Vertigo Perifer vs Vertigo Sentral, Jenis Vertigo Mana yang Anda Alami?

(0)
29 Jul 2020|Annisa Trimirasti
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Vertigo perifer dan vertigo sentral dibedakan dari penyebabnyaVertigo perifer dan vertigo sentral sama-sama menyebabkan sensasi pusing berputar
Vertigo adalah sensasi berputar atau pusing, baik itu pada diri Anda sendiri atau area sekeliling, padahal hal tersebut tidak terjadi. Kondisi dibagi menjadi dua jenis sesuai penyebabnya, yaitu vertigo perifer dan vertigo sentral.Jenis vertigo mana yang dialami penting untuk diketahui. Hal ini karena penanganannya bisa berbeda pada setiap jenis vertigo yang diderita. Bila Anda menderita vertigo, yuk kenali kedua jenis tersebut lebih mendalam. Yang manakah Anda?

Penyebab vertigo perifer dan vertigo sentral

Vertigo perifer maupun vertigo sentral terjadi akibat adanya gangguan pada organ pengatur keseimbangan. Vertigo perifer terjadi akibat gangguan pada telinga bagian dalam yang bertugas mengatur keseimbangan.Sedangkan vertigo sentral terjadi akibat gangguan pada otak, terutama serebelum atau area otak yang mengontrol keseimbangan dan koordinasi tubuh.Kondisi-kondisi penyebab kedua jenis vertigo ini pun berbeda. Berikut penjelasannya:

Penyebab vertigo perifer

Vertigo perifer umumnya disebabkan oleh beberapa hal berikut:
  • BPPV (benign paroxysmal positional vertigo), yaitu vertigo yang disebabkan oleh adanya kristal kalsium yang mengambang di telinga bagian dalam
  • Penyakit Meniere, yaitu vertigo akibat penumpukan cairan pada telinga bagian dalam
  • Labirinitis, yaitu iritasi atau pembengkakan pada telinga bagian dalam
  • Neuronitis, yaitu peradangan pada saraf vestibular, saraf penghubung telinga bagian dalam dengan otak
  • Tekanan pada saraf vestibular, seperti adanya tumor jinak
  • Cedera pada telinga atau area kepala
  • Penggunaan obat tertentu, seperti antibiotik amiglikosida, diuretik, atau salisilat, secara tepat sehingga menganggu struktur telinga bagian dalam

Penyebab vertigo sentral

Vertigo sentral umumnya disebabkan oleh beberapa hal berikut:
  • Gangguan pada pembuluh darah
  • Penggunaan obat tertentu, seperti aspirin, anti-kejang, dan alkohol
  • Multiple sclerosis
  • Kejang
  • Stroke
  • Tumor, baik jinak maupun ganas, pada serebelum
  • TIA (transient ischemic attacks) atau stroke sementara
  • Migrain

Ciri-ciri vertigo perifer dan vertigo sentral

Secara umum, vertigo ditandai dengan sensasi bahwa Anda berputar atau area sekeliling Anda berputar. Sensasi ini bisa membuat Anda pusing, mual dan muntah.Sedangkan secara spesifik, berikut gejala yang mungkin dialami oleh penderita masing-masing jenis vertigo:

Gejala vertigo perifer

  • Pandangan menjadi sulit untuk fokus karena mata bergerak tak terkontrol
  • Pusing
  • Kehilangan pendengaran sementara
  • Telinga berdenging
  • Telinga terasa nyeri atau penuh
  • Mual, muntah, dan dehidrasi

Gejala vertigo sentral

  • Sakit kepala
  • Pandangan sulit untuk fokus karena mata bergerak tak terkontrol
  • Pandangan menjadi ganda
  • Sulit menelan
  • Ada bagian wajah yang terasa lumpuh
  • Sulit berbicara dengan jelas
  • Tungkai terasa lemas
Durasi vertigo perifer umumnya lebih singkat dan gejalanya lebih ringan daripada vertigo sentral. Pada jenis perifer pun, gangguan pada telinga lebih sering terjadi.

Bagaimana cara dokter mendiagnosis vertigo perifer dan vertigo sentral?

Langkah pertama yang akan dokter lakukan adalah menanyakah gejala dan keluhan yang Anda alami, serta riwayat penyakit Anda maupun keluarga. Dari deskripsi yang Anda berikan, dokter mungkin sudah dapat menduga jenis vertigo yang Anda alami.Namun untuk memastikan diagnosis, pemeriksaan fisik sederhana di bawah ini mungkin akan dilakukan:
  • Tes Romberg

Dokter akan meminta Anda berdiri tegap kemudian menutup mata. Jika posisi Anda menjadi tidak stabil saat memejamkan mata, Anda mungkin menderita vertigo sentral.
  • Tes Fukuda-Unterberger

Dokter akan meminta Anda berjalan di tempat selama 30 detik dengan mata tertutup. Bila posisi Anda menjadi miring ke salah satu sisi dalam durasi waktu tersebut, Anda mungkin mengalami vertigo perifer.Deskipsi gejala dan pemeriksaan fisik mungkin dapat memberikan gambaran jenis vertigo yang dialami. Namun untuk memastikan diagnosis, dokter bisa menyarakan Anda melakukan pindai gambar area kelapa dengan CT scan atau MRI.

Penanganan vertigo perifer dan vertigo sentral

Cara terbaik menangani vertigo baik perifer maupun sentral dilakukan dengan mengatasi penyebabnya. Meski demikian, teknik ini juga menjadi satu-satunya cara untuk mengobati vertigo sentral.Sebagai contoh, vertigo perifer akibat neuronitis, penyakit Meniere, maupun labirinitis, bisa diringankan dengan obat antiinflamasi. Sedangkan pengobatan vertigo sentral akibat migrain hanya dapat dilakukan dengan mengatasi migrain, dan vertigo sentral karena tumor cuma dapat diatasi melalui penanganan tumor tersebut.Vertigo perifer maupun vertigo sentral memiliki penyebab, gejala, dan penanganannya tersendiri. Meski begitu, vertigo perifer jauh lebih umum terjadi daripada vertigo sentral. Hal ini mungkin bisa menjadi kabar baik karena gejala dan durasi vertigo sentral yang biasanya lebih berat.
vertigo
Healthline. https://www.healthline.com/health/vertigo
Diakses pada 29 Juli 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/160900
Diakses pada 29 Juli 2020
Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/001432.htm
Diakses pada 29 Juli 2020
WebMD. https://www.webmd.com/brain/types-of-vertigo#1
Diakses pada 29 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait