunakan sebagai hiasan di kulit maupun bahan pewarna rambut. Namun henna bisa saja menimbulkan efek samping berupa:

  • Peradangan pada kulit (dermatitis)
  • Rasa gatal dan sensasi seperti terbakar pada kulit
  • Pembengkakan di area yang dibubuhi henna
  • Kulit menjadi kering dan bersisik
  • Kulit melepuh
  • Kulit pecah-pecah

Kasus reaksi alergi lain juga bisa saja muncul walau kejadiannya sangat jarang. Misalnya, seperti biduran, hidung berair, mengi dan sesak napas.

Henna tangan yang berbahaya

Hati-hati jika Anda ditawari tato temporer dengan henna berwarna hitam. Henna ini bukanlah berasal dari bahan alami seperti henna tangan yang berwarna cokelat, merah atau jingga.

Henna hitam yang digunakan sebagai tinta untuk tato temporer biasanya dicampur dengan bahan kimia paraphenylenediamine (PPD). Senyawa ini membuat tinta henna berwarna lebih gelap dari henna, alami serta menimbulkan reaksi lebih cepat di kulit. Karena itu, desain gambarnya langsung terlihat jelas.

Di beberapa negara, paraphenylenediamine termasuk bahan kimia yang tergolong ilegal, dan tidak boleh digunakan untuk tinta tato temporer. Pasalnya, PPD dianggap sebagai zat beracun. PPD yang digunakan pada kulit dapat menyebabkan masalah yang meliputi:

  • Timbul lepuh berisi cairan di kulit yang terasa gatal dan nyeri
  • Dermatitis
  • Iritasi kulit yang menghasilkan bekas permanen
  • Mual-mual
  • Sakit tenggorokan
  • Asma atau sesak napas
  • Kepala terasa pusing dan seperti ingin pingsan (light headedness)

Tips menghapus henna tangan

Jika didiamkan, tinta henna tangan akan memudar sendiri sampai akhirnya hilang dalam waktu beberapa minggu. Ketika mulai pudar, henna mungkin jadi terlihat tidak bagus lagi sehingga Anda ingin segera menghapusnya.

Beberapa cara di bawah ini bisa Anda lakukan untuk menghapus henna tangan atau mempercepat hilangnya tinta henna:

  • Merendam tangan di air garam

Campurkan garam dengan air hangat, lalu rendam tangan Anda ke dalamnya selama 20 menit. Air garam akan membantu dalam menghilangkan sel-sel kulit mati yang sudah terkena henna.

  • Memakai scrub kulit

Menggosok bagian kulit dengan sabun yang mengandung bahan scrub bisa membantu untuk menghilangkan tinta henna. Tapi jangan menggosoknya terlalu kasar. Setelah scrub dibilas hingga bersih, oleskan pelembap agar kulit tidak iritasi.

  • Menggunakan baking soda dan jus lemon

Campurkan satu sendok makan baking soda dalam setengah cangkir air hangat. Lalu bubuhkan dua sendok teh air perasan lemon.

Gunakan kapas untuk mengoleskan campuran tersebut pada bagian kulit dengan henna tangan dan diamkan beberapa saat sebelum dibasuh. Ulangi langkah ini tiap hari sampai tinta henna tangan makin pudar.

Anda memang perlu berhati-hati dan jeli dalam memilih bahan henna tangan. Jika penggunaannya menimbulkan reaksi di kulit, segeralah berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mengatasinya.

Verywell Family: https://www.verywellfamily.com/what-is-a-henna-tattoo-is-it-safe-for-my-teen-2611149
Diakses pada 9 April 2020

West Australia Health Dept: https://ww2.health.wa.gov.au/Articles/F_I/Henna-tattooing
Diakses pada 9 April 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-854/henna
Diakses pada 9 April 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-remove-henna#1
Diakses pada 9 April 2020

Artikel Terkait