6 Vitamin Saraf yang Berpotensi Cegah Neuropati

(0)
20 Aug 2020|Azelia Trifiana
Makanan yang mengandung vitamin sarafAda beberapa makanan yang mengandung vitamin yang baik untuk saraf
Kesehatan saraf bisa terganggu baik tak hanya karena kondisi saraf, namun juga akibat komplikasi masalah medis lain seperti diabetes hingga efek kemoterapi. Hingga kini, penelitian seputar vitamin saraf atau suplemen yang baik untuk kesehatan saraf terus dikembangkan.Jika sudah mendapat supervisi dari dokter, tak ada salahnya mengonsumsi vitamin atau suplemen yang baik untuk kesehatan saraf. Terkadang, jenis suplemen atau vitamin saraf ini bisa dikombinasikan dengan terapi atau konsumsi obat lainnya.

Jenis vitamin saraf

Apapun jenis vitamin saraf yang akan dikonsumsi, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Terkadang, substansi vitamin saraf tertentu bisa berinteraksi dengan kinerja obat yang tengah dikonsumsi.Ingat pula bahwa pengobatan alternatif atau herbal tidak bisa menjadi pengganti rencana perawatan dari dokter. Beberapa jenis vitamin saraf yang bisa menjadi pilihan, di antaranya:

1. Vitamin B

Fungsi utama dari vitamin B adalah memaksimalkan fungsi sistem saraf. Itulah mengapa terkadang masalah saraf periferal terjadi karena kekurangan vitamin B. Jenis vitamin saraf bisa berupa vitamin B1, B6, dan juga B12.Lebih jauh lagi, vitamin B1 bisa membantu mengurangi nyeri dan peradangan serta mencegah kerusakan sel. Sementara vitamin B6 membantu melindungi ujung saraf. Namun, dosis konsumsi vitamin B6 harus benar-benar tepat jangan sampai lebih dari 200 mg per hari karena bisa menyebabkan kerusakan saraf.Vitamin B bisa diperoleh juga dari makanan seperti daging, ikan, ayam, makanan laut, telur, produk olahan susu rendah lemak, dan sayuran.

2. Alpha-lipoic acid

Vitamin saraf lain juga bisa bersumber dari alpha-lipoic acid yang merupakan jenis antioksidan. Substansi ini dapat membantu mengatasi masalah saraf akibat efek samping perawatan kanker atau diabetes. Manfaatnya mulai dari menurunkan tekanan gula darah, meningkatkan fungsi saraf, hingga menghilangkan rasa tidak nyaman di tangan dan kaki.Seseorang bisa mengonsumsi vitamin saraf berupa alpha-lipoic acid dalam bentuk kapsul dengan dosis 600-1.200 mg per hari. Namun tentu saja, besaran dosis ini perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.Sementara untuk makanan yang mengandung alpha-lipoic acid, bisa diperoleh dari daging merah, brokoli, bayam, toge, dan juga hati. Dalam penelitian tahun 2017, alpha-lipoic acid dapat melindungi seseorang dari kerusakan oksidatif pada sel

3. Minyak ikan

Kandungan anti-inflamasi dalam minyak ikan bermanfaat untuk meredakan neuropati. Tak hanya itu, minyak ikan juga membantu memperbaiki kerusakan saraf hingga menghilangkan nyeri otot.Selain dalam bentuk vitamin saraf, minyak ikan yang kaya asam lemak omega-3 bisa ditemukan dalam makanan seperti salmon, sarden, chia seeds, ikan teri, dan kacang kedelai.Ada banyak studi yang menemukan fakta bahwa minyak ikan membantu mencegah neuropati diabetes atau masalah saraf akibat penyakit diabetes. Kandungan neuroprotective di dalamnya juga bisa menjadi stimulus pertumbuhan neuron. Penelitian seputar manfaat ini terus dikembangkan.

4. Acetyl-L-carnitine

Merupakan asam amino dan antioksidan, acetyl-L-carnitine bisa meningkatkan kesehatan saraf, menambah energi, hingga mengurangi rasa nyeri pada orang yang bermasalah dengan saraf. Suplemen ini bisa dikonsumsi dengan dosis 500 mg sebanyak dua kali sehari.Selain itu, makanan kaya acetyl-L-carnitine juga bisa bermanfaat, yaitu dari daging, ikan, ayam, dan produk olahan susu. Dalam penelitian tahun 2016, diketahui bahwa acetyl-L-carnitine membantu sensori saraf lebih baik pada orang yang menjalani kemoterapi hingga memberi energi penderita kanker.

5. N-Acetyl cysteine

N-acetyl cysteine juga banyak digunakan untuk mengatasi nyeri saraf dan inflamasi. Dalam uji coba terhadap binatang pada tahun 2010, ditemukan fakta bahwa N-acetyl cysteine bisa membantu mengobati kerusakan saraf akibat diabetes. Tak hanya itu, kandungan antioksidan di dalamnya juga memperbaiki kerusakan saraf serta membuat koordinasi motorik semakin baik.  

6. Curcumin

Sebagai salah satu rempah yang paling populer digunakan untuk masakan, curcumin mengandung antioksidan, analgesik, dan anti-peradangan. Curcumin bisa membantu meredakan rasa kebas di tangan dan kaki. konsumsinya bisa dalam bentuk suplemen maupun alami.Manfaat dari curcumin akan semakin signifikan apabila diberikan saat awal seseorang menderita masalah neuropati atau gangguan saraf. Mengonsumsi curcumin dapat mencegah neuropati kronis menjadi semakin parah.

Catatan dari SehatQ

Baik itu dikonsumsi dalam bentuk vitamin saraf maupun makanan, tak ada salahnya mencoba beberapa jenis suplemen di atas untuk kesehatan saraf. Namun, amannya konsultasikan dulu dengan dokter untuk tahu apakah ada interaksi dengan obat lain serta berapa dosis yang tepat.
makanan sehatmasalah sarafhidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/neuropathy-supplements
Diakses pada 7 Agustus 2020
Science Direct. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0011393X12000999?via%3Dihub
Diakses pada 7 Agustus 2020
NIH. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19840221/
Diakses pada 7 Agustus 2020
Atherosclerosis. https://www.atherosclerosis-journal.com/article/S0021-9150(17)31101-2/fulltext
Diakses pada 7 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait