Wah, Ini Dia Manfaat Bersepeda untuk Kesehatan Otak

Untuk menekan potensi demensia di usia lanjut, Anda disarankan bersepeda secara konsisten
Salah satu manfaat bersepeda adalah meningkatkan aliran darah di otak yang berdampak baik bagi kesehatan otak.

Tahukah Anda, bahwa latihan ketahanan dan kekuatan yang teratur seperti bersepeda, dapat membantu memperlambat beragam perubahan fisiologis negatif yang terjadi akibat penuaan. Selain itu, bersepeda juga mengurangi risiko sejumlah penyakit degeneratif seperti penyakit jantung koroner dan beberapa jenis kanker.

Beberapa peneliti menyatakan, berolahraga teratur dalam jangka waktu panjang, dapat melindungi seseorang dari demensia di masa depan. Pasalnya, dengan melakukan latihan rutin, aliran darah serebral akan meningkat, sehingga membantu kesehatan jaringan otak.

Manfaat Bersepeda untuk Meningkatkan Aliran Darah

Sebuah penelitian tentang aliran darah, melibatkan sepuluh responden yang terbiasa bersepeda dengan intensitas sedang. Kemudian, aliran darah di otak mereka diukur, dengan menggunakan teknik akurat bernama Positron Emission Tomography (PET).

Saat penelitian dilakukan, responden diminta mengonsumsi air dengan kandungan oksigen, atau air yang memancarkan partikel positron, sebelum bersepeda. Selanjutnya, para peneliti mengamati aliran air dan darah di sekitar otak, yang dicitrakan sembari bersepeda.

Ketika para responden mulai mengayuh sepeda, aliran darah ke otak secara keseluruhan, meningkat cukup signifikan, yaitu hampir 28 persen. Bahkan, pada beberapa area di otak, peningkatan aliran darah terjadi hingga lebih dari 70 persen. Menjelang akhir perjalanan, aliran darah ke otak kembali turun ke tingkat istirahat. Meski demikian, aliran darah di dua wilayah, yaitu korteks sensorimotor untuk kaki, dan serebelum vermis, tetap mengalami peningkatan hingga 40 persen.

Manfaat Bersepeda untuk Kesehatan Otak

Penelitian ini cukup penting, karena menjadi riset yang pertama kali mengukur aliran darah otak secara akurat selama berolahraga, dengan memanfaatkan PET. Metode PET memungkinkan para peneliti memindai otak dalam kasus demensia dini, seperti penyakit Alzheimer.

Peningkatan besar aliran darah otak selama mengayuh sepeda, khususnya selama transisi dari fase istirahat ke fase aktivitas, telah membuka penemuan baru. Di antaranya mengungkap, latihan aerobik dapat mengurangi risiko terhadap demensia seperti Alzheimer.

Peningkatan aliran darah otak yang terjadi sesaat setelah latihan dimulai, menunjukkan bahwa olahraga yang melibatkan banyak transisi, seperti latihan interval, dapat sangat berguna untuk menjaga kesehatan otak. Ini juga dikaitkan dengan fakta, bahwa latihan dengan intensitas tinggi, diketahui sangat efektif dalam mengatasi penurunan kognitif pada orang tua.

Bersepeda Sesuai Kondisi Kesehatan

Untuk menekan potensi demensia di usia lanjut, Anda disarankan bersepeda secara konsisten, dan tetap memaksimalkan latihan. Meski demikian, individu berusia 60 tahun ke atas, sebaiknya memperhatikan faktor-faktor berikut ini.

Intensitas dan Durasi:

Bersepedalah dengan intensitas dan durasi yang ringan hingga sedang.

Kondisi Kesehatan:

Pastikan untuk selalu memeriksakan kondisi kesehatan, khususnya denyut jantung.

Asupan Makanan:

Imbangi dengan asupan makanan yang sehat dan bergizi serta istirahat yang cukup.

Interval Latihan: 

Lakukan beberapa pelatihan interval reguler yang mungkin sangat efektif untuk meningkatkan aliran darah otak.

Dari semua penyakit yang mengancam kesehatan di masa depan, gangguan yang kerap menjadi fatal adalah kondisi kesehatan otak yang menurun. Pasalnya, otak manusia juga dapat mengalami kerusakan di kemudian hari, yang mengarah pada kondisi seperti demensia.

Bentuk paling umum dari demensia adalah penyakit Alzheimer, yang ditandai dengan gejala-gejala seperti kehilangan ingatan, kebingungan, perubahan suasana hati dan kesulitan dalam pekerjaan sehari-hari. Sayangnya, hingga saat ini, belum dapat ditemukan obat untuk penyakit Alzheimer atau untuk beragam penyebab demensia lainnya. Namun, Anda dapat menekan risikonya dengan rajin bersepeda. Selain meningkatkan kesehatan otak, bersepeda pun bisa menjauhkan Anda dari bahaya diabetes!

Cycling Weekly. https://www.cyclingweekly.com/fitness/cycling-brain-health-115401
Diakses pada 21 Februari 2019

Kementerian Kesehatan RI. http://p2ptm.depkes.go.id/infographic-p2ptm/hipertensi-penyakit-jantung-dan-pembuluh-darah/page/9/apa-saja-manfaat-sehat-yang-bisa-didapat-dari-bersepeda-bagian-2
Diakses pada 21 Februari 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed