Ventrikel Takikardi: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

(0)
15 Jul 2020|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Ventrikel takikardi, kondisi jantung berdetak sangat cepat.Ventrikel takikardi dapat diturunkan dari orangtua.
Ventrikel takikardi adalah kondisi jantung berdetak sangat cepat yang disebabkan oleh sinyal elektrik tidak normal di bagian bilik jantung (ventrikel). Di dunia medis, ventrikel takikardi juga dikenal dengan sebutan V-tach atau VT.Ventrikel takikardi bisa membuat detak jantung sangat cepat, sehingga menghambat masuknya darah ke ruang jantung. Hasilnya, jantung kehilangan fungsinya dalam memompa darah ke tubuh dan paru-paru.Mari mengenal penyebab, gejala, dan cara mengatasi ventrikel takikardi supaya Anda bisa mengantisipasinya.

Penyebab ventrikel takikardi dan jenisnya

Jantung yang sehat akan berdetak sekitar 60-100 kali dalam waktu satu menit. Sementara itu, jantung dengan kondisi ventrikel takikardi akan berdetak lebih dari 100 kali dalam waktu satu menit.Penyebab ventrikel takikardi ialah keberadaan sinyal elektrik tidak normal di bagian bilik jantung alias ventrikel.
Meski begitu, para ahli belum bisa menemukan penyebab pasti dari ventrikel takikardi. Namun biasanya, ventrikel takikardi juga diakibatkan oleh penyakit jantung lainnya.
Berikut ini adalah beberapa penyakit jantung yang diyakini menyebabkan ventrikel takikardi:
  • Kardiomiopati (lemahnya otot jantung)
  • Penyakit jantung struktural (kerusakan jantung yang disebabkan riwayat serangan jantung sebelumnya)
  • Penyakit jantung iskemik (kurangnya aliran darah ke jantung)
  • Gagal jantung
Selain itu, ada juga ventrikel takikardi yang turun-temurun. Itu artinya, orangtua bisa menurunkan penyakit ventrikel takikardi pada anaknya. Berikut ini adalah jenis ventrikel takikardi yang dapat diturunkan dari orangtua:
  • Catecholaminergic polymorphic ventricular tachycardia
  • Arrhythmogenic right ventricular dysplasia
Dalam beberapa kasus, ventrikel takikardi juga bisa disebabkan oleh beberapa pengobatan, konsumsi kafein berlebihan, penyalahgunaan alkohol, hingga olahraga intens.

Gejala ventrikel takikardi

Sakit jantung
Gejala ventrikel takikardi sangat beragam
Selain menyebabkan kencangnya detak jantung, ada beberapa gejala merugikan yang ditimbulkan oleh ventrikel takikardi. Apa saja?
  • Pusing
  • Sesak napas
  • Sakit kepala ringan
  • Merasa seolah jantung berdegup kencang (palpitasi jantung)
  • Nyeri dada (angina)
Namun, jika ventrikel takikardi berlangsung lama, maka beberapa gejala ini bisa muncul:Jika melihat gejalanya di atas, dapat disimpulkan bahwa ventrikel takikardi bukanlah kondisi medis yang bisa disepelekan. Itu artinya, kematian mendadak bisa terjadi jika ventrikel takikardi tak ditangani segera.

Pengobatan ventrikel takikardi

Sakit jantung
Ventrikel takikardi bisa diobati
Fokus utama pengobatan ventrikel takikardi ialah memperbaiki detak jantung dan mencegah adanya episode ventrikel takikardi selanjutnya.Dalam keadaan darurat, dokter akan melakukan beberapa prosedur ini untuk mengobati ventrikel takikardi melalui:
  • Cardiopulmonary resuscitation (CPR)
  • Defibrilasi
  • Obat-obatan antiaritmia
Pengobatan ventrikel takikardi dalam jangka waktu panjang dilakukan melalui pemberian obat-obatan antiaritmia oral. Namun, obat-obatan ini tidak selalu diresepkan karena dapat menimbulkan efek samping.Berikut ini adalah opsi lain pengobatan ventrikel takikardi dalam jangka waktu panjang:
  • Implan defibrilator kardioverter

Mesin defibrilator kardioverter ini ditanam di dalam dada atau perut untuk memperbaiki irama jantung yang tak normal.
  • Ablasi frekuensi radio

Prosedur ablasi frekuensi radio akan mengirimkan sinyal listrik oleh gelombang radio untuk menghancurkan jaringan abnormal penyebab detak jantung cepat.
  • Terapi sinkronisasi jantung

Prosedur ini melibatkan pemasangan alat yang membantu mengatur detak jantung pada pasien.Beberapa pengobatan ini biasanya akan direkomendasikan dokter untuk menangani kasus ventrikel takikardi. Semakin cepat dilakukan, semakin baik juga hasil pengobatannya.

Faktor risiko ventrikel takikardi

Seseorang akan lebih berisiko mengidap ventrikel takikardi jika memenuhi kriteria di bawah ini: 
  • Berusia lanjut (lansia)
  • Memiliki penyakit jantung
  • Pernah mengalami serangan jantung
  • Memiliki keluarga dengan riwayat ventrikel takikardi
Segera kunjungi dokter jika Anda memiliki kondisi tersebut. Sebab, bisa saja ventrikel takikardi menyerang secara tiba-tiba.

Catatan dari SehatQ:

Umumnya, penanganan ventrikel takikardi yang cepat dapat menyelamatkan nyawa penderitanya. Namun, jika tak terdiagnosis dalam waktu yang lama, ventrikel takikardi dapat menyebabkan serangan jantung hingga kematian mendadak.Mesin penyokong jantung yang ditanam di dalam tubuh bisa mencegah datangnya komplikasi. Sebab, alat tersebut mampu menjaga detak detak dan fungsi jantung tetap normal.
penyakitsakit jantungaritmiaobat antiaritmia
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ventricular-tachycardia/symptoms-causes/syc-20355138
Diakses pada 1 Juli 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/ventricular-tachycardia#causes
Diakses pada 1 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait