Penyebab Wasir Setelah Melahirkan dan Cara Mengatasi yang Tepat


Wasir atau ambeien setelah melahirkan terjadi akibat adanya tekanan saat ibu mengejan. Cara mengatasi kondisi ini antara lain mandi air hangat, salep ambeien, hingga mengonsumsi makanan tinggi serat.

0,0
25 Sep 2021|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Wasir atau ambeien setelah melahirkan bisa diatasi dengan salep maupun berendam air hangatWasir atau ambeien setelah melahirkan bisa disebabkan oleh perbuahan hormon
Wasir atau ambeien adalah kondisi yang umum terjadi pada ibu saat hamil dan setelah melahirkan. Terutama yang melalui metode vaginal atau yang sering disebut sebagai lahiran normal. Kondisi ini tidak berbahaya, namun tentu sangat mengganggu.Untuk mengatasi wasir setelah melahirkan, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah mulai dari membersihkan area dubur dengan baik, istirahat yang cukup, hingga menggunakan salep wasir yang bisa dibeli di apotek.

Penyebab wasir setelah melahirkan

Wasir atau ambeien adalah kondisi membengkaknya pembuluh darah vena di area rektum ataupun kulit di sekitar anus. Saat mengalami wasir, Anda biasanya akan merasakan nyeri ketika duduk atau buang air besar.Wasir setelah melahirkan biasanya terjadi pada ibu hamil yang melahirkan normal, alias per vaginam. Hal ini akibat proses mengejan yang terlalu kuat.Saat mengejan, tekanan di daerah vagina dan sekitar anus akan jadi lebih besar. Itu sebabnya, pembuluh darah di sana dapat membengkak dan timbullah ambeien.Selain mengejan keras, ada beberapa hal lain yang dapat menyebabkan wanita mengalami ambeien setelah melahirkan, yaitu:

1. Sembelit atau susah buang air besar

Ibu yang baru melahirkan sering kali mengalami sembelit alias susah buang air besar. Hal ini membuat Anda harus mengejan lebih keras saat buang air.Ketika kondisi ini terjadi terus-menerus, risiko wasir akan semakin meningkat.Kondisi sembelit pada ibu menyusui adalah hal yang normal. Penyebabnya, bisa karena penyesuaian tubuh setelah operasi caesar, kerusakan otot dasar panggul setelah persalinan, dehidrasi, atau efek samping obat yang dipakai saat proses persalinan.

2. Tekanan dari bayi

Saat hamil, bayi akan memberikan tekanan berlebih di area rektum yang berakibat pada membengkaknya pembuluh darah di area tersebut. Setelah melahirkan, pembengkakan (ambeien) ini biasanya masih terjadi.Tekanan berlebih di area rektum akan membuat pembuluh darah menjadi lebih lemah. Akibatnya, pembuluh darah vena jadi lebih mudah membengkak dan menampung lebih banyak darah dari seharusnya.

3. Perubahan hormon

Wasir setelah melahirkan juga bisa disebabkan oleh perubahan hormon, lebih tepatnya kenaikan produksi progesteron. Hormon ini bisa membuat pembuluh darah menjadi lebih lemah, sehingga lebih rentan mengalami pembengkakan.

Cara mengatasi wasir setelah melahirkan

Wasir setelah melahirkan bisa diobati dengan beberapa cara, dari alami hingga salep yang perlu dibeli di apotek.

1. Perbanyak konsumsi serat

Pola makan adalah cara alami untuk mengatasi ambeien setelah melahirkan. Perbanyak konsumsi serat dapat melancarkan pencernaan. Dengan demikian, ambeien yang sudah ada tidak semakin buruk.Anda juga perlu minum air putih yang banyak untuk mengatasi sembelit atau bahkan mencegahnya. Pasalnya, konstipasi bisa memperparah kondisi wasir.

2. Gunakan alas duduk yang empuk

Duduk di atas permukaan yang keras dapat meningkatkan tekanan di anus. Jika Anda mengalami wasir setelah melahirkan, hal ini harus dihindari.Gunakanlah bantal empuk atau bantal khusus ambeien untuk mengatasinya. Anda juga disarankan untuk lebih banyak beristirahat dan duduk dalam posisi bersandar untuk mengurangi tekanan di area anus.

3. Kompres dengan es

Mengompres benjolan di anus yang muncul akibat ambeien akan membantunya lebih cepat kempis. Ini juga akan meredakan rasa nyeri di area tersebut.Untuk membuat kompres es, Anda bisa menggunakan es batu yang dibalut dengan handuk bersih. Kompres area wasir selama kurang lebih 10 menit.

4. Berendam air hangat

Berendam air hangat dapat meredakan nyeri secara alami dan membuat Anda merasa lebih nyaman. Anda bisa berendam selama 10-15 menit sebanyak dua hingga tiga kali sehari untuk meredakan gejala ambeien.

5. Perhatikan cara BAB yang benar

Saat mengalami wasir setelah melahirkan, Anda mulai harus memperhatikan cara buang air besar yang benar. Tujuannya untuk menghindari ambeien memburuk.Hindari mengejan terlalu keras. Anda juga tidak disarankan untuk duduk terlalu lama di toilet karena akan menambah tekanan pada area anus.Jika memungkinkan, BAB dengan posisi jongkok membantu feses keluar lebih cepat. Dengan demikian, Anda tidak perlu berlama-lama di toilet.

6. Pakai salep wasir

Menggunakan salep ambeien pasca melahirkan biasanya bisa jadi cara yang efektif untuk meredakan wasir. Ada banyak jenis salep yang bisa Anda beli di apotek.Namun, karena kondisi tubuh yang masih dalam masa pemulihan setelah melahirkan dan sedang menyusui, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan jenis salep yang paling tepat.

7. Konsumsi obat pereda nyeri

Mengonsumsi obat pereda nyeri memang tidak bisa menyembuhkan wasir. Namun, langkah ini akan meredakan gejala wasir yang mengganggu, terutama nyeri saat duduk dan buang air besar.Anda bisa mengosumsi obat yang dijual bebas di pasaran, seperti paracetamol ataupun obat-obatan golongan NSAID. Pastikan obat yang dipilih aman untuk ibu menyusui. Konsultasikan pada dokter dosis yang direkomendasikan.Apabila usaha-usaha di atas sudah dilakukan namun tidak menunjukkan hasil berarti, periksakan kondisi Anda ke fasilitas kesehatan terdekat.Anda mungkin membutuhkan konsultasi dokter demi mendapatkan penanganan yang tepat.
persalinannyeri anuswasiranus gatal
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/constipation-after-birth-284550
Diakses pada 15 September 2021
University of Rochester Medical Center. https://www.urmc.rochester.edu/ob-gyn/obstetrics/after-delivery/common-conditions.aspx
Diakses pada 15 September 2021
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/hemorrhoids-after-birth-284551
Diakses pada 15 September 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/hemorrhoids-after-pregnancy
Diakses pada 15 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait