logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Uremia Adalah Kondisi Medis yang Membahayakan, Ini Gejalanya

open-summary

Uremia adalah kondisi serius yang terjadi ketika urea menumpuk di dalam darah. Hal ini bisa menimbulkan berbagai gejala yang dapat membahayakan tubuh.


close-summary

4.36

(14)

14 Jan 2020

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Uremia adalah kondisi ketika urea menumpuk di dalam darah

Uremia adalah berbagai gejala yang muncul akibat penumpukan urea di dalam darah

Table of Content

  • Gejala uremia yang perlu diwaspadai
  • Bahaya komplikasi uremia
  • Cara mengobati uremia
  • Mencegah terjadinya uremia

Mungkin istilah uremia masih terdengar asing di telinga Anda. Uremia adalah kondisi medis serius yang terjadi ketika urea menumpuk di dalam darah. Dalam keadaan normal, urea (limbah) tersebut akan disaring oleh ginjal.

Advertisement

Namun, ketika ginjal tak dapat menyaring limbah dengan benar, maka limbah dapat masuk ke aliran darah. Kondisi ini menyebabkan munculnya berbagai gejala dari penyakit ginjal kronis dan gagal ginjal. Lantas, bagaimana gejalanya?

Gejala uremia yang perlu diwaspadai

Pada awal penyakit ginjal kronis, Anda mungkin tidak melihat gejala apapun. Akan tetapi, ketika ginjal Anda mengalami kerusakan, maka uremia dapat terjadi. Dalam darah penderita uremia terdapat protein, creatine, dan berbagai zat lain.

Kontaminasi tersebut dapat memengaruhi hampir setiap sistem tubuh, sehingga sangat membahayakan. Jika tidak diobati, kondisi ini pun bisa mengancam jiwa. Adapun gejala uremia yang mungkin terjadi, yaitu:

  • Kelelahan ekstrem
  • Kaki kram
  • Berkuragnya atau malah hilangnya nafsu makan
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Muntah
  • Sulit konsentrasi
  • Kesemutan, mati rasa atau sensasi tersengat, terutama di tangan dan kaki
  • Kulit kering dan gatal
  • Lebih sering buang air kecil
  • Pembengkakan, terutama di sekitar kaki dan pergelangan kaki
  • Tekanan darah tinggi
  • Sesak napas

Perlu Anda ketahui bahwa gejala yang terjadi bisa bervariasi antarindividu. Selain itu, dapat pula muncul perubahan berupa kondisi yang terlihat membaik, tetapi kemudian memburuk kembali. Oleh sebab itu, jika Anda mencurigai menderita penyakit ginjal atau mengalami uremia, segera periksakan diri ke dokter.

Bahaya komplikasi uremia

Jika tak segera mendapat perawatan, uremia bisa menyebabkan komplikasi yang parah, seperti halnya gagal ginjal bahkan hingga menyebabkan kematian. Komplikasi uremia yang dapat terjadi, antara lain:

  • Kejang
  • Kehilangan kesadaran
  • Serangan jantung
  • Masalah kardiovaskular
  • Gatal parah akibat ketidakseimbangan mineral
  • Amiloidosis (nyeri dan kaku persendian)
  • Depresi

Uremia yang tidak diobati juga dapat merusak organ lain, sehingga menyebabkan gagal hati atau jantung. Penting untuk berkonsultasi pada dokter mengenai komplikasi yang mungkin Anda alami. Mengikuti rencana perawatan yang telah ditetapkan oleh dokter dapat membantu mengurangi atau bahkan menghilangkan beberapa komplikasi yang terjadi.

Baca Juga

  • BPOM Keluarkan Izin Vaksin Covid-19 untuk Anak 12-17 Tahun
  • Gejala Chikungunya Hampir Sama dengan DBD, Kenali Perbedaannya!
  • 5 Penyebab Sesak Napas setelah Makan yang Perlu Anda Waspadai

Cara mengobati uremia

Penderita uremia perlu mendapat perawatan medis. Dialisis atau cuci darah pun menjadi pilihan perawatan yang utama untuk uremia. Dokter akan merekomendasikan dialisis untuk mengeluarkan limbah, cairan tambahan maupun racun dari aliran darah. Langkah ini dilakukan untuk meredakan gejala uremia, dan mencegah masalahnya semakin memburuk.

Terdapat dua jenis dialisis, yaitu:

  • Hemodialisis

Proses cuci darah hemodialisis menggunakan mesin yang akan bertindak sebagai “ginjal buatan” untuk menyaring darah. Ada dua selang yang terpisahkan oleh mesin penyaring. Darah akan dialirkan melalui selang pertama menuju mesin penyaring untuk dibersihkan. Setelah dibersihkan, selang kedua pun akan mengirimkannya kembali ke dalam tubuh Anda. Proses ini bisa menghabiskan waktu beberapa jam, dan sebagian besar penderita membutuhkan perawatan ini setidaknya 3 kali seminggu.

  • Dialisis peritoneal

Pada dialisis peritoneal, pencucian darah dilakukan dengan memasukkan selang kateter ke dalam rongga perut di daerah sekitar pusar. Kateter ini terhubung dengan kantung berisi cairan dialisat yang digunakan untuk mencuci darah penderita. Perawatan ini dapat dilakukan di rumah kurang lebih empat kali sehari selama 30 menit. 

Beberapa penderita juga mungkin memerlukan transplantasi ginjal (cangkok ginjal). Prosedur ini menjadi perawatan lain yang mungkin dilakukan jika Anda mengalami gagal ginjal stadium akhir. Pada transplantasi ginjal, ginjal yang rusak akan diganti dengan ginjal yang sehat. Anda pun akan diberi obat untuk mencegah tubuh menolak ginjal pendonor. Namun, biaya untuk transplantasi ginjal sangatlah mahal.

Mencegah terjadinya uremia

Karena uremia disebabkan oleh penyakit ginjal yang parah, maka Anda dapat mencoba mencegah uremia dengan melakukan langkah-langkah mencegah penyakit ginjal sedini mungkin.

Anda harus mengendalikan gula darah dan tekanan darah dengan baik, menjaga kesehatan jantung, menjauhi merokok, mengonsumi makan makanan yang sehat, rutin berolahraga, minum air putih secara teratur, dan menjaga berat badan tetap ideal.

Sementara itu, jika Anda sudah terkena gagal ginjal, cara terbaik untuk mencegah uremia yaitu dengan menjalani perawatan dialisis secara teratur. Hal ini akan membantu limbah tersaring keluar dengan cukup baik dari darah Anda.

Selain itu, Anda juga harus menghindari makanan apapun yang tinggi natrium, fosfor, dan kalium. Mengonsumsi makanan tertentu dan melakukan olahraga yang direkomendasikan oleh dokter, dapat membantu mencegah terjadinya uremia. Jadi, yuk mulai jalani hidup sehat!

Advertisement

penyakitpenyakit ginjaltransplantasi ginjalgagal ginjal kronisgagal ginjal

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved