Virus Monkey B Sebabkan Kematian Dokter Hewan, Kenali Gejala dan Penularannya


Virus monkey B atau herpes B adalah virus yang menular dari monyet ke manusia. Infeksi virus ini sangat jarang terjadi, namun bisa berakibat fatal dan kematian.

0,0
24 Jul 2021|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Virus monkey B atau herpes B menular dari monyet ke manusia dan bisa berbahayaVirus monkey B atau herpes B bisa menular dari monyet ke manusia
Belum lama ini dilaporkan ada seorang dokter hewan di Cina yang meninggal dunia setelah terinfeksi virus monkey B. Pada monyet, virus ini seringkali tidak menyebabkan gangguan berarti. Namun, saat menular ke manusia, akibatnya bisa fatal.Infeksi virus monkey B terbilang sangat langka. Sejak pertama kali teridentifikasi pada tahun 1932, tercatat ada 50 manusia yang pernah terinfeksi dan 21 di antara mereka meninggal dunia. Di China sendiri, infeksi virus monkey B pada manusia baru pertama kali terjadi.Saat hinggap di tubuh manusia, virus monkey B akan menyerang sistem saraf dan menyebabkan pembengkakan otak dan gangguan saraf tulang belakang yang parah.

Bagaimana virus monkey B bisa menular?

Virus monkey B bisa menular dari monyet ke manusia lewat cakaran, gigitan, atau paparan cairan tubuh lainnya
Virus monkey B bisa menular lewat cairan tubuh monyet
Virus monkey B disebut juga sebagai virus herpes B. Penularannya terjadi lewat pertukaran cairan tubuh antara manusia dan monyet. Ini bisa terjadi apabila manusia tercakar atau tergigit monyet karena saliva alias air liur monyet bisa mengandung virus tersebut.Selain itu, paparan terhadap feses, urine, hingga jaringan saraf monyet yang terinfeksi juga bisa membuat virus berpindah ke tubuh manusia.Pada kasus dokter hewan di Cina yang meninggal dunia setelah terinfeksi, penularan terjadi akibat ia melakukan pembedahan pada dua ekor monyet yang sudah mati. Setelah melakukan pembedahan tersebut, ia merasakan mual, muntah, dan demam.Satu bulan setelah gejala pertama dirasakan, dokter tersebut akhirnya meninggal dunia. Dari sampel darah dan saliva korban, akhirnya bisa dipastikan bahwa penyebabnya menjemput maut adalah karena virus monkey B.Sejauh ini, penularan virus monkey B antarmanusia baru pernah terjadi satu kali. Dua orang yang kontak dekat dengan dokter hewan saat melakukan pembedahan pada monyet juga sudah menjalani pemeriksaan dan hasilnya mereka tidak terinfeksi virus tersebut.

Gejala infeksi virus monkey B

Gejala virus monkey B adalah demam, nyeri, sakit kepala
Gejala infeksi virus monkey B salah satunya demam
Gejala infeksi virus monkey B biasanya akan muncul satu bulan setelah paparan terjadi. Meski begitu pada beberapa kasus, gejala bisa muncul lebih cepat, yaitu dalam tiga hingga tujuh hari.Sama seperti infeksi virus kebanyakan, gejala virus monkey B awalnya akan terlihat seperti gejala flu, yaitu:
  • Demam dan menggigil
  • Nyeri otot
  • Badan lemas
  • Sakit kepala
Setelah itu, gejala lain yang lebih khas akan mulai muncul, yaitu:
  • Benjolan merah di area yang terpapar virus pertama kali
  • Sesak napas
  • Mual dan muntah
  • Sakit perut
  • Cegukan tidak berhenti
Jika tidak ditangani dengan tepat, maka virus akan menyebar hingga ke otak dan menyebabkan pembengkakan di otak serta tulang belakang. Kondisi ini akan memicu gejala yang sering dialami orang dengan penyakit saraf, seperti kesemutan, nyeri, dan kebas di area tubuh yang terpapar.Anda juga mungkin akan mengalami kelainan koordinasi otot dan kerusakan otak serta sistem saraf yang berat. Pada kondisi paling parah, infeksi virus monkey B akan menyebabkan kematian.

Perawatan infeksi virus monkey B

Pencegahan virus monkey B salah satunya selalu cuci tangan setelah selesai pegang monyet
Segera cuci tangan setelah berkontak dengan monyet
Jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, infeksi virus monkey B sangatlah berbahaya bagi manusia. Bahkan, sekitar 70% pasien yang meninggal dunia adalah yang tidak menerima perawatan yang tepat.Kalau Anda digigit atau dicakar monyet, langsung lakukan langkah pertolongan pertama untuk membersihkan luka.Caranya adalah dengan langkah-langkah berikut ini:
  • Bersihkan area tubuh yang dicakar, digigit, atau terpapar cairan tubuh monyet dengan air dan sabun hingga benar-benar bersih.
  • Lalu bilas area tersebut di bawah air mengalir selama 15-20 menit.
  • Setelah itu, langsung kunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Dokter mungkin akan memberikan obat antivirus tertentu untuk menekan penyebaran virus monkey B di tubuh.
Dengan adanya kasus infeksi virus monkey B dan merebaknya infeksi Covid-19, Anda perlu semakin waspada dan memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara alam dan manusia.Sebab pada banyak kasus, penyakit-penyakit berbahaya yang dialami manusia berasal dari hewan. Penularan penyakit dari hewan ke manusia ini disebut sebagai zoonosis dan biasanya terjadi apabila manusia melakukan kontak dengan hewan-hewan liar di alam bebas.Apabila Anda masih punya pertanyaan mengenai infeksi virus yang sering menyerang manusia dan langkah-langkah pencegahaannya, Anda bisa berdiskusi langsung dengan dokter lewat fitur Chat Dokter di aplikasi SehatQ. Unduh secara gratis di App Store atau Play Store.
herpesinfeksi virushewan peliharaan
CDC. https://www.cdc.gov/herpesbvirus/index.html
Diakses pada 23 Juli 2021
Boston Public Health Comission. https://www.bphc.org/whatwedo/infectious-diseases/Infectious-Diseases-A-to-Z/Pages/Herpes-B-Virus.aspx
Diakses pada 23 Juli 2021
Washington Post. https://www.washingtonpost.com/world/2021/07/19/monkey-b-virus-china-human/
Diakses pada 23 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait