Wajib Dilakukan Sebelum dan Sesudah Membuat Tato, Apa Saja?

Pastikan menggunakan jarum yang steril dan baru sebelum membuat tato
Pikirkan dengan matang desain tato dan posisinya di tubuh karena tato bersifat permanen

Menambahkan apapun pada tubuh tentu ada risiko yang mengiringinya, termasuk urusan membuat tato. Artinya, keputusan membuat tato harus direncanakan dengan matang dan dilakukan oleh orang yang benar-benar berlisensi.

Apalagi, membuat tato adalah perubahan jangka panjang dan tidak bisa dihapus dengan mudah. Hingga 14 hari setelah membuat tato, sensasi gatal hingga iritasi masih bisa terasa.

Persiapan sebelum membuat tato

Ada banyak hal yang benar-benar harus dirancang dengan matang sebelum memutuskan untuk menambah tato pada diri Anda. Apa saja persiapannya?

  • Konsultasi 

Setelah mengetahui ide desain tato yang akan dibuat, hal pertama yang dilakukan adalah berkonsultasi dengan orang yang akan membuatkan tato. Ada banyak hal yang didiskusikan dalam tahap ini, mulai dari lokasi, desain, warna, dan banyak lagi.

Jika masih bingung menentukan siapa seniman tato yang akan membuatkan tato Anda, tak perlu ragu bertanya portofolio mereka. Pastikan memilih orang yang benar-benar kredibel dan profesional.

  • Tentukan ukuran dan posisi

Penting untuk memastikan terlebih dahulu seberapa besar dan di mana lokasi tato akan dibuat. Tak lupa, pertimbangkan juga apakah Anda ingin tato sangat terlihat atau tidak terlalu kentara. Pada beberapa hari awal setelah membuat tato, garis dan bentuknya bisa terlihat sangat jelas namun akan memudar dengan sendirinya setelah beberapa saat.

  • Pastikan seniman tato berlisensi

Sebelum menentukan siapa yang akan dipercaya membuat tato, cari tahu dulu apakah seniman tato itu berlisensi atau tidak. Tak hanya itu, pastikan studio tempat Anda membuat tato juga telah memegang lisensi yang sama. Lakukan riset untuk tahu bagaimana testimoni orang-orang yang pernah menggunakan jasa mereka sebelumnya.

  • Perhatikan kebersihannya

Tak hanya soal lisensi, penting untuk melihat betul bagaimana kebiasaan studio tempat Anda akan membuat tato. Perhatikan apakah mereka menjaga kebersihan dan memastikan seluruh peralatannya dalam kondisi higienis. 

Tak kalah penting, pastikan seniman tato hanya menggunakan jarum dan tinta sekali pakai untuk mencegah kontaminasi silang penyakit. Hal ini juga berlaku pada sarung tangan, silet, dan lainnya.

  • Kenakan pakaian yang nyaman

Setelah menentukan di mana lokasi tato akan digambar, kenakan pakaian yang tidak menghambat akses ke lokasi tersebut. Jika tidak memungkinkan, kenakan pakaian yang mudah digulung sehingga tidak mengganggu proses pembuatan tato.

  • Sampaikan kemungkinan alergi

Apabila ada kemungkinan Anda merasa alergi terhadap substansi tertentu, sampaikan kepada pihak seniman tato sebelum mulai membuat tato. Barulah kemudian bisa didiskusikan alternatif apa yang paling memungkinkan.

  • Bersiap dengan rasa sakit

Tentu mustahil proses pembuatan tato tidak menimbulkan rasa sakit. Beberapa area tubuh yang dirasa paling sakit saat membuat tato di antaranya dahi, leher, tulang belakang, tulang rusuk, tangan, jari tangan, pergelangan kaki, dan bagian punggung kaki. 

Saat tato dibuat, tak ada salahnya berlatih teknik pernapasan untuk membantu menahan napas. Jika rasa sakit benar-benar tak tertahankan, sampaikan kepada seniman tato yang membuat. Biasanya, mereka akan memberi waktu untuk jeda sejenak.

Bagaimana perawatan setelah membuat tato?

Setelah mengetahui persiapan apa saja yang diperlukan sebelum membuat tato, antisipasi pula apa yang harus diketahui setelahnya. Berikut beberapa hal yang penting dilakukan:

  • Pastikan area tertutup

Apabila Anda masih akan beraktivitas di luar ruangan setelah membuat tato, pastikan area tato tetap tertutup plester. Setelah sampai di rumah, cuci tangan sebelum membuka plester atau penutup area tato. 

Hal ini penting karena tato yang baru selesai adalah luka terbuka yang rentan menjadi pintu masuk kuman atau bakteri.

  • Gunakan sabun sesuai rekomendasi

Untuk membersihkan area tato, gunakan sabun pembersih yang direkomendasikan oleh seniman tato Anda. Sebaiknya, hindari dulu sabun dengan alkohol atau pewangi karena rentan menyebabkan iritasi.

  • Tidak menggosok tato

Setelah dibersihkan, pastikan hanya mengeringkan tato dengan menepuknya perlahan dengan handuk lembut. Jangan sekalipun menggosoknya karena dapat menyebabkan kulit mengelupas.

  • Siapkan losion

Pada hari ke-1 hingga ke-6 setelah membuat tato, terkadang area kulit terasa bengkak dan sakit. Sensasinya seperti kulit saat terbakar matahari. Selain itu, bisa juga muncul rasa gatal. Untuk meredakannya, gunakan losion yang direkomendasikan oleh seniman tato.

  • Tidak menarik kulit yang mengelupas

Beberapa hari setelah membuat tato, ada kemungkinan area kulit terkelupas. Tidak perlu panik, ini adalah bagian dari proses pemulihan dan biasanya akan mereda setelah 7 hari. Namun jangan menarik kulit yang mengelupas karena dapat membuat tato rusak.

Tak lupa, bekali diri Anda dengan cukup minum dan makan agar tubuh lebih siap menghadapi rasa sakit. Pastikan kulit terhidrasi dengan minum cukup air putih. Selain itu, pastikan perut sudah terisi untuk mencegah tubuh terasa lemas.

Jangan membuat tato saat tubuh sedang tidak fit. Ketika dalam kondisi yang tidak prima, maka sensitivitas terhadap rasa sakit akan meningkat. Tak hanya itu, jika sistem kekebalan tubuh tidak dalam kondisi optimal, area kulit sekitar tato akan lebih lama pulih.

Healthline. https://www.healthline.com/health/do-tattoos-hurt#minimizing-pain
Diakses 12 Februari 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/getting-a-tattoo-guide-what-to-expect#checklist-what-to-expect
Diakses 12 Februari 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/tattoos-and-piercings/art-20045067
Diakses 12 Februari 2020

Artikel Terkait