6 Vitamin untuk Menghilangkan Capek dan Pegal ini Terbukti Manjur

(0)
Vitamin untuk menghilangkan capek dan pegal adalah multivitamin BVitamin untuk menghilangkan capek dan pegal bisa ditemukan beragam makanan
Vitamin untuk menghilangkan capek dan pegal banyak dicari kaum pekerja kantoran yang kerap duduk lama di meja kerja. Tidak hanya itu, vitamin ini juga menjadi incaran bagi orang yang gaya hidupnya aktif ketika rasa lelah sudah tak tertahankan.Jika tidak diatasi segera, badan capek dan pegal akan mengganggu produktivitas sehari-hari.

Vitamin untuk menghilangkan capek dan pegal

Asupan vitamin harian didapat dari makanan sehat
Vitamin untuk menghilangkan capek dan pegal sebenarnya bisa didapat pada asupan makanan sehari-hari. Namun, seringkali kesibukan membuat kita tidak sempat makan. Apalagi memerhatikan kandungan gizi dan pilihan lauknya.Akhirnya, minum vitamin pun jadi solusi praktis untuk menghilangkan capek dan pegal yang mendera badan. Lantas, apa saja vitamin untuk menghilangkan capek dan pegal?

1. Vitamin B1

Vitamin B1 (tiamin) ampuh untuk menghilangkan capek dan pegal karena bekerja langsung pada otot. Jika konsumsi vitamin B1 tidak mencukupi, tanda utama yang bisa terlihat adalah kecapekan.Pada penelitian yang diterbitkan Neural Generation Research, kekurangan vitamin B1 atau dilaporkan menyebabkan gangguan pada otot, khususnya kerusakan otot lurik. Otot lurik atau otot rangka adalah otot yang digunakan anggota tubuh untuk bergerak.Penelitian ini juga menemukan bahwa orang yang memiliki kelainan distrofi miotonik cenderung kekurangan vitamin B1. Kelainan ini ditandai dengan kelemahan otot progresif (terjadi berkelanjutan).

2. Vitamin B3

Nyeri sendi bisa reda dengan vitamin B3
Vitamin B3 terkenal dengan manfaatnya dalam perawatan kulit. Namun, vitamin ini ternyata juga mampu untuk menghilangkan capek dan pegal.Terbukti, vitamin B3 mampu mengolah asupan karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi. Tentunya, jumlah energi yang cukup menghindari kita dari rasa kelelahan.Vitamin B3 pun juga bagus untuk masalah sendi. Pada penelitian yang diterbitkan Inflammation Research, nyeri sendi akibat peradangan dapat berkurang berkat asupan vitamin B3.Penelitian ini juga menemukan, sendi pun menjadi lebih aktif dan fleksibel setelah diberikan vitamin B3.

3. Vitamin B6

Pada penelitian yang diterbitkan Alternative Medicine Review, vitamin B6 erat kaitannya dengan anemia.Vitamin B6 sebagai vitamin untuk menghilangkan capek dan pegal hadir dalam bentuk pyridoxal 5' phospate. Kandungan ini terbukti membantu produksi hemoglobin pada tubuh.Orang dengan anemia kekurangan hemoglobin. Hemoglobin berfungsi membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh. Pada penderita anemia, gejala yang dirasakan adalah pusing dan kecapekan.

4. Vitamin B12

Otot  tegang bikin pegal-pegal
Vitamin B12 rupanya berperan sebagai vitamin untuk menghilangkan capek dan pegal yang disebabkan oleh gangguan pada saraf pada tubuh.Hal ini pun ditunjukkan pada penelitian yang diterbitkan jurnal BMC Oral Health. Penelitian ini melaporkan, kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan kesemutan dan gangguan keseimbangan tubuh.Kekurangan B12 juga dapat menyebabkan otot menjadi lemah dan refleks gerak berkurang. Di sisi lain, kekurangan vitamin ini juga dapat menyebabkan otot malah menegang terus-menerus.Otot yang lemah adalah tanda kelelahan, sementara otot yang tegang dapat membuat badan pegal.Maka, agar terhindar dari gejala-gejala tersebut, konsumsi vitamin B12 untuk menghilangkan capek dan pegal.

5. Vitamin C

Kekurangan vitamin C menyebabkan tubuh lelah dan lemas, seperti yang dilaporkan penelitian dalam jurnal BMC Pediatrics.Selain menyebabkan gusi berdarah dan kerusakan gigi, gejala yang dirasakan ketika tubuh kekurangan vitamin C adalah kelelahan. Pada penelitian ini, tanda-tanda kelelahan juga diikuti dengan nyeri betis dan sendi yang membengkak.Tidak hanya itu, kekurangan vitamin C juga menyebabkan anemia. Hal ini dikarenakan vitamin C berfungsi menyerap zat besi dalam tubuh.Zat besi berguna untuk memproduksi sel darah merah. Jika kekurangan zat besi, gejala utama anemia yang bisa dirasakan adalah kecapekan. Karena itu, vitamin C ampuh untuk menghilangkan capek dan pegal.

6. Vitamin D

Kecapekan juga karena kekurangan vitamin D
Kelelahan juga merupakan salah satu tanda kekurangan vitamin D. Hal ini pun dibuktikan pada penelitian yang diterbitkan North American Journal of Medical Science.Pada penelitian tersebut, 77,2% penderita kelelahan terbukti kekurangan asupan vitamin D. Kekurangan vitamin D pun juga membuat tulang rapuh dan otot melemah. Hal inilah yang membuat tubuh terasa capek.Pegal-pegal pun juga bisa dirasakan saat kekurangan vitamin D. Hal ini dikarenakan tanda lainnya saat kekurangan vitamin D adalah adanya nyeri pada otot dan sendi.

Catatan dari SehatQ

Selain dengan pijat dan tidur sebentar, Anda juga bisa mengonsumsi vitamin untuk menghilangkan capek dan pegal.Tidak hanya itu. Vitamin ini juga berguna untuk meningkatkan imun dan mencegah anemia sehingga badan tidak mudah capek dan lesu.Namun perlu diingat, asupan vitamin sebenarnya paling baik jika didapat dari menu makanan sehari-hari. Artinya, utamakan konsumsi makanan yang bergizi agar terhindar dari capek dan pegal.Jika ingin minum vitamin untuk menghilangkan capek dan pegal, konsultasikan dulu lewat chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Dengan begitu, Anda jadi bisa lebih tahu vitamin apa yang paling tepat dan bagaimana cara mengonsumsinya yang benar.Download SehatQ sekarang di Apple Store dan Google Play.
vitaminanemiakelelahan
Neural Regeneration Research. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5090854/ (Diakses pada 15 September 2020)Live Science. https://www.livescience.com/51825-niacin-benefits.html (Diakses pada 15 September 2020)Alternative Medicine Review. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/11207460/ (Diakses pada 15 September 2020)Baylor University Medical Center Proceedings. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1484532/ (Diakses pada 15 September 2020)Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/anemia/symptoms-causes/syc-20351360 (Diakses pada 15 September 2020)Medicine (Baltimore). https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/1648656/ (Diakses pada 15 September 2020)BMC Pediatrics. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6612164/ (Diakses pada 15 September 2020)Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/iron-deficiency-anemia/symptoms-causes/syc-20355034 (Diakses pada 15 September 2020)North American Journal of Medical Science. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4158648/ (Diakses pada 15 September 2020)Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321923 (Diakses pada 15 September 2020)
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait