Mengonsumsi vitamin tulang dapat mencegah terjadinya rakitis pada bayi dan anak
Berjemur di pagi hari bisa menjadi salah satu cara mudah mendapat vitamin D.

Rakitis adalah kondisi yang menyebabkan gangguan perkembangan tulang pada anak berusia enam bulan hingga tiga tahun. Peyebab utama rakitis adalah kekurangan vitamin tulang untuk anak seperti vitamin D, kalsium, maupun fosfor.

Berdasarkan penelitian gizi pada anak Indonesia, ternyata angka kebutuhan vitamin D anak perlu mendapat perhatian khusus. Data menunjukkan hanya 5,6% dari seluruh anak Indonesia yang kebutuhan vitamin tulangnya sudah terpenuhi. Tidak hanya karena kurangnya asupan Vitamin D, Rakitis cenderung ditemukan pada bayi dan anak dengan asupan susu rendah, dan pada bayi yang hanya diberi ASI sampai berumur 6 bulan.

Oleh karena itu, anak-anak Indonesia banyak yang terancam mengalami rakitis. Rakitis dapat menyebabkan komplikasi serius, yaitu pelunakan tulang dan menyebabkan tulang rapuh sehingga mudah patah.

Dengan fakta-fakta di atas, penting bagi Anda untuk memenuhi kebutuhan vitamin tulang untuk anak Anda. Apa saja yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan vitamin tulang untuk anak?

[[artikel-terkait]]

Sumber vitamin tulang untuk anak

Vitamin tulang untuk anak demi mencegah rakitis adalah vitamin D. Vitamin D berfungsi membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor. Kalsium dan fosfor ini penting untuk kesehatan tulang, gigi, dan otot.

Kebutuhan vitamin tulang untuk anak bisa didapatkan lewat sinar matahari, jenis makanan tertentu, dan suplemen.

Berapa banyak vitamin tulang untuk anak yang dibutuhkan per hari? Bayi berusia 0-12 bulan membutuhkan 400 IU Vitamin D per hari, sedangkan untuk anak berusia satu tahun sampai dewasa membutuhkan 600 IU per hari.

Vitamin tulang dari sinar matahari

Sinar matahari adalah cara yang paling mudah dalam memenuhi kebutuhan vitamin tulang untuk anak. Ketika kulit terpapar sinar ultraviolet dari matahari, tubuh pun memproduksi vitamin D.

Seperti yang kita ketahui, cahaya matahari mengandung sinar ultraviolet (UV) A dan B. Ketika sinar UV B mengenai kulit, secara otomatis kulit akan membentuk vitamin D3 yang akan diubah menjadi vitamin D aktif oleh organ hati dan ginjal.

Waktu terbaik bagi anak Anda mendapatkan vitamin tulang dari sinar matahari adalah ketika bayangan lebih pendek dibandingkan tinggi badan, yaitu sekitar pukul 08.00-10.00 WIB.

Berjemur di bawah sinar matahari sebaiknya hanya selama 5-15 menit dan dilakukan 4-6 kali seminggu. Dianjurkan bagian tubuh anak yang terkena sinar matahari adalah tangan dan kaki.

Vitamin tulang dari makanan

Makanan tertentu mengandung vitamin D yang cukup untuk tubuh. Beberapa contoh makanan berikut dapat Anda berikan untuk anak Anda agar kebutuhan vitamin tulang tercukupi.

  • Ikan (salmon mengandung 447 IU Vitamin D per 85 gram; tuna makarel mengandung 720 IU Vitamin D per 28 gram)
  • Jus jeruk (137 IU vitamin D per 236 ml)
  • Makanan produk susu yang telah difortifikasi vitamin D (terutama susu dan yogurt). Terdapat 124 IU vitamin D pada 236 ml susu dan 60-80 IU vitamin D per botol atau 170 gram yogurt.
  • Sereal sarapan yang telah difortifikasi dengan vitamin D (40-80 IU vitamin D per mangkuk)
  • Telur (41 IU vitamin D per sebutir telur)

Suplemen vitamin tulang untuk anak

Sesuai dengan temuan diatas, anak-anak yang berusia 6 bulan-5 tahun dianjurkan mendapat suplemen vitamin D setiap hari. Dosis suplemen vitamin D yang perlu diberikan pada bayi dan anak per hari untuk mencegah rakitis adalah:

  • Bayi baru lahir sampai usia satu tahun yang mendapat ASI dianjurkan mendapat 8.5-10 mikrogram suplemen vitamin D.
  • Anak usia 1-4 tahun sebaiknya diberikan suplemen vitamin D sebanyak 10 mikrogram per hari.

Kekurangan vitamin tulang seperti vitamin D pada anak dapat menyebabkan rakitis. Semoga informasi ini berguna untuk Anda dalam memenuhi kebutuhan vitamin tulang si kecil.

Ze'ev Hochberg, MD, DSc. 2003. Vitamin D and Rickets. Switzerland: Reinhardt Druck

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/rickets-and-osteomalacia/
https://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/vitamins-for-children/  
Diakses 26 April 2019

MedicineNet. https://www.medicinenet.com/rickets/article.htm#what_is_rickets
Diakses 26 April 2019

Ernawati, F. and Budiman, B. (2015). Status Vitamin D Terkini Anak Indonesia Usia 2,0-12, 9 Tahun. Gizi Indon, 38(1), p.73

AAFP. https://www.aafp.org/afp/2006/0815/p629.html
Diakses 26 April 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements-vitamin-d/art-20363792
Diakses 26 April 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed