logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Sex & Relationship

Mengenal Vaksin HPV untuk Cegah Penyakit Menular Seksual

open-summary

HPV atau Human Papilloma Virus merupakan kelompok virus yang dapat menyebabkan berbagai penyakit, mulai dari penyakit menular seksual hingga kanker. Anda bisa mencegah infeksi tersebut melalui vaksin HPV. Namun, virus HPV tidak dapat diberikan kepada wanita hamil dan orang yang alergi parah terhadap jamur.


close-summary

9 Apr 2019

| Nina Hertiwi Putri

Vaksin HPV mencegah penyakit kelamin

Salah satu pencegahan infeksi HPV adalah melalui pemberian vaksin.

Table of Content

  • Pemberian Vaksin HPV di Indonesia
  • Mereka yang tidak disarankan untuk Mendapatkan Vaksin HPV
  • Catatan dari SehatQ

HPV atau Human Papilloma Virus merupakan kelompok virus yang dapat menyebabkan berbagai penyakit. Anda bisa terkena infeksi menular seksual hingga kanker tanpa kekebalan tubuh yang baik. Untuk itu, mendapatkan vaksin HPV penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh dari penularan virus tersebut.

Advertisement

Terdapat 200 lebih jenis HPV, dan 40 di antaranya dapat menyebabkan penyakit di area genital seperti vulva, vagina, leher rahim, anus, hingga penis. Hingga saat ini, belum ada perawatan yang dapat dilakukan untuk benar-benar membunuh HPV.

Perawatan yang tersedia saat ini bertujuan meningkatkan daya tahan tubuh agar dapat melawan infeksi virus. Selain itu, pemberian vaksin HPV bisa membantu meredakan gejala serta tanda yang muncul pada penyakit yang disebabkan oleh HPV. Bagi Anda yang belum mengetahui pentingnya imunisasi HPV, berikut ini penjelasannya.

Pemberian Vaksin HPV di Indonesia

HPV merupakan virus yang dapat menyebabkan infeksi menular seksual seperti kutil kelamin dan beberapa jenis kanker, seperti kanker serviks, vulva, dan vagina. Virus ini dapat ditularkan melalui hubungan seksual secara vaginal, anal, maupun oral.

Dari beberapa tipe yang ditemukan, HPV tipe 16 dan 18 merupakan penyebab terjadinya 70 persen keganasan kasus kanker serviks. Sementara itu, HPV tipe 6 dan 11 diketahui sebagai virus yang menyebabkan 90 persen kasus kutil kelamin.

Selain dengan melakukan hubungan seksual secara bersih dan aman menggunakan alat kontrasepsi, infeksi HPV juga dapat dicegah dengan pemberian vaksin. Di Indonesia, terdapat 2 jenis vaksin HPV, yaitu vaksin HPV bivalen dan vaksin HPV tetravalen.

1. Vaksin HPV Bivalen

Vaksin inimengandung 2 tipe virus HPV, yaitu HPV tipe 16 dan 18 yang dapat mencegah kanker serviks.

2. Vaksin HPV Tetravalen

Vaksin ini mengandung 4 tipe virus HPV, yaitu HPV tipe 6, 11, 16, dan 18. Vaksin ini digunakan untuk mencegah kanker serviks sekaligus kutil kelamin yang merupakan infeksi menular seksual.

Golongan penerima vaksin HPV

Meski infeksi HPV umumnya menyerang orang dewasa, pemberian vaksin HPV disarankan untuk dilakukan sejak dini. Berikut golongan penerima Vaksin HPV direkomendasikan:

1. Remaja muda

Pemberian vaksinadilakukan pada remaja perempuan berusia 10 tahun ke atas. Pasalnya, efektivitas vaksin HPV akan lebih tinggi untuk yang belum aktif secara seksual.

2. Remaja dewasa

Para remaja dengan rentang usia 15-26 tahun juga perlu diberikan vaksin HPV. Terlebih jika mereka belum mendapatkan vaksin lengkap pada saat kecilnya.

3. Orang dewasa

Mereka yang sudah berusia 27 tahun juga bisa mendapatkan vaksin ini. Namun, tentunya perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Pasalnya, kelompok usia ini sudah cukup aktif melakukan hubungan seksual.

Baca juga: Pemberian Vaksin HPV

Vaksin diberikan sebanyak tiga kali. Pemberian vaksin kedua, dilakukan dalam jangka waktu satu atau dua bulan setelah yang pertama. Selanjutnya, vaksin ketiga diberikan enam bulan setelah imunisasi pertama.

Tidak seperti beberapa jenis vaksin lain yang harus mengulang urutan pemberian vaksin. Apabila terlewat, Anda cukup melengkapi vaksin yang terlewat tanpa harus mengulang urutan pemberian dari awal. Perlu diingat bahwa vaksin bukanlah pengganti alat kontrasepsi. Anda tetap perlu melakukan seks yang aman untuk terhindar dari penyakit menular seksual.

Mereka yang tidak disarankan untuk Mendapatkan Vaksin HPV

Tidak semua orang disarankan mendapatkan vaksin HPV. Berikut ini adalah kelompok individu yang sebaiknya menunda atau menghindari pemberian vaksin HPV.

  • Orang dengan alergi parah terhadap jamur, komponen-komponen yang terdapat dalam vaksin HPV, atau pernah mengalami alergi saat vaksin HPV sebelumnya
  • Wanita hamil. Meski saat ini masih dianggap cukup aman, tapi penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan untuk melihat keamanan vaksin ini untuk ibu hamil.
  • Orang yang sedang sakit berat saat jadwal vaksin tiba 

Sama seperti pemberian vaksin lainnya, vaksin HPV juga dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti demam ringan, nyeri, kemerahan, serta gatal di area yang disuntik. Kondisi-kondisi tersebut akan hilang sendirinya dalam jangka waktu beberapa hari.

Setelah mengetahui lebih jauh seputar pemberian vaksin HPV, Anda diharapkan tidak menunda lagi untuk segera mendapatkannya. Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati, bukan?

Baca juga: Jenis Aktivitas Seksual yang Berisiko Menularkan Penyakit

Catatan dari SehatQ

Siapa pun bisa terkena penyakit menular seksual. Untuk mencegahnya, Anda perlu melakukan seks yang aman dengan kontrasepsi. Selain itu, penting untuk tidak bergonta-ganti pasangan seksual karena hal itu juga menyebabkan risiko infeksi meningkat. Pastikan juga Anda mendapatkan vaksin HPV untuk menurunkan risikonya.

Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar penyakit menular seksual, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

kankerpenyakit menular seksualhpv

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved