Wajib Dihindari Saat Hamil, Ini Minuman Penyebab Keguguran


Beberapa minuman penyebab keguguran yaitu alkohol, teh, kopi, jus buah, dan susu yang tidak dipasteurisasi. Minuman tersebut juga berisiko membahayakan perkembangan janin dan kesehatan ibu.

(0)
Teh yang dikonsumsi berlebihan dapat menjadi minuman penyebab keguguranKafein dalam teh, bila dikonsumsi berlebihan selama hamil, berpotensi menghambat pertumbuhan bayi dalam kandungan
Pada masa kehamilan, banyak hal yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil untuk menjaga janin dalam kandungan tetap sehat, termasuk saat mengonsumsi minuman. Jika dikonsumsi secara sembarangan, beberapa minuman berpotensi memicu terjadinya keguguran. Lantas, apa saja minuman penyebab keguguran?

Ragam minuman penyebab keguguran

Ketika hamil, sebaiknya perhatikan kandungan dari minuman-minuman yang Anda konsumsi. Sejumlah minuman diketahui mempunyai kandungan yang bisa membahayakan keselamatan janin Anda.Berikut ini beberapa minuman penyebab keguguran yang sebaiknya dihindari selama masa kehamilan:

1. Alkohol

Konsumsi alkohol pada masa kehamilan dapat berdampak buruk terhadap kehamilan Anda. Salah satu efek samping konsumsi alkohol saat hamil adalah meningkatkan risiko keguguran. Selain itu, minum minuman beralkohol pada masa kehamilan juga berpotensi memicu kondisi-kondisi seperti:
  • Meningkatkan risiko bayi lahir dalam keadaan meninggal
  • Berdampak negatif terhadap perkembangan otak bayi
  • Menyebabkan kelainan bentuk wajah
  • Meningkatkan risiko bayi lahir dengan cacat intelektual
  • Mengakibatkan kelainan jantung pada bayi
Melihat risiko yang bisa ditimbulkan, Anda sebaiknya menghindari alkohol selama kehamilan. Mengonsumsi alkohol dalam jumlah sedikit pun dapat berdampak buruk bagi perkembangan janin dalam kandungan.

2. Jus buah yang tidak dipasteurisasi

Jus buah yang tidak melewati proses pasteurisasi dapat berbahaya apabila dikonsumsi oleh ibu hamil. Ketika tidak melewati proses pasteurisasi, jus buah rentan terhadap kontaminasi bakteri. Bakteri tersebut dapat muncul secara alami atau disebabkan kontaminasi selama penyimpanan.Bakteri pada jus buah yang tidak dipasteurisasi berpotensi memicu terjadinya infeksi. Infeksi bakteri dapat mengancam keselamatan janin dalam kandungan dan mengakibatkan terjadinya keguguran. Pasteurisasi sendiri adalah cara paling efektif untuk membunuh bakteri berbahaya dalam makanan tanpa mengubah kandungan gizi.

3. Susu yang tidak dipasteurisasi

Sama seperti jus buah tanpa pasteurisasi, susu yang tidak melewati tahap pasteurisasi dapat memicu infeksi bakteri. Infeksi bakteri dapat berdampak buruk pada kesehatan janin maupun Anda sendiri. Oleh sebab itu, pastikan Anda membeli produk susu yang telah dipasteurisasi sebelum mengonsumsinya. 

4. Kopi

Kopi mengandung banyak kafein. Kandungan kafein dalam kopi berpotensi memicu terjadinya keguguran pada awal masa kehamilan. Selain dapat menyebabkan keguguran, asupan kafein yang berlebihan dapat menghambat pertumbuhan janin.Tidak hanya itu, kafein juga meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat di bawah normal. Saat bayi lahir dengan berat badan di bawah rata-rata (kurang dari 2,5 kg), risiko kematian bayi dan mengalami penyakit kronis ketika tumbuh dewasa akan mengalami peningkatan.

5. Teh

Sama seperti halnya kopi, teh juga memiliki kandungan kafein. Konsumsi kafein berlebihan ketika hamil berpotensi menghambat pertumbuhan bayi dalam kandungan. Senyawa ini turut membuat risiko keguguran meningkat.Menurut American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG), ibu hamil disarankan membatasi asupan kafein kurang dari 200 mg/hari. Hal ini bertujuan untuk menghindarkan ibu hamil dari risiko yang mungkin ditimbulkan.

6. Minuman bersoda

Minuman bersoda memiliki kandungan kafein yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami keguguran. Di sisi lain, minuman bersoda umumnya kaya akan kandungan gula. Asupan gula berlebih pada masa kehamilan meningkatkan peluang bayi mengalami kelebihan berat badan ketika tumbuh dewasa.Agar terhindar dari risiko tersebut, batasi agar asupan kafein Anda tak melebihi 200 mg/hari. Lebih baiknya lagi, Anda sebaiknya tidak mengonsumsi minuman dengan kandungan kafein selama hamil untuk mencegah risiko yang bisa ditimbulkan.

Tips menjaga kesehatan janin dalam kandungan

Selain menghindari minuman penyebab keguguran, ada sejumlah tindakan yang bisa Anda lakukan untuk menjaga janin dalam kandungan tetap sehat. Sejumlah tips yang dapat Anda terapkan, di antaranya:
  • Istirahat dengan cukup
  • Mengonsumsi vitamin prenatal
  • Rutin melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan
  • Rutin melakukan latihan ringan
  • Jaga agar tubuh selalu terhidrasi
  • Konsumsi makanan yang kaya akan kandungan folat
  • Menggunakan sepatu yang nyaman untuk mencegah nyeri saat berjalan
  • Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung serat agar terhindar dari sembelit
  • Jangan membersihkan kotoran kucing dengan tangan sendiri untuk menghindari infeksi bakteri

Catatan dari SehatQ

Ibu hamil wajib memerhatikan kandungan dalam minuman yang dikonsumsinya. Hal ini wajib dilakukan karena kandungan yang terdapat dalam minuman tertentu bisa meningkatkan risiko terjadinya keguguran.Beberapa minuman penyebab keguguran, di antaranya alkohol, teh, kopi, jus buah, dan susu yang tidak dipasteurisasi. Untuk berdiskusi lebih lanjut terkait minuman penyebab keguguran tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
menjaga kehamilanperkembangan janinkeguguran
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/11-foods-to-avoid-during-pregnancy
Diakses pada 30 Desember 2020
UC San Diego Health. https://health.ucsd.edu/news/features/pages/2016-01-05-36-pregnancy-tips-listicle.aspx
Diakses pada 30 Desember 2020
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/eating-well/what-to-drink-during-pregnancy.aspx
Diakses pada 30 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait