Walau Lezat, Jumlah Kalori Tahu Goreng Tak Cocok untuk Diet


Kalori tahu goreng perlu Anda pantau jika ingin melakukan program diet. Menggoreng tahu akan memerlukan minyak dalam jumlah yang cukup banyak sehingga meroketkan kalorinya. 

(0)
03 Oct 2020|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Kalori tahu goreng untuk dietKalori tahu goreng yang cukup tinggi berasal dari pengolahannya yang menggunakan minyak goreng
Tahu menjadi lauk sekaligus camilan favorit orang Indonesia. Terlebih tahu goreng, makanan ini menjadi salah satu santapan yang menggoyangkan lidah. Entah dicocol dengan saus sambal atau menjadi lauk nasi putih, tahu goreng memberikan kelezatan yang tiada tara. Namun, walau menjadi lambang kenikmatan duniawi, tahu goreng yang dikonsumsi berlebihan otomatis akan menaikkan asupan kalori Anda. Sebenarnya, berapa kalori tahu goreng?

Berapa kalori tahu goreng?

Kalori tahu goreng potongan dengan berat total 28 gram yakni sekitar 77. Kemudian, apabila Anda ngemil  tahu goreng secara berlebihan hingga 100 gram sekali makan, kalori yang akan masuk ke tubuh yakni sekitar 270. Kalori tahu goreng di atas disumbangkan oleh tiga nutrisi makronya, yakni karbohidrat, lemak, dan protein. Berikut ini profil nutrisi makro untuk 100 gram tahu goreng :
  • Protein: 18,82 gram
  • Karbohidrat total: 8,86 gram
  • Lemak total: 20,18 gram
Karena satu gram lemak menyumbangkan kalori sebesar 9, maka lemak menjadi nutrisi penyumbang kalori terbesar dari tahu goreng. 

Alasan kalori tahu goreng cukup tinggi

Kalori tahu goreng yang cukup tinggi di atas tentu saja berasal dari pengolahannya. Menggoreng tahu akan memerlukan minyak dalam jumlah yang cukup banyak sehingga meroketkan kalorinya. Seperti yang mungkin Anda tahu, lemak merupakan nutrisi makro utama dalam minyak goreng. Dibandingkan protein dan karbohidrat, lemak menyumbangkan kalori paling besar. Setiap 1 gram lemak yang Anda konsumsi akan memberikan kalori sebesar 9. Sementara itu, 1 gram protein maupun karbohidrat memberikan kalori masing-masing 4. Hal ini juga berlaku dengan makanan lain yang digoreng. Pengolahan bahan pangan dengan cara digoreng otomatis akan menambah kalori yang Anda masukkan ke tubuh.

Bagaimana dengan tahu yang direbus atau dikukus?

Selain digoreng, tahu juga bisa dikonsumsi dengan cara dikukus
Kalori tahu rebus atau kukus lebih rendang ketimbang tahu goreng
Kalori tahu goreng di atas memang tinggi jika dibandingkan dengan tahu yang direbus atau dikukus. Berikut ini kalori tahu rebus atau kukus untuk setiap 100 gram:
  • Kalori tahu rebus: sekitar 76 
  • Kalori tahu kukus: sekitar 78 
Kalori tahu rebus dan tahu kukus di atas tentu jauh lebih sedikit dibandingkan kalori tahu goreng. Pasalnya, tahu rebus dan kukus tidak akan menambahkan minyak dalam pengolahannya. 

Haruskah berhenti mengonsumsi tahu goreng?

Karena kalori tahu goreng cukup tinggi, haruskah kita menghindari tahu goreng? Menghindari makanan yang digoreng tentu menjadi cara paling sehat. Namun, karena mungkin sulit dihindari, Anda harus mengonsumsinya dengan porsi yang sewajarnya dan tidak berlebihan.Apabila Anda tengah menjalani program diet penurunan berat, Anda harus berhati-hati dengan asupan kalori harian – terutama dari makanan yang digoreng yang biasanya tinggi kalori. 

Bahaya gorengan jika dikonsumsi berlebihan

Kalori tahu goreng yang tinggi bukan satu-satunya alasan untuk menguranginya (dan menghindarinya). Berikut ini bahaya makanan yang digoreng jika Anda terlalu sering mengonsumsinya:Bahaya di atas tentu tak hanya berlaku untuk tahu goreng saja. Pada dasarnya, segala jenis makanan yang digoreng berisiko menimbulkan bahaya bagi tubuh.

Alternatif mengolah tahu untuk mendapatkan nutrisinya

Tahu sebagai produk kedelai merupakan makanan yang padat nutrisi sehingga sayang jika Anda hindari. Agar nutrisinya bisa didapatkan dengan optimal oleh tubuh, olah tahu Anda dengan cara berikut ini:
  • Mengukus
  • Merebus
  • Memanggang di oven tanpa menggunakan minyak atau menggunakan sedikit minyak
  • Menggunakan air-fryer yang berpotensi lebih sehat dibandingkan menggoreng

Manfaat tahu jika diolah dengan benar

Berikut adalah manfaat tahu yang perlu Anda ketahui jika diolah dengan benar:

1. Mengurangi risiko kanker

Tahu memiliki kandungan isoflavon yang merupakan antioksidan untuk menghambat pertumbuhan kanker. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kacang kedelai dan produk olahan kacang kedelai, termasuk tahu, bisa menurunkan risiko kanker, terutama kanker prostat, kanker usus besar (kolorektal), serta kanker payudara.

2. Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular

Memiliki kandungan protein yang tinggi, tahu bisa menggantikan protein hewani dalam menu makanan Anda. Kandungan protein nabati yang ada di dalam tahu diketahui berperan dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh, tekanan darah tinggi, serta risiko aterosklerosis.Zat aktif yang ada di dalam kedelai dan tahu juga bisa meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh, sehingga risiko terkena penyakit jantung dapat berkurang.

3. Osteoporosis

Kandungan isoflavon yang tersedia dalam tahu dipercaya dapat meningkatkan kepadatan tulang dan menurunkan risiko pengeroposan tulang sebelum waktunya.

4. Diabetes tipe 2

Pola makan yang sehat bisa Anda lengkapi dengan memasukkan kedelai atau produk olahannya, termasuk tahu, dalam menu harian Anda untuk mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2.Hal ini diduga berkaitan dengan khasiat tahu yang dapat membantu memperbaiki kadar lemak dan mencegah resistensi insulin di dalam darah.

Catatan dari SehatQ

Kalori tahu goreng bisa mencapai 77 untuk setiap 28 gram. Karena kalori tahu goreng cukup tinggi, Anda tak bisa berlebihan dalam mengonsumsinya. Jika memiliki pertanyaan seputar makanan sehat dan kalorinya, Anda bisa menanyakan ke dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ bisa di-download di Appstore dan Playstore untuk iringi hidup sehat Anda.
proteinmakanan sehatnutrisimakanan tidak sehat
Better Health. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/healthy-cooking-tips
Diakses pada 18 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/why-fried-foods-are-bad
Diakses pada 18 September 2020
US Department of Agriculture. https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html
Diakses pada 18 September 2020
Web MD. https://www.webmd.com/diet/news/20170622/how-bad-for-you-are-fried-foods
Diakses pada 18 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/what-is-tofu#nutrition
Diakses pada 11 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait