Vitamin B1 alias Tiamin, Nutrisi Penting yang Dibutuhkan Seluruh Jaringan Tubuh

(0)
26 Jun 2020|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Vitamin B1 dibutuhkan setiap jaringan tubuh untuk berfungsi baik.Vitamin B1 dikenal juga dengan nama Tiamin.
Vitamin B1 (tiamin) adalah nutrisi penting yang dibutuhkan seluruh jaringan tubuh agar bisa berfungsi dengan baik.Tahukah Anda bahwa vitamin B1 adalah vitamin B pertama yang ditemukan oleh para peneliti? Itulah sebabnya, ada nomor "1" di dalam namanya.Selain dibutuhkan jaringan tubuh, vitamin B1 juga memiliki peran vital bagi kesehatan. Mari kenali manfaat, fungsi, dan sumber alami vitamin B1 di sini.

Fungsi vitamin B1

Vitamin B1
Vitamin B1
Tidak hanya dibutuhkan oleh seluruh jaringan tubuh, ternyata vitamin B1 memiliki peran yang sangat vital terhadap organ penting manusia.Layaknya vitamin B, vitamin B1 larut dalam air. Itu artinya, vitamin B1 membantu mengubah karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi atau glukosa, yang digunakan tubuh untuk beraktivitas sehari-hari.Tubuh juga membutuhkan vitamin B1 untuk menjaga kesehatan hati, kulit, rambut, dan mata. Selain itu, vitamin B1 pun berperan dalam sistem saraf. Ditambah lagi, otak memerlukan vitamin B1 untuk menjalankan fungsinya dengan baik.Sama seperti vitamin B pada umumnya, vitamin B1 juga sering disebut sebagai vitamin anti-stres, karena mereka juga berfungsi meningkatkan sistem imun tubuh di saat stres melanda.

Manfaat vitamin B1 dan kegunaannya di dunia medis

Manfaat vitamin B1 sangatlah beragam, termasuk untuk mencegah komplikasi pada bagian sistem saraf, otak, otot, jantung, usus, dan lambung. Vitamin B1 juga bermanfaat untuk melancarkan aliran elektrolit dari dan ke otot serta sel saraf.Karena itulah vitamin B1 juga bermanfaat dalam mencegah penyakit beriberi, jantung, saraf, serta sistem pencernaan.Di dunia medis, vitamin B1 dalam bentuk suplemen memiliki banyak kegunaan, seperti mengatasi penyakit neuritis perifer (peradangan pada sistem saraf tepi) dan juga pellagra (penyakit kekurangan vitamin B3 yang ditandai dengan diare, dermatitis, dan demensia).Penderita diare, kolitis ulserativa, dan orang dengan nafsu makan buruk juga dapat menerima suplemen vitamin B1. Bahkan, orang yang sedang dalam kondisi koma pun membutuhkan infus vitamin B1.Di berbagai negara, para atlet juga menggunakan suplemen vitamin B1 untuk meningkatkan performa olahraga.
Vitamin B1 juga bisa meringankan penyakit berikut ini:
  • AIDS
  • Sariawan
  • Katarak
  • Glaukoma (rusaknya saraf optik pada mata)
  • Cerebellar syndrome (kerusakan pada salah satu bagian otak)
  • Kanker serviks
  • Stres
  • Penyakit jantung
  • Penyakit ginjal pada penderita diabetes tipe 2
  • Motion sickness (mual dan pusing)
  • Sistem kekebalan tubuh lemah
Namun penggunaan suplemen vitamin B1 untuk penyakit-penyakit ini, belum semuanya telah terkonfirmasi secara medis. Maka dari itu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk melihat efektivitasnya.

Gejala kekurangan vitamin B1

Hati-hati, kekurangan vitamin B1 dapat menimbulkan gejala merugikan pada tubuh, bahkan fatal.
Selain menyebabkan beriberi, kekurangan vitamin B1 juga bisa mengakibatkan penurunan berat badan dan anoreksia (gangguan makan).
Tidak hanya kesehatan fisik yang terdampak dari kekurangan vitamin B1, tapi juga kesehatan mental. Buktinya, kekurangan vitamin B1 dapat menyebabkan kebingungan dan hilangnya memori jangka pendek.Otot juga bisa melemah, masalah jantung akan muncul (pembengkakan jantung), jika Anda kekurangan vitamin B1. Maka dari itu, cobalah penuhi kebutuhan harian tubuh terhadap vitamin yang satu ini.

Kebutuhan harian vitamin B1

Vitamin B1
Vitamin B1
Kebutuhan harian tubuh kita terhadap vitamin B1 tentu berbeda-beda, tergantung jenis kelamin dan juga usia. Berikut ini penjelasannya.
  • Bayi 0-6 bulan: 0,2 miligram
  • Bayi 7-12 bulan: 0,3 miligram
  • Anak 1-3 tahun: 0,5 miligram
  • Anak 4-8 tahun: 0,6 miligram
  • Anak laki 9-13 tahun: 0,9 miligram
  • Remaja laki 14 tahun ke atas: 1,2 miligram
  • Anak perempuan 9-13 tahun ke atas: 0,9 miligram
  • Remaja perempuan 14-18 tahun: 1 miligram
  • Remaja perempuan 18 tahun ke atas: 1,1 miligram
  • Ibu hamil: 1,4 miligram
  • Ibu menyusui: 1,5 miligram
Cobalah memenuhi kebutuhan harian vitamin B1 Anda secara rutin. Jika masih ragu mengonsumsi suplemen, ada banyak sumber alami vitamin B1 yang mudah Anda jumpai.

Sumber alami vitamin B1

Tenang, bagi Anda yang masih ragu mengonsumsi suplemen vitamin B1, ada banyak sumber alami yang bisa Anda coba konsumsi.Berikut ini adalah beberapa makanan yang mengandung vitamin B1 untuk Anda dan keluarga:
  • Ikan salmon 100 gram: 0,3 miligram
  • Biji rami 100 gram: 1,6 miligram
  • Kacang navy 100 gram: 0,2 miligram
  • Kacang hijau 100 gram: 0,3 miligram
  • Tahu 100 gram: 0,2 miligram
  • Nasi cokelat 100 gram: 0,2 miligram
  • Labu biji (labu kuning) 100 gram: 0,2 miligram
  • Asparagus 100 gram: 0,2 miligram
Selain lezat, makanan yang mengandung vitamin B1 di atas juga dilengkapi dengan nutrisi lainnya. Maka dari itu, jangan ragu untuk mengonsumsinya guna meraih kesehatan optimal.

Catatan dari SehatQ:

Kini, Anda sudah mengetahui manfaat, fungsi, gejala kekurangan, dan sumber alami dari vitamin B1. Maka dari itu, cobalah penuhi kebutuhan harian vitamin B1 Anda, agar terhindar dari gejala-gejala merugikan.Perlu diingat, jika Anda berencana untuk mengonsumsi suplemen vitamin B1, konsultasikan dulu pada dokter untuk menghindari efek samping yang ada.
vitaminsuplemenmakanan sehathidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/vitamin-watch-b1-thiamine
Diakses pada 12 Juni 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/219545#function
Diakses pada 12 Juni 2020
Derm Net NZ. https://dermnetnz.org/topics/pellagra/
Diakses pada 12 Juni 2020
Web MD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-965/thiamine-vitamin-b1
Diakses pada 12 Juni 2020
My Food Data. https://www.myfooddata.com/articles/thiamin-b1-foods.php
Diakses pada 12 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait