logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Wanita

Vagina Hitam Belum Tentu Kanker, Ini yang Harus Anda Ketahui

open-summary

Penyebab vagina hitam antara lain karena perubahan akibat pubertas dan kehamilan. Kondisi ini juga bisa terjadi akibat rangsangan seksual, kanker, obesitas, dan kebiasaan menggunakan celana yang terlalu ketat.


close-summary

3.29

(34)

7 Feb 2021

| Asni Harismi

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Penyebab vagina hitam ada beragam, salah satunya adalah perubahan karena pubertas

Vagina hitam tidak selalu menandakan penyakit

Table of Content

  • Penyebab vagina hitam
  • Lantas, bagaimana cara memutihkan vagina?

Vagina hitam sering dianggap sebagai hal yang harus dihindari. Meski sebagian memang bisa disebabkan oleh penyakit seperti obesitas dan kanker, kebanyakan area vagina yang menggelap disebabkan oleh perubahan akibat pubertas, kehamilan, maupun rangsangan seksual dan hal tersebut adalah normal.

Advertisement

Sebelum membahas lebih lanjut, perlu diluruskan terlebih dahulu bahwa istilah vagina biasanya digunakan orang untuk menggambarkan bagian organ intim yang disebut labia atau bibir vagina. Bagian terluarnya disebut labia majora, sedangkan bagian dalam yang terhubung dengan pintu vagina dinamakan labia minora.

Cara mengatasi vagina hitam ada beragam, tergantung penyebabnya. Pada vagina yang menggelap akibat penyakit, cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan menyembuhkan penyakit pemicunya. Sementara itu, jika menggelap akibat perubahan normal, maka tidak ada perawatan yang perlu dilakukan. Meski begitu, jika Anda merasa terganggu secara estetika, dokter mungkin meresepkan krim tertentu untuk mencerahkannya.

Penyebab vagina hitam

Merupakan hal yang normal bagi wanita untuk memiliki labia (majora maupun minora) dengan warna kulit lebih gelap dari sekitarnya. Ada labia yang berwarna merah muda, keunguan, kemerahan, kecokelatan, hingga terlihat lebih gelap sesuai dengan kondisi genetik pribadi.

Jika vagina hitam ini tidak disertai gejala lain (misalnya nyeri atau kulit berkerak), kondisi tersebut biasanya normal. Sebaliknya, bila merasakan ada tanda lain yang menyertai perubahan warna labia, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter.

no caption
Kehamilan ternyata dapat memicu vagina hitam

Warna vagina bisa berubah menjadi hitam dalam kondisi-kondisi tertentu. Beberapa penyebab vagina hitam antara lain:

1. Pubertas

Warna miss V yang gelap belum tentu penyakit, sebab  salah satu penyebab paling umum dari menggelapnya area kewanitaan ini adalah pubertas. Pada wanita yang baru memasuki masa pubertas alias peralihan dari anak-anak ke dewasa, vagina hitam merupakan respons tubuh atas meningkatnya kadar hormon estrogen dan hormon-hormon lain di dalam tubuh ketika wanita mulai dewasa.

Wanita yang baru memasuki masa pubertas juga akan mengalami pertumbuhan rambut kemaluan yang tebal dan keriting. Begitu pula dengan labia minora yang membesar. Sementara itu, warna vagina bisa menghitam atau berubah menjadi warna lain, tergantung etnisnya.

Bagi Anda yang merasa mengalami vagina hitam saat mulai puber, tidak perlu panik. Kondisi ini normal dan merupakan bagian dari proses tubuh menuju dewasa.

2. Kehamilan

Perubahan kadar hormon estrogen dan lainnya juga terjadi ketika Anda tengah hamil. Sama halnya dengan pubertas, warna vagina bisa berubah menjadi gelap atau menghitam, terutama pada bagian labia minora. Namun, ini masih masuk sebagai warna miss V yang sehat, sehingga Anda tidak perlu terlalu khawatir.

Jika vagina hitam yang Anda alami terjadi karena naiknya hormon kehamilan, kondisi ini akan hilang sendiri secara gradual setelah melahirkan.

3. Rangsangan seksual

Ketika terangsang secara seksual, area klitoris dan labia minora bisa saja terlihat seperti berubah warna menjadi lebih gelap, merah tua, atau bahkan hitam. Sebab, bagian tersebut tengah mendapat aliran darah yang deras sehingga darah berkumpul dan mengakibatkan ‘efek’ bibir vagina hitam.

Meskipun demikian, tak perlu cemas. Sebab, warna vagina akan kembali normal ketika Anda sudah tidak lagi merasa terangsang.

4. Kanker

Dalam kasus yang jarang, vagina hitam juga bisa menandakan kanker vulva. Namun, kulit gelap yang dimaksud biasanya berbentuk seperti bercak tak beraturan yang mengalami perubahan bentuk dan warna seiring dengan pertambahan usia Anda.

Selain itu, kanker vulva juga ditandai dengan gejala-gejala lain, seperti benjolan di sekitar vagina serta munculnya rasa seperti terbakar, kebas, dan gatal di vulva. Jika Anda merasa memiliki gejala kanker vulva, segera periksakan diri ke dokter dokter.

Semakin cepat kondisi Anda ditangani, semakin besar peluang kesembuhannya.

5. Obesitas

Gesekan antar paha dalam dan bokong akibat berat badan berlebih dapat menjadi penyebab vagina hitam. Menjaga berat badan ideal dapat menjadi solusi dari kondisi ini.

6. Menggunakan celana terlalu ketat

Menggunakan celana terlalu ketat menyebabkan area vagina lebih lembap. Akibatnya, sirkulasi terganggu sehingga vagina akan menjadi kehitaman.

Selain keenam penyebab di atas, Anda mungkin juga pernah mendengar bahwa mencukur bulu kemaluan bisa mengakibatkan vagina hitam. Perlu diketahui bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Mencukur tidak membuat vagina hitam. Namun apabila saat mencukur, Anda menekan pisau cukur terlalu dalam, maka kulit akan terkikis dan akan menjadi kehitaman.

Baca Juga

  • Sperma Keluar Tiba-Tiba? Waspada Kebocoran Katup Mani!
  • Cara Mengatasi Keputihan dengan Bawang Putih, Ini Efek Sampingnya
  • 4 Penyebab Vaginosis Bakteri (Bacterial Vaginosis), dan Cara Mencegahnya

Lantas, bagaimana cara memutihkan vagina?

no caption
Krim hidroquinone dapat diresepkan dokter untuk vagina hitam

Jika vagina hitam disebabkan oleh kanker, sebaiknya Anda selalu mengikuti saran dokter, baik dalam konsumsi obat hingga perawatan yang harus Anda jalani. Sedangkan jika vagina hitam karena hal non-penyakit, Anda pun sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengoleskan apapun ke area yang sensitif tersebut.

Dokter mungkin akan memberikan beberapa pilihan untuk mencerahkan kulit, seperti:

  • Penggunaan krim yang mengandung hidroquinone atau kojic acid
  • Perawatan laser vagina

Setiap perawatan memiliki efek samping sendiri-sendiri. Pastikan Anda juga mendiskusikan hal ini dengan dokter yang akan melakukan tindakan pada vagina Anda.

Untuk berdiskusi lebih lanjut tentang vagina hitam dan cara mengatasinya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

masalah reproduksivagina gatalkandidiasis vaginakesehatan vagina

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved