Manfaat Omega 3 Sebagai Vitamin Otak untuk Anak 7 Tahun

(0)
10 Oct 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Vitamin otak untuk anak 7 tahun yang direkomendasikan adalah Omega 3.Omega 3 adalah vitamin otak untuk anak 7 tahun yang sering direkomendasikan.
Berbagai penelitian terus menggali manfaat pemberian vitamin otak untuk anak 7 tahun, salah satunya omega 3. Jenis nutrisi yang satu ini mungkin tidak asing lagi di telinga Anda, karena memang kerap dipromosikan sebagai zat yang dapat meningkatkan kecerdasan otak anak.Omega 3 sendiri merupakan asam lemak yang berperan dalam pembentukan sel-sel baru di dalam tubuh, terutama otak dan mata. Omega 3 juga merupakan nutrisi kunci untuk mengembangkan sistem saraf pusat dan penyerapan nutrisi, terutama pada anak.Omega 3 terdiri atas 3 tipe, yakni eicosapentaenoic acid (EPA), docosahexaenoic acid (DHA), dan alpha-linolenic acid (ALA). Apa sebenarnya manfaat dari omega 3 ini bagi anak? Seberapa banyak anak usia 7 tahun harus mengonsumsinya agar perkembangan otaknya bisa maksimal?

Peran omega 3 sebagai vitamin otak untuk anak 7 tahun

Tidak sedikit dokter yang menyarankan anak-anak mengonsumsi suplemen yang mengandung Omega 3 sejak dini. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asam lemak ini memang dapat meningkatkan koordinasi mata dan telinga, membuat anak fokus lebih lama, meningkatkan skill sosial anak, sekaligus kecerdasannya.Seiring pertambahan usia, pemberian Omega 3 juga dapat berfungsi sebagai vitamin otak untuk anak 7 tahun. Berikut ini dua potensi penting dari Omega 3, yang sebenarnya masih memancing pro dan kontra.

1. Omega 3 berpotensi mencegah ADHD

Anak-anak yang didiagnosis mengalami attention deficit hyperactive disorder (ADHD) kemungkinan besar memiliki kandungan Omega 3 lebih sedikit di dalam tubuhnya dibanding anak tanpa kondisiADHD.Beberapa dokter pun kerap meresepkan minyak ikan sebagai suplemen untuk meringankan gejala ADHD, terutama bagi anak yang berusia di bawah 12 tahun.Meskipun demikian, belum diketahui secara pasti efektivitas pemberian suplemen ini dalam mengatasi gejala ADHD pada anak. Sebab, hasil berbagai penelitian masih berubah-ubah.
Ada beberapa pendapat tentang efek Omega 3 bagi ADHD.
Pada riset yang dipublikasikan di Journal of Pediatrics misalnya, disimpulkan bahwa pemberian suplemen Omega 3 yang mengandung DHA tidak mengurangi gejala ADHD pada anak.Sebaliknya, artikel ilmiah yang diterbitkan di jurnal Lipids pada tahun berbeda, menyatakan suplementasi DHA terbukti efektif mengurangi gejala ADHD, seperti hiperaktivitas, fokus, hingga memori jangka pendek. Penelitian lain dengan skala yang lebih besar mungkin diperlukan untuk memvalidasi berbagai temuan ini.

2. Omega 3 berpotensi meningkatkan fungsi kognitif

Dalam penelitian yang dipublikasikan oleh Clinical Pediatrics, anak yang dalam darahnya mengandung lebih banyak DHA terbukti lebih pintar. Penguasaan kosakata anak dengan DHA ini juga lebih kaya dibanding anak dengan kadar DHA lebih rendah.
Ada anggapan DHA tingkatkan kecerdasan anak.
Kendati demikian, penelitian tersebut tidak merinci kontribusi pemberian suplemen pada kadar DHA anak. Selain itu, penelitian lain menyimpulkan bahwa Omega 3 belum bisa dikategorikan sebagai vitamin otak untuk anak 7 tahun, karena memang tidak memberi dampak yang signifikan terhadap perkembangan otak anak.Dengan kata lain, penggunaan suplemen Omega 3 sebagai vitamin otak untuk anak 7 tahun masih menuai pro dan kontra. Meski demikian, orangtua tetap boleh memberi suplemen ini sesuai dosis yang tepat. Sebab, Omega 3 juga memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan.

Manfaat lain Omega 3 untuk anak

Penelitian awal juga menunjukkan omega 3 berpotensi memberikan manfaat lain bagi anak, yaitu:
  • Meringankan gejala depresi

    Minyak ikan dengan kandungan Omega 3 juga kerap diberikan pada anak berusia 6-12 tahun yang mengalami gejala depresi. Langkah ini terbukti mengurangi gejala depresi pada anak secara signifikan.
  • Mencegah kenaikan gula darah

    Minyak ikan juga kerap diberikan untuk mencegah kenaikan gula darah yang signifikan pada pasien anak dengan diabetes tipe 2.
  • Mengatasi asma

    Pemberian suplemen Omega 3 dapat mengurangi peradangan di saluran napas pada penderita asma. Sayangnya, temuan ini juga tidak konsisten di setiap penelitian sehingga diperlukan pembuktian yang lebih masif untuk menahbiskan efeknya.
Untuk mendapatkan berbagai manfaat Omega 3, dosis yang harus dikonsumsi anak akan tergantung dari banyak hal, terutama usia dan jenis kelaminnya. Rata-rata anak berusia 7 tahun bisa mengonsumsi suplemen Omega 3 maksimal 0,9 gram/hari.
Ikan berlemak adalah salah satu sumber Omega 3 alami.
Jumlah ini sebaiknya coba dipenuhi terlebih dahulu dari bahan alami, seperti ikan berlemak, kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak nabati.Jika anak Anda sudah mendapat asupan dari makanan tersebut, konsultasikan dengan dokter mengenai dosis pemberian vitamin otak untuk anak 7 tahun ini sesuai dengan kebutuhannya.Untuk mengetahui lebih lanjut tentang pemberian vitamin otak untuk anak 7 tahun, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
vitaminkesehatan otakmakanan mengandung omega 3vitamin anak
Academy of Nutrition and Dietetics. https://www.eatright.org/food/vitamins-and-supplements/types-of-vitamins-and-nutrients/do-kids-need-omega-3-fats
Diakses pada 29 September 2020
Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/dha-for-children-89181
Diakses pada 29 September 2020
WebMD. https://www.webmd.com/diet/features/who-needs-omega-3s
Diakses pada 29 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/omega-3-for-kids
Diakses pada 29 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait