Kerjasama dengan WHO, Indonesia Siap Kembangkan Vaksin Covid Teknologi Terbaru


Indonesia dan WHO berencana membangun global hub atau pusat produksi vaksin Covid-19 yang dibuat dengan metode nucleic acid, yaitu vaksin mRNA dan vaksin DNA. Metode mRNA sudah dipakai pada vaksin Covid-19 dari Pfizer dan Moderna.

0,0
31 Jul 2021|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Indonesia dengan WHO akan membangun pusat produksi vaksin Covid-19 berbasis mRNA dan DNAIndonesia berencana membangun pusat pembuatan vaksin mRNA dan DNA
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan bahwa Indonesia bersama Badan Kesehatan Dunia WHO sedang berencana membangun pusat produksi vaksin Covid-19 yang berbasis nucleid acid. Artinya, vaksin yang akan dikembangkan adalah vaksin DNA dan mRNA.Jika pusat produksi vaksin ini berjalan, maka Indonesia akan bisa memproduksi sendiri vaksin Covid-19 dengan metode DNA dan mRNA. Teknologi pembuatan Vaksin Covid-19 dengan metode mRNA sendiri kini sudah dipakai untuk membuat vaksin corona dari Pfizer dan Moderna. Sementara itu vaksin dengan metode DNA masih terus dikembangkan.Apabila bisa menjadi global hub atau pusat produksi vaksin, tentu stok vaksin Covid-19 akan bisa terjaga. Indonesia saat ini sudah memproduksi vaksin sendiri dengan bahan baku inactivated virus yang diimpor dari Sinovac. Metode yang sama juga dipakai dalam pengembangan Vaksin Merah Putih sebagai buatan dalam negri.

Tentang vaksin mRNA

Virus, termasuk virus corona memiliki gen yang terdiri dari RNA dan DNA. Saat virus tersebut masuk ke tubuh, maka sistem kekebalan tubuh akan mengenali bagian tersebut dan memicu produksi antibodi yang dibutuhkan untuk menghalau virus menimbulkan penyakit di tubuh.Mekanisme inilah yang secara umum dipakai untuk membuat vaksin dengan basis mRNA, seperti vaksin Covid-19 dari Pfizer dan Moderna. Vaksin buatan Moderna, menggunakan messenger RNA untuk menduplikasi proses infeksi virus di tubuh. Jadi, sistem imun di tubuh kita terpacu untuk membentuk antibodi tanpa kita harus benar-benar terinfeksi.Vaksin mRNA adalah metode pembuatan vaksin yang tergolong baru. Hingga saat ini, baru vaksin Covid-19 yang diproduksi massal menggunakan metode ini. Meski begitu, penelitian tentangnya sudah berlangsung sejak lama.Dengan adanya pandemi, informasi-informasi yang sudah didapatkan dari penelitian sebelumnya segera dipakai untuk membuat vaksin Covid-19. Sebelumnya, metode pembuatan vaksin ini sudah pernah diteliti untuk virus Zika, influenza, rabies, dan cytomegalovirus (CMV).

Tentang vaksin DNA

Sama seperti vaksin mRNA, vaksin DNA juga merupakan salah satu jenis vaksin nucleic acid. Namun sampai saat ini, belum ada vaksin Covid-19 yang dibuat menggunakan vaksin DNA. Meski begitu, penelitian sudah banyak dilakukan dan pada uji coba pada hewan, dan vaksin yang dibuat dengan metode ini terbukti efektif untuk mencegah Covid-19.Sama seperti vaksin mRNA, vaksin DNA juga hanya akan memberikan informasi genetik virus ke tubuh. Dengan informasi ini, sistem kekebalan tubuh kita kemudian akan membandung pertahanan tubuh yang diperlukan untuk mencegah infeksi.Jadi ketika suatu saat ada virus yang benar-benar masuk, tubuh kita sudah siap untuk melawannya.
Vaksin DNA dan mRNA memang sama-sama termasuk dalam vaksin nucleic acid. Namun, keduanya punya perbedaan mendasar.
Agar bisa efektif, vaksin DNA perlu mencapai inti sel. Sementara itu mRNA tidak perlu. Dengan demikian, efektivitas vaksin mRNA biasanya lebih tinggi. Namun, vaksin DNA lebih stabil dalam suhu ruang, berbeda dengan mRNA yang sangat sensitif terhadap suhu dan mudah rusak jika tidak disimpan dengan benar.Ke depannya, baik vaksin mRNA, DNA maupun jenis vaksin di luar metode nucleic acid seperti inaktivasi virus dan metode adenovirus akan terus diteliti untuk menemukan vaksin Covid-19 yang paling efektif.Saat ini, selagi menunggu pusat produksi vaksin dibangun di Indonesia, pemerintah masih terus menggenjot program vaksinasi dengan stok vaksin yang ada. Hingga saat ini masyarakat di Indonesia sudah menerima vaksin Covid-19 dari Sinovac, Astrazeneca, dan Sinopharm. Vaksin Moderna pun sudah tiba di Tanah Air, tapi penggunaannya sejauh ini terbatas untuk para tenaga kesehatan. Sementara itu vaksin Pfizer disebutkan akan datang puluhan juta dosis pada akhir tahun 2021.Apabila Anda masih punya pertanyaan seputar vaksin Covid-19, Anda bisa berdiskusi langsung dengan dokter lewat fitur Chat Dokter di aplikasi kesehatan SehatQ yang bisa diunduh secara gratis di App Store dan Google Play.
coronavirusvaksin corona
CDC. https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/vaccines/different-vaccines/mrna.html
Diakses pada 30 Juli 2021
CNN. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210730121204-20-674225/kemenkes-who-akan-bangun-pusat-produksi-vaksin-mrna-di-ri
Diakses pada 30 Juli 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/covid-19-dna-vaccine-candidates-show-promise-in-hamsters-mice#DNA-vaccines
Diakses pada 30 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait