Hati-hati! Batuk Kering Terus-Menerus Tanda Penyakit Serius

14 Mei 2019 | Oleh
Batuk kering terus-menerus harus cepat ditangani karena bisa menjadi tanda bahwa ada penyakit serius
Bila Anda mengalami batuk kering terus-menerus dan tak kunjung sembuh, sebaiknya segera periksa ke dokter

Suara khas terbatuk-batuk kecil yang muncul karena batuk kering tidak hanya mengganggu Anda tetapi juga orang di sekitar Anda. Sepintas lalu, batuk kering adalah masalah kecil yang dapat dihilangkan, tetapi bagaimana jika Anda mengalami batuk kering terus-menerus?

Batuk merupakan respon tubuh untuk mengeluarkan atau membersihkan hal-hal yang mengiritasi tenggorokan dan paru-paru. Namun, batuk kering terus-menerus dapat menjadi pertanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius.

[[artikel-terkait]]

8 Penyebab batuk kering terus menerus

Batuk kering sesekali umumnya diakibatkan oleh batuk biasa dan bisa diatasi dengan bahan-bahan alami ataupun obat batuk yang tersedia di apotek. Namun, batuk kering terus menerus mengindikasikan kondisi medis tertentu, seperti:

1. Penyakit refluks asam lambung (GERD)

Meskipun GERD merupakan gangguan pada perut karena naiknya asam lambung ke kerongkongan (esofagus), tetapi GERD dapat menimbulkan batuk kering terus-menerus karena asam lambung yang mengiritasi kerongkongan.

Gejala lain yang dapat dialami selain batuk kering terus-menerus adalah mual, muntah, rasa sakit di dada, sakit tenggorokan, sensasi panas di dada (heartburn), bau mulut yang tidak sedap, suara serak, dan rasa sakit atau kesulitan saat menelan.

Penderita GERD juga dapat merasakan adanya benjolan di belakang tenggorokan dan naiknya makanan atau cairan asam ke dalam mulut.

2. Infeksi saluran pernapasan atas

Infeksi saluran pernapasan berupa pilek dan flu dapat menyebabkan batuk berdahak akut yang lambat laun berubah menjadi batuk kering.

Namun, saat Anda terinfeksi dengan berbagai virus penyebab pilek, Anda dapat mengalami batuk kering terus-menerus meskipun gejala pilek sudah membaik dan dapat berlangsung sampai dua bulan.

Selain itu, lendir atau ingus dari hidung akibat pilek dapat turun ke tenggorokan (post nasal drip) dan menyebabkan batuk kering terus-menerus.

3. Fibrosis paru idiopatik

Jaringan parut yang muncul dan berkembang dalam paru-paru atau fibrosis paru idiopatik dapat menyebabkan batuk kering terus-menerus. Jaringan parut yang bertambah tebal dapat menimbulkan kesulitan dalam bernapas.

Penderita dapat mengalami kelelahan, menebal dan membulatnya kuku tangan dan kaki, berkurangnya nafsu makan, sesak napas, dan penurunan berat badan yang bertahap.

4. Asma

Batuk kering terus-menerus, terutama pada malam dan pagi hari merupakan gejala umum dari asma atau pembengkakan dan penyempitan saluran udara. Penderita asma dapat mengalami sesak napas, rasa sakit atau tertekan di dada, dan bunyi mengi saat mengeluarkan napas.

5. Pneumotoraks

Selain kanker paru-paru, batuk kering terus-menerus dapat mengindikasikan gangguan paru-paru lainnya, yaitu pneumotoraks atau kondisi saat paru-paru secara mendadak mengempis.

Pneumotoraks dapat diakibatkan cedera di bagian dada atau penyakit paru-paru tertentu. Tidak hanya batuk kering terus-menerus, pneumotoraks dapat menimbulkan rasa sakit di dada yang mendadak dan sesak napas.

Pneumotoraks merupakan kasus kegawatdaruratan. Jika Anda mengalami batuk kering berlebihan disertai sesak napas hebat, Anda sebaiknya segera ke layanan gawat darurat terdekat.

6. Kanker paru-Paru

Meskipun jarang, namun batuk kering terus-menerus bisa disebabkan oleh kanker paru-paru. Batuk kering terus menerus pada penderita kanker paru-paru dapat berubah-ubah karakteristiknya, seperti memiliki suara yang berbeda dan lebih menyakitkan.

Penderita kanker paru-paru biasanya memiliki ciri-ciri berupa suara yang serak, penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, batuk berdarah, sesak napas, dan rasa sakit di dada.

7. Faktor lingkungan

Iritasi pada saluran pernapasan yang mengakibatkan batuk kering terus menerus dapat disebabkan oleh faktor lingkungan berupa asap rokok, debu, polusi, jamur, bahan-bahan kimia, dan serbuk sari.

Untuk beberapa orang, udara yang terlalu kering atau dingin juga dapat menjadi pemicu batuk kering terus menerus.

8. Kandungan obat: penghambat reseptor ACE

Kandungan penghambat reseptor ACE dapat ditemukan dalam obat antihipertensi. Golongan obat ini memiliki efek samping berupa batuk terus-menerus. Beberapa contoh obatnya adalah lisinopril, enalapril, dan sebagainya.

Bagaimana cara mengetahui penyebab batuk kering terus-menerus?

Selain melakukan pemeriksaan fisik, menanyakan mengenai gejala lain yang dialami, dan mencari tahu rekam medis yang dimiliki, dokter akan melakukan beberapa metode pemeriksaan untuk mengetahui penyebab dari batuk kering terus-menerus yang dialami, seperti:

  • Tes spirometri, dokter akan memeriksa fungsi paru dan kondisi medis tertentu yang menjadi penyebab batuk kering terus-menerus dengan meminta penderita untuk bernapas ke dalam suatu alat dari plastik.
  • Endoskopi dan bronskopi, dokter akan memasukkan saluran yang dipasangi kamera ke dalam mulut menuju kerongkongan dan perut (endoskopi) atau menuju ke saluran pernapasan (bronskopi)
  • Tes pencitraan, dokter menggunakan alat untuk melihat gambaran bagian dalam dada penderita, seperti X-ray atau CT scan.

Bila batuk kering tak kunjung sembuh, segera temui dokter untuk pemeriksaan lanjutan. Dokter akan menyarankan obat atau penanganan yang tepat untuk mengatasi batuk kering terus-menerus berdasarkan penyebab dari batuk kering terus-menerus yang dialami.

Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/health/dry-cough
Diakses pada 14 Mei 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324912.php
Diakses pada 14 Mei 2019

Yang juga penting untuk Anda
Baca Juga
Diskusi Terkait:
Lihat pertanyaan lainnya
Back to Top