Penyakit Anemia Merupakan Salah Satu Gejala Kanker, Benarkah?

Pemeriksaan darah bisa dilakukan untuk mengetahui penyebab anemia.
Salah satu langkah untuk mengetahui penyebab anemia adalah dengan menjalani pemeriksaan darah.

Anemia kerap dianggap sebagai kondisi yang ringan. Padahal, penyakit ini juga dapat menjadi salah satu tanda gejala kanker pada fase awal, atau penyakit serius lainnya. Anemia juga dapat terjadi sebagai efek dari pengobatan kanker, seperti kemoterapi.

Beberapa jenis kanker dapat menjadi penyebab anemia, terutama kanker yang berhubungan dengan sumsum tulang, dan kanker yang menimbulkan pendarahan. Memang, tidak semua kondisi anemia menandakan kanker. Namun, tidak ada salahnya Anda mewaspadai keterkaitan antara keduanya.

[[artikel-terkait]]

Kanker sebagai penyebab anemia

Secara umum, kanker membuat sel darah merah penderitanya menjadi cepat rusak dan sulit beregenerasi. Sebab, kanker juga dapat memperlambat proses tubuh dalam memproduksi sel darah merah, serta memengaruhi kemampuan tubuh untuk menggunakan zat besi yang tersimpan.

Setidaknya, ada 2 tipe kanker yang bisa mengakibatkan anemia.

1. Kanker yang melibatkan sumsum tulang

Kanker darah seperti leukemia, limfoma, dan myeloma dapat mengganggu, atau bahkan menghentikan kemampuan sumsum tulang untuk menghasilkan sel darah merah yang sehat.

Selain kanker darah, kanker jenis lain yang menyebar hingga ke sumum sulang, juga dapat menjadi penyebab anemia.

2. Kanker yang menyebabkan perdarahan

Beberapa jenis kanker dapat menyebabkan terjadinya perdarahan. Jenis kanker tersebut antara lain adalah kanker yang terjadi di saluran pencernaan, saluran kemih, alat kelamin pria dan wanita, serta kepala dan leher. Perdarahan tersebutlah yang menjadi penyebab anemia pada penderitanya.

Selain itu, kanker darah dan jenis kanker darah juga dapat berkaitan dengan kelainan autoimun tubuh. Hal ini menyebabkan sistem imun tubuh dapat menghancurkan sel darah merah di tubuh, sehingga timbul anemia yang disebut anemia hemolitik autoimun paraneoplastik.

Pengobatan kanker juga dapat menyebabkan anemia

Pengobatan kanker seperti kemoterapi juga dapat menjadi penyebab anemia, karena banyaknya obat yang digunakan dalam perawatan ini. Kemoterapi bukan hanya menyerang sel kanker, tapi juga semua sel yang tumbuh dengan cepat. Termasuk sel di sumsum tulang, yang berfungsi menggantikan sel darah putih, sel darah merah, dan platelet.

Sebelum prosedur kemoterapi dilakukan, umumnya tim medis akan menghitung jumlah sel darah pasien. Apabila jumlah sel darah merah terlalu rendah, maka perawatan ini akan ditunda.

Dalam kondisi ini, pasien akan menerima obat lain untuk menstimulasi pembentukan sel darah merah, agar kemoterapi dapat berjalan dengan baik kelak.

Pemeriksaan untuk menentukan penyebab anemia

Tidak semua anemia disebabkan oleh kanker. Untuk menentukan penyebab anemia, beberapa pemeriksaan berikut ini dapat dilakukan.

  • Pemeriksaan darah lengkap
    Selain mengukur hemoglobin, pemeriksaan darah ini juga dilakukan untuk mengetahui ukuran, jumlah, serta ciri sel darah merah yang lain.
  • Pemeriksaan kimia darah
    Prosedur ini dilakukan untuk memeriksa fungsi organ dan kadar vitamin, serta mineral dalam darah.

  • Pemeriksaan retikulosit
    Retikulosit adalah sel darah merah, yang baru terbentuk dari sumsum tulang. Pemeriksaan ini akan menunjukkan jumlah sel darah merah baru yang dapat diproduksi tubuh.
  • Pemeriksaan lainnya
    Pemeriksaan lain yang mungkin dilakukan di antaranya adalah pemeriksaan sumsum tulang, tes darah untuk melihat kadar zat besi dalam darah, dan pemeriksaan untuk melihat kemungkinan adanya darah dalam feses.

Keterkaitan antara anemia dan kanker belum banyak diketahui. Karena itu, tidak ada salahnya untuk memeriksakan diri ke dokter, agar Anda dapat mengetahui lebih jelas penyebab anemia yang dialami.

American Cancer Society. https://www.cancer.org/treatment/treatments-and-side-effects/physical-side-effects/low-blood-counts/anemia.html
Diakses pada 19 Februari 2019

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/anemia/anemia-cancer-link.aspx
Diakses pada 19 Februari 2019

VeryWell Health. https://www.verywellhealth.com/anemia-and-cancer-797397
Diakses pada 19 Februari 2019

VeryWell Health. https://www.verywellhealth.com/blood-cancer-and-anemia-2252418
Diakses pada 19 Februari 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed