Waspadai 10 Jenis Serangga Berbahaya yang Dapat Mengancam Jiwa Ini

(0)
20 May 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Jenis serangga berbahaya meliputi nyamuk, laba-laba janda hitam, dan masih banyak lagiNyamuk termasuk salah satu jenis serangga berbahaya karena bisa menyebarkan penyakit
Jangan remehkan keberadaan serangga di rumah atau di sekitar Anda. Meski ukurannya kecil, ada sejumlah jenis serangga berbahaya bagi kesehatan Anda. Beberapa di antaranya bahkan merupakan serangga mematikan.Oleh karena itu, ada baiknya Anda mengenali jenis-jenis serangga paling berbahaya berikut ini. Dengan mengenalinya, Anda diharapkan bisa lebih waspada sehingga bisa terhindar dari bahayanya.

Jenis-jenis serangga berbahaya

Berikut ini adalah jenis serangga berbahaya yang sebaiknya dihindari dan diusir sesegera mungkin saat Anda melihatnya.

1. Laba-laba janda hitam (black widow)

Laba-laba black widow
Laba-laba janda hitam memiliki racun mematikan
Meski kebanyakan laba-laba umumnya tidak berbahaya, ada beberapa jenis laba-laba yang benar-benar harus Anda waspadai.Salah satunya adalah laba-laba janda hitam. Ciri khas dari laba-laba ini adalah sebuah tanda merah berbentuk mirip jam pasir di perutnya.Anda harus waspada jika melihat laba-laba janda hitam. Pasalnya, laba-laba ini termasuk jenis serangga mematikan. Racun pada serangga ini bahkan 15 kali lebih kuat dari ular derik.Atas dasar inilah, laba-laba janda hitam dianggap sebagai salah satu jenis serangga yang paling berbahaya.

2. Laba-laba cokelat

Laba-laba cokelat (Loxosceles reclusa) juga termasuk salah satu serangga mematikan. Laba-laba ini dapat mengancam jiwa bagi anak-anak di bawah usia 7 tahun yang terkena gigitannya.Bagian punggung pada laba-laba ini memiliki bentuk seperti biola, dengan warna yang beragam dari kecokelatan hingga kuning kecokelatan. Bagian tubuh yang digigit laba-laba ini dapat mengalami kematian jaringan sehingga mungkin perlu diangkat.  

3. Tarantula

Laba-laba tarantula
Gigitan tarantula dapat menyebabkan ketidaknyamanan
Masih dari laba-laba, tarantula juga termasuk jenis serangga berbahaya yang perlu Anda hindari. Jenis laba-laba ini mudah dikenali karena ukurannya yang jauh lebih besar dari laba-laba pada umumnya.Tarantula tidak memiliki kecenderungan untuk menyerang manusia, kecuali saat mereka diprovokasi atau merasa terancam. Walaupun racunnya tidak mematikan, gigitannya dapat memberikan ketidaknyamanan, termasuk ruam dan nyeri pada bekas gigitannya.

4. Lebah madu Afrikanisasi

Tahuhkah Anda kalau lebah madu Afrikanisasi termasuk jenis serangga mematikan? Meskipun lebah jarang menyerang manusia atau hewan lain secara acak, Anda bisa menjadi sasaran kemarahannya jika dirasa mengancam keberadaan sarang mereka.Sengatan lebah bahkan bisa berakibat fatal, terutama bagi Anda yang memiliki alergi terhadap sengatannya. Di samping itu, Anda juga bisa mengalami rasa gatal, nyeri, hingga pembengkakan.

5. Tawon

Tawon bisa berbahaya
Sengatan tawon bisa menyebabkan reaksi alergi berbahaya
Tawon sekilas tampak seperti lebah madu, tapi jenis serangga berbahaya ini berbentuk lebih ramping. Sengatan tawon juga tidak akan hilang setelah sengatan pertama sehingga serangga ini dapat menyengat Anda berulang-ulang kali.Sengatan tawon umumnya hanya menyebabkan gejala-gejala ringan, seperti rasa sakit, pembengkakan, kemerahan, hingga gatal. Anda juga dapat merasakan rasa sakit yang tajam atau sensasi terbakar di area yang digigit tawon.Dalam kasus yang langka, sengatan salah satu jenis serangga berbahaya ini dapat menyebabkan reaksi alergi parah atau anafilaksis. Segera periksakan diri ke rumah sakit jika mengalami hal ini.

6. Nyamuk

Keberadaan nyamun bukan hanya akan membuat tidur Anda tidak nyenyak atau menyebabkan bentol. Faktanya, nyamuk juga bisa jadi serangga mematikan karena bisa menjadi sumber penyakit yang menyerang manusia, seperti demam berdarah dengue, malaria, hingga zika.Nyamuk juga bisa dianggap sebagai serangga paling berbahaya. Pasalnya, lebih banyak orang yang meninggal karena penyakit yang ditularkan oleh nyamuk daripada faktor lainnya di seluruh dunia.Sebaiknya lakukan cara mengusir serangga berupa 3M (menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas), serta beberapa langkah plusnya yang mencakup:
  • Memelihara ikan pemakan jentik
  • Memasang kawat kasa di jendela
  • Memperbaiki saluran air
  • Menanam tanaman pengusir nyamuk
  • Memberikan larvasida pada tempat penampungan air.

7. Kutu

Kutu penyebab penyakit Lyme
Gigitan kutu kaki hitam bisa menyebabkan penyakit Lyme
Jenis serangga berbahaya berikutnya adalah kutu. Gigitan kutu kaki hitam dapat menyebabkan penyakit Lyme (infeksi bakteri yang ditularkan melalui gigitan kutu). Gejalanya berupa demam, sakit kepala, kelelahan, dan ruam kulit

8. Semut api merah

Walaupun berukuran kecil, gigitan semut api merah bisa membuat Anda merasa sangat tidak nyaman, seperti rasa sakit, gatal, panas, hingga perih.Jenis semut api merah dianggap berbahaya karena sifatnya yang agresif dan bisa menggigit Anda dengan sangat kuat.

9. Kalajengking

Gigitan kalajengking bisa berbahaya
Gigitan kalajengking dapat menimbulkan sejumlah gejala
Kebanyakan jenis serangga yang berbahaya umumnya tidak agresif. Namun, lain halnya dengan kalajengking yang secara alamiah merupakan predator.Gigitan kalajengking dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, seperti pembengkakan ringan atau ruam. Dalam kasus yang jarang terjadi, gigitan serangga ini bahkan bisa menyebabkan kematian

10. Lipan kaki seribu

Lipan adalah hewan kecil dengan jumlah kaki banyak. Gigitannya dapat memicu reaksi alergi pada sebagian orang, dan dalam kasus langka, bisa menimbulkan reaksi alergi parah yang berpotensi mengancam nyawa. Maka dari itu, lipan juga dianggap sebagai salah satu jenis serangga mematikan.Cara mengusir serangga yang paling efektif adalah menjaga kebersihan lingkungan di sekitar Anda. Anda juga dapat menggunakan juga losion pengusir serangga atau pakaian pelindung jika hendak mengusir keberadaan jenis-jenis serangga berbahaya ini.Jika Anda kesulitan dan tidak berani untuk mengusirnya, Anda dapat menghubungi jasa pengusir hama dan serangga profesional supaya terhindar dari berbagai risiko yang tidak diinginkan.Sementara itu, apabila Anda punya pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
sengatan lebahkutupenyakit lymegigitan nyamukgigitan serangga
Family Handy Man. https://www.familyhandyman.com/list/the-10-most-dangerous-bugs-you-need-to-avoid/
Diakses 7 Mei 2021
Loyola Education. https://www.loyola.edu/explore/magazine/stories/2014/poisonous-insects-and-spiders
Diakses 7 Mei 2021
CDC. https://www.cdc.gov/lyme/index.html
Diakses 7 Mei 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait