Kapan Waktu yang Tepat untuk Ganti Sepatu Lari?


Tidak ada ukuran waktu yang tepat untuk mengganti sepatu lari. Selama sepatu belum rusak dan tidak menyebabkan rasa sakit saat berlari sebenarnya sah-sah saja untuk tetap memakainya. Sol sepatu yang menipis bisa menjadi indikator untuk menngganti sepatu Anda.

0,0
25 Sep 2021|Azelia Trifiana
Ganti sepatu lari saat sudah tidak nyaman atau rusakGanti sepatu lari saat sudah tidak nyaman atau rusak
Jika masih oke-oke saja dipakai setiap hari, lalu kapan waktu yang tepat untuk ganti sepatu lari? Tidak ada ukuran waktu yang tepat untuk mengganti sepatu lari. Selama sepatu belum rusak dan tidak menyebabkan rasa sakit saat berlari sebenarnya sah-sah saja untuk tetap memakainya. Bisa dibilang, memiliki sepatu lari yang layak adalah investasi untuk melindungi dari cedera. Dari yang semula terasa tidak nyaman atau sakit setelah berlari, ganti sepatu lari bisa membawa perubahan signifikan.

Syarat ganti sepatu lari

Tentu kapan waktu yang tepat untuk ganti sepatu lari bisa berbeda-beda antara satu orang dan lainnya. Ini bergantung pada banyak hal, mulai dari frekuensi menggunakannya hingga medan yang dilewati.Lalu, apa saja indikator yang bisa dijadikan panduan?

1. Jarak atau durasi

Para ahli sepakat bahwa waktu yang tepat untuk membeli sepatu lari baru adalah ketika sudah menempuh 450-800 kilometer. Namun, ada kalanya faktor jarak ini tidak masuk hitungan melainkan berpatokan pada durasi yaitu satu tahun.Bahkan meski jarang dipakai, sebaiknya ganti sepatu setelah satu tahun. Sebab jika berpatokan pada jarak yang ditempuh, bagi orang yang jarang berlari tentu waktu hingga bertahun-tahun.

2. Sol menipis

Indikator yang satu ini sangat mudah dideteksi, yaitu ketika bagian sol sepatu telah menipis. Ini berarti sudah sering bergesekan dengan aspal atau frekuensi penggunaan cukup tinggi.Tapi, jangan hanya melihat pada bagian sol saja. Bagian tumit sepatu juga bisa menjadi indikator intensitas penggunaan sepatu lari. Jika sudah waktunya ganti, akan ada buliran bahkan lubang di dalamnya.Menariknya, sol yang telah menipis juga bisa menjadi petunjuk ketika seseorang merasakan cedera. Saat berkonsultasi dengan dokter, tunjukkan sepatu sehingga mereka yang ahli bisa merunut bagaimana cara berjalan atau berlari selama ini.

3. Sering terasa nyeri

Ketika Anda sudah memakai sepatu yang sama dalam periode cukup lama dan kerap merasa sakit, bisa jadi pemicunya adalah sepatu yang digunakan. Akan muncul rasa tidak nyaman dan nyeri ketika berlari.Tak hanya itu, Anda juga akan merasa lebih cepat lelah. Ini adalah pengingat bahwa sudah saatnya ganti sepatu lari.

4. Tidak lagi menopang

Ada banyak sekali fitur pada sepatu lari yang menopang kaki penggunanya. Namun ketika sudah digunakan cukup lama dan tidak terasa menopang, maka saatnya diganti dengan yang baru.Bandingkan dengan saat membeli sepatu baru. Akan ada sensasi tersendiri ketika fiturnya masih benar-benar prima. Ini terkait dengan bounce atau gaya pegas saat digunakan berjalan atau berlari.Ini penting karena ketika bounce sudah berkurang, akan membuat postur tidak stabil. Parahnya lagi, kondisi ini bisa jadi awal terjadinya cedera.

5. Terasa tidak seimbang

Perhatikan juga tanda-tanda ketika sepatu terasa tidak seimbang. Bisa jadi, ini terkait dengan cara berjalan atau berlari yang perlu diperiksa lebih lanjut. Ketika berkonsultasi dengan pakarnya, mereka bisa merekomendasikan sepatu yang sesuai dengan kebutuhan.

Cara memperpanjang usia sepatu

Memang penting mengetahui kapan saatnya ganti sepatu lari yang baru. Namun, tak kalah krusial adalah mengetahui cara merawat usia sepatu agar tahan lama. Beberapa tipsnya adalah:
  • Pakai saat berlari

Sebisa mungkin, hanya pakai sepatu lari saat akan berlari saja. Penggunaan setiap hari dapat mengurangi masa pakainya secara dramatis.
  • Lepas dengan tepat

Ketika akan melepas sepatu, pastikan sudah membuka ikatan talinya. Lalu, hindari menginjak bagian tumit sepatu sembari berjalan ketika tidak lagi berlari. Ini bisa merusak bagian dasar sepatu karena meregang berlebihan.
  • Jaga kebersihan

Setiap usai digunakan, bersihkan sepatu dari lumpur, air, atau kotoran lain. Tarik juga kerikil yang mungkin terperangkap di sol sepatu. Jika harus dicuci, jangan masukkan ke mesin cuci. Gunakan spons dan air sabun, lalu keringkan dengan cara diangin-anginkan.

Catatan dari SehatQ

Memakai sepatu lari yang sudah tidak layak artinya sudah tidak menopang dengan baik. Padahal, saat berlari ada hentakan yang perlu cushion optimal. Konsekuensinya, bisa menyebabkan cedera pada kaki, lutut, atau tungkai.Jadi, jangan tunggu hingga kondisi sepatu benar-benar parah sebelum menggantinya. Kenali beberapa indikator di atas sebagai pengingat kapan harus mengganti sepatu.Sepatu yang dirasa masih baik namun sudah lewat dari setahun bisa digunakan untuk aktivitas lain seperti berkebun di rumah.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar risiko cedera saat berlari dengan sepatu kurang tepat, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
olahragatips olahragalari
Verywell Fit. https://www.verywellfit.com/signs-your-running-shoes-need-to-be-replaced-2911801
Diakses pada 12 September 2021
Verywell Fit. https://www.verywellfit.com/when-should-i-replace-my-walking-shoes-3436325
Diakses pada 12 September 2021
Live Strong. https://www.livestrong.com/article/13767946-replace-running-shoes/
Diakses pada 12 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait