Tips Mengurangi Nyeri Akibat Urat Kejepit saat Tidur dan Duduk

Urat kejepit atau jepitan pada saraf skiatika menyebabkan nyeri pinggang yang menjalar hingga ke bokong
Urat kejepit bisa diatasi dengan posisi duduk yang baik

Urat kejepit merupakan kondisi yang sering kita dengar ketika seseorang mengalami nyeri. Sebenarnya urat kejepit adalah keadaan di mana terjadi jepitan pada saraf. Salah satunya sering terjadi pada saraf di daerah pinggang, yang juga dikenal dengan skiatika.

Jika Anda pernah mengalami nyeri tiba-tiba pada pinggang yang menjalar hingga bokong dan kaki, mungkin Anda mengalami kondisi terjepitnya saraf skiatik (skiatika). Kondisi ini umum terjadi pada seseorang berusia 50 tahun ke atas. Penyebabnya dapat berupa proses penuaan, ditambah tekanan pada disk yang menjadi bantalan pada vertebra (tulang belakang).

Kelebihan berat badan atau obesitas juga dapat meningkatkan risiko terjadi skiatika akibat peningkatan tekanan pada tulang belakang. Kondisi diabetes mellitus yang tidak terkontrol bisa memperburuk gejala akibat kerusakan saraf yang terjadi. Duduk dalam waktu lama, mengangkat beban berat, dan mengendarai motor terlalu lama juga dapat meningkatkan risiko terjadinya skiatika.

Tips Mengurangi Nyeri Akibat Urat Kejepit saat Tidur

Kondisi nyeri yang dirasakan akibat skiatika sering menyebabkan gangguan tidur pada penderitanya. Beberapa tips di bawah ini dapat membantu Anda untuk mengurangi sakit akibat urat kejepit yang dialami saat tidur.

1. Menekuk Lutut saat Tidur

Anda bisa mencoba posisi menekuk lutut saat tidur untuk meredakan gejala yang dialami. Pada saat menekuk kedua lutut, pastikan tumit dan bokong Anda tetap bersentuhan dengan tempat tidur.

Selipkan bantal di antara kedua lutut yang berfungsi sebagai penyokong. Aturlah posisi yang membuat Anda merasa nyaman. Posisi ini tidak selalu berhasil pada setiap orang. Jika Anda tetap mengalami nyeri selama beberapa hari, Anda dapat mencoba tips lainnya.

2. Berendam atau Mandi Air Hangat Sebelum Tidur

Berendam dengan air hangat membantu meredakan nyeri dan membuat otot di sekitar saraf yang terjepit menjadi rileks. Atur suhu air agar tidak terlalu panas. Air yang terlalu panas akan meningkatkan suhu tubuh sehingga menyebabkan Anda semakin sulit untuk tidur.

Selain berendam air hangat, terapi lain yang bisa Anda praktekkan untuk memberikan kehangatan adalah meletakkan botol berisi air hangat pada pinggang atau bokong.

3. Pertimbangkan untuk Tidak Menggunakan Kasur Anda

Pada beberapa orang yang mengalami urat kejepit, tidur di lantai ternyata dapat meredakan nyeri yang dialami. Untuk menjaga kebersihan, hindari tidur langsung di lantai. Gunakanlah matras yoga atau handuk yang besar sebagai alas tidur.

Jangan menyerah setelah sekali atau dua kali mencoba tidur di lantai. Anda mungkin memerlukan waktu beberapa hari agar dapat memberikan rasa nyaman setelah tidur di lantai. Bila setelah satu minggu tidak ada perubahan berarti, Anda bisa mulai memikirkan alternatif lain.

Jika sakit yang Anda alami membaik setelah tidur di lantai, namun Anda merasa tidak nyaman, Anda dapat menggunakan matras dengan permukaan keras. Alternatif ini dapat memberikan efek yang sama.

[[artikel-terkait]]

Posisi Duduk Anda juga Berpengaruh

Selain perubahan saat tidur, posisi duduk Anda saat bekerja juga memengaruhi nyeri skiatika yang Anda alami. Duduk dalam waktu lama akan memperburuk kondisi Anda. Oleh karena itu, cobalah untuk berdiri dan berjalan keliling setiap 20 menit.

Saat duduk, perhatikan posisi kaki Anda. Hindari menyilangkan tungkai dan posisikan kaki Anda menapak pada lantai. Sebisa mungkin, posisikan panggul dan lutut Anda membentuk sudut 45 derajat. Jika Anda menggunakan kursi dengan roda, gerakan kursi dan badan Anda bersamaan saat berputar. Hindari membuat badan Anda terputar.

Artikel Terkait

Banner Telemed