Ini Dia 4 Vitamin Mata yang Berguna untuk Menjaga Kesehatan Mata Anda

Vitamin A, C, D, dan E merupakan vitamin untuk mata
Beberapa vitamin berpotensi dapat mencegah mata kering dan berguna untuk menjaga kesehatan mata.

Mata kering disebabkan oleh kurangnya volume air mata atau drainase dan penguapan air mata terjadi terlalu cepat. Berbagai penelitian dikembangkan untuk meneliti apakah suplemen vitamin dapat digunakan untuk mengurangi gejala mata kering. Namun, bukti ilmiah fungsi vitamin untuk mata dalam penanganan mata kering belum banyak dan belum ditemukan hubungan langsung.

Beberapa penelitian menunjukkan suplemen vitamin dapat berguna untuk orang lanjut usia yang tidak memiliki asupan vitamin cukup. Meskipun begitu, memenuhi kebutuhan vitamin tetaplah penting. Suplemen vitamin banyak dijual bebas, namun perlu diingat sumber vitamin paling baik tetap didapatkan melalui asupan makanan sehari-hari.

Vitamin untuk Mata

Berikut beberapa vitamin yang berpotensi dapat mencegah mata kering dan berguna untuk menjaga kesehatan mata Anda:

1. Vitamin A

Vitamin A adalah vitamin untuk mata. Kurangnya asupan vitamin A melalui asupan makanan adalah penyebab utama defisiensi vitamin A. Penyebab lainnya adalah penyakit pada usus besar yang mengganggu penyerapan nutrien penting bagi tubuh, seperti penyakit Chron dan pankreatitis.

Kekurangan vitamin untuk mata ini dapat menyebabkan xeroftalmia, yang diawali dengan penglihatan rabun di malam hari (dulu dikenal dengan istilah rabun ayam). Jika kondisi ini berlanjut, dapat menyebabkan mata kering dan kerusakan kornea, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kebutaan. Pemerintah secara rutin memberikan suplemen vitamin untuk mata ini bagi anak-anak untuk mencegah kekurangan vitamin A.

Anda harus berhati-hati agar tidak mengonsumsi suplemen vitamin A dalam jumlah berlebihan. Walaupun jarang, orang dengan variasi genetik yang rentan dapat mengalami hilangnya penglihatan akibat konsumsi vitamin A berlebihan. Efek samping lain mencakup nyeri perut, sakit kepala, mual, dan iritabilitas, bahkan terganggunya penglihatan.

Dokter menyarankan konsumsi suplemen vitamin A tidak melebihi 10.000 IU per hari. Vitamin A ditemukan pada produk hewani, seperti daging, ikan, ayam, dan produk susu. Sedangkan provitamin A dapat ditemukan pada buah-buahan dan sayur-mayur.

2. Vitamin C

Vitamin C penting bagi pembuluh darah mata sehingga berguna bagi kesehatan mata secara umum. Beberapa sumber vitamin C yang bisa Anda tambahkan dalam asupan sehari-hari, yaitu:

  • Jeruk
  • Bayam
  • Tomat
  • Pisang
  • Apel

3. Vitamin D

Peneliti menemukan kemungkinan adanya hubungan antara vitamin D dengan mata kering. Defisiensi vitamin D dapat menyebabkan gangguan produksi air mata. Vitamin D membantu mengatasi mata kering dengan mengurangi peradangan pada kornea dan membantu produksi air mata.

Penelitian oleh Bae SH, et al menunjukkan bahwa suplemen vitamin D membantu sekresi air mata, mengurangi ketidakseimbangan air mata, dan mengurangi peradangan pada permukaan mata. Walaupun penelitian hanya dilakukan pada grup sampel yang kecil, tidak ada salahnya untuk mencukupi kebutuhan tubuh kita akan vitamin D.

Vitamin D dapat diproduksi oleh tubuh dengan bantuan sinar matahari. Walaupun negara kita berada di negara tropis di mana matahari bersinar sepanjang tahun. Data menunjukkan defisiensi vitamin D di Asia Tenggara berkisar antara 6-70%. Hal ini dapat disebabkan oleh keengganan kebanyakan orang untuk keluar ruangan saat matahari bersinar terik. Padahal penelitian terbaru menemukan bahwa paparan sinar matahari yang menjadi sumber vitamin D terbanyak adalah sekitar tengah hari. 

4. Vitamin E

Vitamin E merupakan antioksidan yang dapat melindungi sel-sel mata dari kerusakan. Vitamin E banyak ditemukan pada kacang-kacangan dan ubi.

5. Zinc

Zinc adalah mineral yang penting untuk merubah vitamin A menjadi melanin, sebuah pigmen pelindung mata. Secara alami, tubuh kita tidak memproduksi zinc, sehingga asupan nutrisi ini harus cukup. Makanan yang mengandung zinc, di antaranya:

  • Tiram
  • Daging sapi
  • Makanan laut seperti ikan, udang
  • Telur
  • Susu.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/315270.php
Diakses pada April 2019

WebMD. https://www.webmd.com/eye-health/dry-eye-change-diet#2
Diakses pada April 2019

Bae SH, et al. Vitamin D supplementation for patients with dry eye syndrome refractory to conventional treatment. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5048427/
Diakses pada April 2019

Nimitphong H. Vitamin D status and sun exposure in southeast Asia. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3897596/
Diakses pada April 2019

Springer. https://link.springer.com/chapter/10.1007/978-0-387-77574-6_7
Diakses pada April 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed