Varikokel adalah Kondisi yang Bisa Memicu Gangguan Kesuburan pada Pria

(0)
20 Jul 2020|Annisa Trimirasti
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Varikokel adalah varises yang terjadi pada skrotum (buah zakar)Varikokel merupakan varises pada buah zakar
Varikokel adalah pembesaran pembuluh darah vena di dalam skrotum. Skrotum merupakan kantong pembungkus testis (buah zakar).Kondisi ini mirip dengan varises yang sering nampak di betis, dan mungkin terlihat seperti benjolan pembuluh darah pada testis.Varikokel sering tidak menimbulkan gejala atau tanda tertentu, dan jarang pula menyebabkan rasa sakit. Namun bila timbul nyeri, gejala ini dapat meningkat saat penderita beraktivitas fisik dan mereda ketika ia beristirahat. Tingkat keparahan sakit pun bervariasi, dari nyeri tumpul hingga tajam menusuk.

Apa penyebab varikokel?

Pada skrotum, terdapat pembuluh darah arteri serta vena yang mengalirkan darah dari dan ke testis. Varicocele atau varikokel adalah pembesaran pembuluh darah vena di skrotum.Pembesaran vena dapat terjadi saat darah dalam vena di testis tidak mengalir lancar, sehingga menumpuk di sana. Proses pembesaran ini berjalan lambat dan umumnya terbentuk sejak remaja.Meski begitu, penyebab pasti dari varikokel adalah hal yang belum diketahui. Sejumlah peneliti menduga bahwa terhambatnya aliran darah disebabkan oleh gangguan pada katup vena, yang menghubungkan vena di skrotum dan vena lain yang menuju jantung.Tak hanya itu, varikokel juga lebih umum terjadi pada buah zakar bagian kiri. Kemungkinan hal ini muncul karena posisi vena yang terletak di skrotum kiri.

Cara mengatasi varikokel oleh dokter

Tidak semua kasus varikokel membutuhkan penanganan medis. Pengobatan umumnya dilakukan bila varises buah zakar ini menimbulkan rasa sakit atau berpotensi menyebabkan komplikasi.Penanganan varikokel bertujuan menutup atau mengikat pembuluh darah vena yang bermasalah, dan mengalirkan darah ke vena yang sehat. Langkah ini dilakukan lewat tindakan medis.Beberapa jenis prosedur medis untuk menangani varikokel adalah sebagai berikut:
  • Bedah terbuka

Pada bedah terbuka, dokter akan membuat sayatan sekitar 2-3 cm di skrotum. Selanjutnya, dokter menggunakan mikroskop untuk membantunya melihat vena di area skrotum dengan lebih baik.Ketika pembuluh darah vena yang bermasalah sudah ditemukan, vena ini akan ditutup atau diikat. Darah tidak mengalir ke sana, tapi ke pembuluh darah vena yang sehat.Operasi terbuka untuk varikokel adalah prosedur yang umumnya bersifat rawat jalan. Ini berarti, pasien bisa langsung pulang setelah operasi dan kembali memeriksakan dirinya ke dokter sesuai jadwal dari dokter.
  • Laparoskopi

Pada metode laparoskopi, ukuran sayatan yang dibuat oleh dokter pada skrotum akan lebih kecil. Sayatan ini berfungsi sebagai pintu masuk untuk alat laparoskop.Laparoskop berbentuk seperti selang dengan kamera dan lampu pada ujungnya. Alat ini juga dilengkapi dengan alat bedah yang dibutuhkan oleh dokter.Dengan bantuan laparoskop, dokter akan melakukan langkah yang sama dengan proses bedah terbuka.
  • Embolisasi perkutan

Pada embolisasi perkutan, dokter akan membuat sayatan kecil di pembuluh vena pada leher atau selangkangan. Lewat sayatan ini, dokter akan memasukkan selang khusus untuk membetulkan varikokel.Selang tersebut akan dipandu dengan teknologi pindai (seperti X-ray) agar dapat menuju ke skrotum dan vena yang bermasalah.Ketika selang sudah sampai di pembuluh vena yang bermasalah (varikokel), sebuah alat mirip balon atau kumparan (stent) akan dimasukkan melalui selang tersebut. Stent akan menghambat aliran darah di varikokel dan membuatnya menyusut, sehingga darah tidak lagi mengalir ke sana.Penanganan varikokel umumnya sukses meski tetap ada beberapa komplikasi yang mungkin terjadi. Contohnya, penumpukan cairan di testis, rusaknya pembuluh darah lain di skrotum, infeksi, hingga kembalinya varikokel di kemudian hari.

Komplikasi varikokel bila tak ditangani dengan benar

Varikokel yang terus dibiarkan dapat menyebabkan sejumlah komplikasi yang meliputi:
  • Penyusutan ukuran testis (atrofi)

Penyusutan ukuran testis mungkin terjadi karena jumlah darah di dalam vena testis semakin menumpuk dan menyebabkan peningkatan tekanan. Kondisi ini juga bisa memicu kerusakan pada testis.
  • Infertilitas

Infertilitas atau gangguan kesuburan muncul akibat naiknya temperatur di testis seiring dengan perkembangan varikokel. Suhu yang terlalu tinggi dapat mengganggu pembentukan, pergerakan, hingga fungsi sperma.Varikokel adalah kondisi kondisi penumpukan darah dalam pembuluh darah vena di skrotum. Bila dibiarkan, varikokel dapat menyebabkan masalah kesuburan.Agar tak memicu komplikasi yang tak diinginkan, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter. Penanganan umum varikokel adalah operasi, dari bedah terbuka, laparoskopi, hingga embolisasi. Dokter akan memutuskan jenis prosedur yang cocok untuk Anda.
varikokel
Healthline. https://www.healthline.com/health/varicocele
Diakses pada 20 Juli 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/varicocele/diagnosis-treatment/drc-20378772
Diakses pada 20 Juli 2020
WebMD. https://www.webmd.com/men/what-is-varicocele#1
Diakses pada 20 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait