9 Waktu Paling Penting untuk Cuci Tangan Pakai Sabun

(0)
07 Jul 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Cuci tangan pakai sabun untuk membunuh bakteriMencuci tangan dengan sabun dapat mencegah berbagai penyakit menular
Mencuci tangan saat sebelum dan setelah beraktivitas terlihat sebagai tindakan yang sepele. Namun, kebiasaan ini memiliki peran yang sangat besar untuk memerangi risiko penyakit terkait masalah sanitasi, misalnya diare dan cacingan. Oleh karena itu, pemerintah melalui Ol Kesehatan pun terus menggalakkan program Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) ke seluruh pelosok negeri.

Kenapa harus cuci tangan pakai sabun?

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), cuci tangan pakai sabun mampu mengurangi angka kejadian diare hingga 45 persen.Pemerintah Indonesia pun melihat demikian. Semua pihak percaya bahwa langkah kecil ini dapat menurunkan angka kematian anak-anak akibat diare yang diperkirakan mencapai 31.000 balita per tahun pada 2012 lalu; jika dilakukan dengan benar.Selain itu, rajin cuci tangan dengan sabun mampu menekan penyebaran penyakit cacingan, menurunkan kasus infeksi saluran pernafasan atas (ISPA), dan flu burung hingga 50 persen.

Kapan harus cuci tangan pakai sabun?

Cuci tangan pakai sabun harus sesering mungkin. Namun, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) merekomendasikan Anda terutama mencuci tangan dalam kondisi-kondisi sebagai berikut:
  • Sebelum, selama, dan setelah mempersiapkan makanan.
  • Sebelum makan.
  • Sebelum dan setelah merawat orang sakit, baik di rumah maupun di pusat kesehatan, terutama bila ia sakit yang mengakibatkan muntah ataupun diare.
  • Sebelum dan setelah merawat luka.
  • Setelah buang air atau menggunakan toilet.
  • Setelah mengganti popok atau membersihkan anak-anak maupun bayi yang baru saja menggunakan toilet.
  • Setelah Anda batuk, bersin, dan membersihkan hidung.
  • Setelah menyentuh hewan, memberi makan, maupun membersihkan kotorannya.
  • Setelah menyentuh sampah.
Apakah mencuci tangan harus menggunakan sabun cuci tangan khusus yang mengandung antiseptik atau antibakteri? Menurut Kemenkes, sabun apa pun bisa digunakan untuk mencuci tangan, baik itu sabun mandi biasa yang berbentuk batangan, sabun cair, hingga sabun antiseptik itu sendiri.Perbedaan mendasar antara sabun biasa dengan sabun cuci tangan yang mengandung antiseptik atau disinfektan, yaitu sabun antiseptik mengandung zat antibakteri seperti Triklosan yang memang resisten terhadap organisme tertentu.Namun, hingga kini tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa sabun ini dapat membuat seseorang tidak terkena kuman tertentu yang berada di alam.

Cara mencuci tangan yang benar

Penting bagi Anda memerhatikan cara mencuci tangan dengan sabun yang benar agar menghasilkan tangan yang bersih dan bebas kuman. Berikut beberapa tips cara mencuci tangan yang direkomendasikan oleh CDC:
  • Basahi tangan Anda dengan air mengalir (dingin atau hangat) dan bersih, matikan kran, kemudian gunakan sabun cuci tangan.
  • Ratakan busa sabun ke seluruh bagian tangan. Pastikan area punggung tangan, sela-sela jari, dan area di bawah kuku ikut dibersihkan.
  • Gosok-gosok tangan setidaknya 20 detik untuk membunuh kuman.
  • Bilas tangan yang telah dicuci dengan air mengalir dan bersih.
  • Keringkan tangan menggunakan handuk bersih atau diangin-anginkan.
Selain menggunakan air mengalir, Anda juga dapat menggunakan hand sanitizers. Ini adalah jenis pembersih tangan yang mengandung alkohol setidaknya 60 persen. Untuk menggunakan hand sanitizers, baca aturan pakai yang terdapat pada label kemasannya.Biasanya, Anda hanya perlu menuangkan gel ke salah satu tangan, kemudian gosok-gosokkan gel hingga merata ke seluruh bagian tangan hingga gel menguap dan tidak terasa basah di tangan. Pastikan Anda juga membersihkan area punggung tangan, sela-sela jari, dan bawah kuku.Terapkan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun ini secara rutin. Akan tetapi, jangan lakukan terlalu sering dan berlebihan karena justru bisa mengeliminasi bakteri yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
cuci tanganpola hidup sehat
Kementerian Kesehatan RI. https://www.depkes.go.id/development/site/jkn/index.php?cid=2086&id=cuci-tangan-pakai-sabun-
Diakses pada 12 November 2019
Infodatin Kemenkes. https://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/infodatin-ctps.pdf
Diakses pada 12 November 2019
CDC. https://www.cdc.gov/handwashing/when-how-handwashing.html
Diakses pada 12 November 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/hand-washing/art-20046253
Diakses pada 12 November 2019
Piedmont Health Care. https://www.piedmont.org/living-better/too-much-hand-washing-can-make-you-sick
Diakses pada 12 November 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait