Waspada Faltering Growth, Saat Bayi Gagal Tumbuh


Faltering growth, atau gagal tumbuh, adalah salah satu kondisi yang perlu mendapat perhatian khusus bagi bayi ataupun anak. Banyak hal yang menyebabkan kondisi ini, mulai dari masalah kesehatan tertentu hingga masalah psikologis yang berasal dari lingkungan sekitar.

0,0
Ditinjau olehdr. Reni Utari
anak gagal tumbuh atau faltering growthAnak yang mengalami faltering growth (gagal tumbuh) ditandai dengan kenaikan berat badan yang sangat lambat
Faltering growth (weight faltering) adalah istilah yang merujuk pada anak yang memiliki tingkat kenaikan berat badan cenderung lambat dan lebih rendah dari anak seusianya. Kondisi ini bisa merujuk pada bayi gagal tumbuh. 
Gangguan pertumbuhan ini bisa disebabkan oleh banyak hal dan bisa mengakibatkan berbagai masalah kesehatan. Simak ulasan berikut ini untuk mengetahui lebih lanjut tentang ciri-ciri, penyebab, cara mengatasi dan mencegah faltering growth pada si kecil. 

Ciri-ciri (faltering growth) bayi gagal tumbuh

Ciri anak yang gagal tumbuh (faltering growth) dapat dilihat dari kondisi fisik dan mentalnya berbeda dibandingkan dengan anak seusianya. Berikut ini ciri-ciri bayi gagal tumbuh antara lain:
  • Memiliki tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala yang tidak sesuai dengan standar grafik pertumbuhan 
  • Terjadi perlambatan pertumbuhan secara fisik atau bahkan terhenti 
  • Terhambatnya keterampilan fisik, seperti berguling, duduk, berdiri, atau berjalan
  • Kurang nafsu makan
  • Sembelit
  • Rewel dan menangis berlebihan
  • Sering tidur atau ngantuk berlebihan
  • Mudah marah 
Selain mengenali ciri-ciri bayi gagal tumbuh, orang tua juga dapat memastikan kondisi anak dengan berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan mengidentifikasi gejala serta menanyakan riwayat kesehatan anak dan keluarga.Selanjutnya, dokter mungkin akan melakukan denver development screening test untuk memastikan keterlambatan yang terjadi. Jika diperlukan, beberapa tes pendukung, seperti hitung darah lengkap, elektrolit, hormon, urine, dan rontgen mungkin dilakukan. BACA JUGA: Ini Pentingnya Monitor Target Tumbuh Kembang Anak

Penyebab faltering growth 

Sebagai bentuk antisipasi, orang tua perlu mengetahui penyebab yang mendasari kejadian faltering growth pada anak. Dalam jurnal Endotext diketahui bahwa kegagalan dalam pertumbuhan biasanya disebabkan oleh mutasi genetik, masalah medis seperti penyakit, faktor lingkungan, atau kombinasi ketiganya. Beberapa kondisi medis yang menjadi penyebab bayi gagal tumbuh, antara lain:
  • Kelainan genetik, seperti down syndrome
  • Masalah pada organ tertentu 
  • Gangguan hormon
  • Kerusakan pada otak atau sistem saraf pusat, kondisi ini menyebabkan bayi sulit makan
  • Gangguan jantung dan paru-paru yang menyebabkan terganggunya suplai nutrisi dalam tubuh
  • Anemia pada anak atau kelainan darah
  • Masalah pencernaan yang menyebabkan gangguan penyerapan nutrisi dan kekurangan enzim pencernaan
  • Infeksi jangka panjang (kronis)
  • Gangguan metabolisme
  • Adanya masalah selama kehamilan, seperti ibu mengonsumsi obat tertentu selama hamil
  • Berat bayi lahir rendah (BBLR)
Selain kondisi medis, faktor lingkungan juga bisa menjadi salah satu yang menyebabkan gangguan pertumbuhan atau faltering growth pada anak, seperti:
  • Hilangnya ikatan emosional antara orang tua dan anak
  • Faktor ekonomi, seperti kemiskinan
  • Masalah pengasuhan anak
  • Penelantaran anak
  • Pelecehan 
  • Orang tua tidak memahami kebutuhan nutrisi untuk anak
  • Paparan infeksi, parasit, atau racun
  • Kebiasaan makan yang buruk

Cara mengatasi faltering growth 

Untuk mengatasi faltering growth, dokter akan memberikan perawatan sesuai dengan penyebab yang mendasari. Beberapa cara yang direkomendasikan dokter untuk mengatasi gangguan pertumbuhan pada anak antara lain:
  • Meningkatkan asupan kalori dan cairan 
  • Mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral 
  • Mencari tahu dan mengobati kondisi medis yang menjadi penyebab gagal tumbuh
  • Meningkatkan hubungan keluarga, orang tua, dan anak
  • Memberikan edukasi kepada orang tua terkait gizi dan pola asuh yang dibutuhkan anak
  • Melakukan terapi okupasi atau terapi wicara untuk mengatasi gangguan pada anak
  • Rutin berkonsultasi dengan profesional seperti dokter atau psikolog 
Dengan asupan nutrisi yang cukup dan tepat, menghindari dan mengatasi gangguan kesehatan, serta meningkatkan hubungan antara anggota keluarga menjadi cara yang ampuh untuk mencegah terjadinya gagal tumbuh pada anak. Dalam hal ini, perlu adanya kerja sama antara orang tua dan tenaga kesehatan untuk memberikan yang terbaik demi pertumbuhan dan perkembangan anak. BACA JUGA: Perkembangan Balita usia 1-5 Tahun, Bagaimana yang Ideal?

Kenali gangguan pertumbuhan lain pada anak 

Selain faltering growth, beberapa jenis gangguan pertumbuhan yang mungkin terjadi pada anak dengan penyebab yang berbeda antara lain:  Beberapa anak yang mengalami gangguan kesehatan seperti hipotiroid, anemia, penyakit ginjal, atau mengonsumsi obat-obatan tertentu juga bisa menimbulkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak. 

Catatan dari SehatQ

Memantau pertumbuhan dan perkembangan si kecil merupakan tugas yang menyenangkan sekaligus menantang bagi orang tua. Orang tua perlu mengetahui standar pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai dengan usianya. Merujuk pada WHO, pemerintah telah mengeluarkan standar pengukuran pertumbuhan bayi dan anak yang tercantum dalam kartu menuju sehat (KMS). Dengan bantuan KMS dan tenaga kesehatan, orang tua dapat memantau pertumbuhan anak dari waktu ke waktu.Jika ada kondisi yang mengarah pada gangguan pertumbuhan dan perkembangan, dokter atau tenaga kesehatan lainnya akan memberikan rencana perawatan yang sesuai dengan kondisi anak. Jika masih ada pertanyaan seputar faltering growth atau gangguan pertumbuhan lainnya, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
tumbuh kembang bayitumbuh kembang anakstuntinggangguan pertumbuhan
Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/000991.htm
Diakses pada 2 November 2021
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/failure-thrive.html
Diakses pada 2 November 2021
Endotext. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279142/
Diakses pada 2 November 2021
Web MD. https://www.webmd.com/children/what-to-know-about-growth-disorders
Diakses pada 2 November 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait