Usia Hamil 25 Minggu: Apa saja yang Terjadi?

(0)
21 Sep 2020|Annisa Trimirasti
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Pada usia hamil 25 minggu, gerakan janin semakin kuatDi usia hamil 25 minggu, gerakan janin akan bertambah kuat
Selamat Anda telah mencapai usia hamil 25 minggu atau sekitar 6 bulan. Sebentar lagi, trimester kedua akan usai.Pada minggu ini, janin terus tumbuh dan bertambah berat badan. Hal ini dapat membuat tendangan atau gerakannya semakin kuat di mana ibu akan lebih mudah menyadarinya.DI minggu ini pun, perut mungkin mulai terasa gatal akibat kulit yang semakin tertarik, dampak pembesaran rahim.

Perkembangan janin di kehamilan 25 minggu

Pada minggu ini, janin kira-kira berukuran sebesar terong atau bunga kol. Panjang tubuhnya sekitar 34 cm dan beratnya kira-kira 660 gram.Pada minggu ini, janin umumnya dapat merespons suara yang akrab baginya, seperti suara ibunya. Janin pun mungkin akan bergerak saat mendengar ibu bicara.Rambut di kepala janin mulai tumbuh di minggu ini. Hidung janin juga sekarang bisa berfungsi mencium bau. Di usia hamil 25 minggu, janin bisa mencium aroma di air ketuban.Pada kehamilan 25 minggu, kulit janin akan berwarna merah muda. Hal ini terjadi karena pembuluh-pembuluh darah mulai terbentuk di bawah kulitnya dan terisi aliran darah.Selanjutnya pada minggu ini pun, pembuluh darah juga akan perkembang di paru-paru janin, sebagai salah satu proses pematangan paru-paru hingga akhirnya bisa menghirup udara dengan sempurna. Pada minggu ini, janin berada pada tahap kedua, dari empat tahap perkembangan paru-paru.

Kondisi tubuh ibu saat hamil 25 minggu

Berikut adalah beberapa gejala yang umum dialami ibu hamil pada usia hamil 25 minggu:
  • Heartburn (sensasi panas di ulu hati)

Peningkatan hormon selama kehamilan akan membuat katup penghubung lambung dan kerongkoran turut rileks. Kondisi ini bisa menyebabkan heartburn, terutama setelah ibu makan makanan yang pedas atau asin.Heartburn mungkin akan mengganggu waktu tidur sang ibu. Untuk mengurangi gejala ini, ibu disarankan untuk tidur menghadap kiri dengan kaki ditekuk dan dengan kepala lebih tinggi dari bagian tubuh lainnya.
  • Jantung berdebar

Jantung memompa darah lebih banyak dan lebih cepat saat hamil. Beberapa ibu hamil mungkin tidak mengalami dampak dari keadaan tersebut. Sementara sebagian calon ibu yang lain mungkin mengalami jantung berdebar.Kondisi ini termasuk normal. Tapi bila berlangsung lama atau disertai dengan sesak napas atau nyeri dada, segera hubungi dokter.
  • Gatal pada perut dan payudara

Peningkatan hormon, menegangnya atau tertariknya kulit dan mengeringnya kulit selama kehamilan merupakan pemicu gatal. Terutama pada perut dan payudara sang ibu, termasu saat hamil 25 minggu.Kondisi ini bisa mengganggu jadwal istirahat, sehingga ibu hamil yang mengalaminya disarankan untuk rutin mengoleskan pelembap ke area gatal.Selain itu, memperbanyak minum air, mandi dengan air dingin, dan menggunakan sabun berbahan lembut juga dapat mengurangi gejala gatal selama hamil. Ibu bisa mencobanya.Selain ketiga gejala di atas, gejala-gejala lain seperti menghitamnya areola (area sekitar puting) , munculnya stretch marks, dan sakit pinggang juga mungkin akan ibu hamil alami.

Hal yang bisa ibu lakukan di usia hamil 25 minggu

Pada minggu ini, ibu bisa mencoba beberapa kegiatan berikut:
  • Skrining gula

Tes untuk diabetes gestasional umumnya dilakukan antara minggu ke-24 sampai ke-28. Pada tes ini, darah akan diambil 60 menit setelah ibu makan. Jika ibu dinilai berpotensi mengalami diabetes gestasional, tes lanjutan mungkin akan dilakukan.
  • Kelas persiapan melahirkan

Waktu melahirkan mungkin masih lama namun tidak ada salahnya mulai belajar sedari awal. Di kelas ini, ibu bisa mendapat informasi banyak seputar proses melahirkan.Agar lebih bersemangat, ibu bisa mengajak calon ayah untuk ikut serta. Dengan ini, ia siap menemani ibu dalam proses persalinan nanti.
  • Kelas yoga

Berlatih yoga selama hamil dapat membantu ibu siap secara fisik maupun mental menghadapi proses persalinan. Selain itu, yoga selama hamil pun dinilai bisa membantu meringankan gejala-gejala saat hamil, seperti sakit pinggang dan sulit tidur.Ada banyak perubahan yang ibu maupun janin alami saat usia hamil 25 minggu seperti telah dijelaskan di atas.Meski demikian, bila ibu merasa ada gejala yang sangat mengganggu, seperti perdarahan, sakit perut berat, atau nyeri saat buang air kecil, jangan ragu untuk menghubungi dokter. Dokter dapat memberi saran yang tepat untuk kondisi ibu.
menjaga kehamilantrimesteribu hamil
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/25-weeks-pregnant
Diakses pada 21 September 2020
Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/25-weeks-pregnant-4159047
Diakses pada 21 September 2020
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/week-by-week/week-25.aspx
Diakses pada 21 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait