logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Urosepsis: Infeksi Saluran Kemih yang Berbahaya

open-summary

Urosepsis adalah infeksi saluran kandung kemih yang sangat berbahaya dan mengancam nyawa. Urosepsis terjadi saat bakteri yang menginfeksi saluran kandung kemih masuk ke dalam darah dan menyebar dalam tubuh. Berbeda dengan infeksi saluran kandung kemih, urosepsis membutuhkan perhatian medis dengan segera.


close-summary

10 Jul 2020

| Marco Anthony

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Urosepsis bermula oleh infeksi saluran kemih yang menyebar ke organ lain

Urosepsis diawali oleh infeksi saluran kemih

Table of Content

  • Mengenal urosepsis
  • Apa yang terjadi jika urosepsis tidak diobati?
  • Apakah ada cara untuk mengatasi urosepsis?
  • Bagaimana cara mencegah urosepsis?
  • Catatan dari SehatQ

Infeksi saluran kandung kemih merupakan salah gangguan yang cukup umum terjadi dan mudah untuk disembuhkan. Namun ada kalannya, gangguan ini berubah menjadi urosepsis yang dapat mengancam nyawa.

Advertisement

Urosepsis merupakan salah satu komplikasi dari infeksi saluran kandung kemih yang berpotensi mengancam nyawa. Berbeda dengan infeksi saluran kandung kemih, urosepsis lebih sulit ditangani dan bisa memicu gagal organ.

Mengenal urosepsis

Urosepsis adalah kondisi saat infeksi dari saluran kandung kemih menyebar ke pembuluh darah dan menyebabkan infeksi di tempat-tempat lainnya dalam tubuh.

Urosepsis awalnya berkembang dari infeksi saluran kandung kemih biasa. Namun, saat infeksi dari saluran kandung kemih menyebar ke bagian saluran kemih atas, seperti ginjal. Ketika terjadi urosepsis, penderita wajib dibawa ke dokter untuk mendapatkan perawatan medis.

Gejala infeksi saluran kandung kemih berbeda pada tiap orangnya. Terkadang ada yang tidak mengalami gangguan apapun dan hanya menyadari adanya perubahan pola pada air seni. Namun, seringnya infeksi saluran kandung kemih akan memunculkan gejala-gejala, seperti:

  • Demam
  • Bau air seni yang tajam
  • Warna air seni yang mengeruh
  • Adanya darah dalam air seni
  • Sensasi panas atau nyeri saat sedang buang air kecil
  • Adanya tekanan atau nyeri di pinggul, punggung bagian bawah, atau perut
  • Adanya keinginan untuk buang air kecil secara terus-menerus

Saat Anda mengalami urosepsis, Anda juga akan mengalami gejala lainnya, berupa:

  • Rasa lelah yang ekstrim
  • Kesulitan bernapas
  • Mual dan muntah
  • Demam
  • Jumlah air seni yang berkurang
  • Rasa nyeri yang abnormal
  • Pikiran berkabut
  • Suhu tubuh yang cenderung tinggi atau rendah secara abnormal
  • Detak jantung yang cepat
  • Nyeri di kedua sisi bagian punggung belakang yang merupakan lokasi ginjal berada
  • Bernapas cepat
  • Fungsi hati yang abnormal

Anda akan lebih rentan terkena urosepsis sehabis menjalani operasi yang melibatkan pemasangan kateter di saluran kandung kemih. Kateter tersebut dapat meningkatkan risiko Anda mengalami infeksi.

Baca Juga

  • Sedentary Lifestyle, Gaya Hidup Malas-malasan yang Berbahaya bagi Kesehatan
  • Darah Kotor: Cuma Mitos Belaka atau Masalah Medis?
  • Kenali 17 Penyebab Alis Rontok yang Mungkin Anda Alami

Selain kateter, bedah yang dilakukan di area saluran kandung kemih juga dapat menambah peluang Anda mengalami urosepsis, seperti transplantasi ginjal, bedah kandung kemih, dan bedah prostat.

Apa yang terjadi jika urosepsis tidak diobati?

Urosepsis yang tidak segera mendapatkan perhatian medis akan mengarah pada kondisi yang lebih serius yang dikenal sebagai septic shock. Saat seseorang mengalami septic shock, tekanan darahnya akan menurun dengan drastis dan organ-organ tubuhnya mulai melemah.

Selain septic shock, penderita urosepsis juga dapat mengalami komplikasi lain, seperti timbulnya jaringan parut di saluran kandung kemih, gagal organ, kerusakan ginjal, dan penumpukan nanah di dekat ginjal atau prostat.

Apakah ada cara untuk mengatasi urosepsis?

Pengobatan untuk infeksi saluran kandung kemih tentunya lebih mudah daripada urosepsis, karena Anda hanya memerlukan antibiotik dan meningkatkan konsumsi air mineral. Namun, pengobatan urosepsis jauh lebih kompleks daripada infeksi saluran kandung kemih.

Saat Anda mengalami urosepsis, dokter akan memberikan antibiotik untuk mengeluarkan bakteri dari dalam tubuh dan memberikan Anda penanganan lain, seperti pemberian infus, oksigen, ataupun alat bantu lainnya yang dibutuhkan.

Kadang kala, bedah diperlukan untuk mengeluarkan nanah yang muncul di bagian tubuh yang terinfeksi akibat urosepsis. Jika Anda mengalami septic shock, dokter akan memasangkan alat-alat yang dapat membantu menyeimbangkan detak jantung dan pernapasan Anda.

Saat sedang dalam kondisi septic shock, Anda juga akan diberikan vasopressor atau obat yang dapat membantu meningkatkan tekanan darah dan menyempitkan pembuluh darah.

Bagaimana cara mencegah urosepsis?

Urosepsis dapat dicegah dengan segera mengatasi infeksi saluran kandung kemih yang dialami. Anda juga dapat mencegah kemunculan infeksi saluran kandung kemih dengan melakukan hal-hal berikut ini:

  • Minum air secukupnya tiap hari
  • Mencuci tangan sebelum dan setelah dari kamar mandi
  • Tidak menahan buang air kecil
  • Menggunakan dalaman dari katun
  • Mengelap atau mencuci pantat dari depan ke belakang
  • Buang air kecil setelah berhubungan intim

Catatan dari SehatQ

Urosepsis merupakan komplikasi dari infeksi saluran kandung kemih. Berbeda dengan infeksi saluran kandung kemih yang dapat diobati dengan mudah, urosepsis memerlukan perhatian medis dan berpotensi mengancam nyawa.

Pencegahan paling utama dari urosepsis adalah dengan mengobati infeksi saluran kandung kemih. Oleh karenanya, jika Anda mengalami gejala dari infeksi saluran kandung kemih, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Advertisement

penyakitinfeksi saluran kencinginfeksi saluran kemih

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved