logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Umur Berapa Bayi Bisa Duduk Sendiri? Plus 3 Cara Stimulasinya agar Anak Cepat Duduk

open-summary

Usia bayi bisa duduk sendiri dapat berbeda-beda dan umumnya dimulai saat usia 7 bulan. Sebagai cara stimulasi untuk melatih bayi agar cepat duduk kenali tanda kesiapannya seperti sudah mampu menopang kepala sendiri.


close-summary

3.54

(35)

24 Des 2019

| Asni Harismi

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

umur berapa bayi bisa duduk biasanya di usia 7 bulan

Umur berapa bayi bisa duduk biasanya ditandai ketika ia sudah memiliki keseimbangan yang baik

Table of Content

  • Apa saja tanda bayi siap untuk duduk?
  • Umur berapa bayi bisa duduk?
  • Bagaimana tahapan bayi duduk sendiri?
  • Cara stimulasi bayi agar cepat duduk 
  • Bayi belum bisa duduk, kapan Anda harus waspada?

Bayi sudah bisa duduk adalah salah satu pencapaian tumbuh kembangnya yang penting bagi Anda. Saat bayi duduk, ia akan memiliki cara pandang baru terhadap lingkungan. Namun, umur bayi bisa duduk pada setiap anak berbeda-beda. Lantas, pada umur berapa bayi bisa duduk? Dan pada usia berapa bayi bisa duduk sendiri tanpa harus dibantu bantal maupun alat penyangga lainnya? Berikut ulasan selengkapnya.

Advertisement

Apa saja tanda bayi siap untuk duduk?

Sebelum bayi bisa duduk, orangtua harus memerhatikan tanda-tanda kesiapannya terlebih dahulu. Tanda pertama bayi akan segera duduk biasanya ketika ia sudah mampu menopang kepalanya sendiri ketika diletakkan tengkurap, biasanya terjadi saat bayi usia 3 bulan.

Bayi yang sudah siap duduk biasanya akan lebih sering mengangkat badan mereka sendiri ketika diposisikan dalam keadaan tengkurap dengan gerakan yang mirip push-up. Beberapa bayi juga akan sering berguling sehingga penting bagi Anda untuk tidak meninggalkan bayi sendirian, terutama jika ditempatkan di kursi atau kasurnya.

Ketika otot lehernya sudah lebih stabil, Anda bisa melatihnya untuk duduk dengan bantuan bantal atau kursi khusus. Awalnya, bayi Anda masih akan sempoyongan, tapi lama-kelamaan mulai kuat dan belajar untuk duduk sendiri tanpa bantuan.

Baca juga: Tahap Perkembangan Bayi Usia 0-12 Bulan dan Faktor yang Memengaruhinya

Umur berapa bayi bisa duduk?

Kapan bayi bisa duduk pada setiap anak berbeda. Umumnya, saat umur bayi memasuki 4-6 bulan, ia akan mulai memerlihatkan kemampuan untuk duduk, meski hanya beberapa detik.

Pada fase ini, bayi akan lebih sering berusaha untuk duduk sendiri sehingga kemungkinan ia terjatuh menjadi lebih besar. Ketika keseimbangannya makin baik, bayi akan mulai bisa duduk dengan posisi tripod, yakni duduk dengan salah satu atau kedua tangan di depan untuk menyanggah tubuhnya.

Posisi ini biasanya terjadi mendekati bayi usia 6 bulan, di mana ia mulai bersiap untuk mendapatkan makanan padat pertamanya (makanan pendamping air susu ibu atau MPASI) atau ketika memasuki masa tummy time.

Lalu, pada umur berapa bayi bisa duduk sendiri? Ada bayi yang sudah bisa duduk tegak pada usia 7 bulan, namun tidak jarang Anda harus menunggu hingga usianya 9 bulan sebelum bisa melihat bayi ‘lepas tangan’ dan duduk sendiri tanpa bantuan bantal ataupun bantuan apapun dari Anda.

Menurut studi dari Denver II Developmental Milestones, umumnya usia bayi bisa duduk tegak sendiri tanpa bantuan sekitar pada umur 8 bulan.

Sekalipun bayi duduk sendiri, Anda sebaiknya tidak meninggalkan bayi untuk belajar duduk sendirian tanpa pengawasan. Pasalnya, bayi tetap bisa berguling sehingga ada kemungkinan bayi terjatuh dari kursinya.

Baca Juga

  • Cara Merawat Tali Pusar Bayi yang Baik dan Benar hingga Puput
  • 7 Cara Menggendong Bayi Baru Lahir yang Benar dan Aman Sesuai Usia
  • Berbagai Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Berbahayakah?

Bagaimana tahapan bayi duduk sendiri?

Menurut ahli, idealnya perkembangan bayi akan mulai belajar duduk di usia 3-4 bulan. Pada usia bayi 3-4 bulan, bayi akan menunjukkan tanda-tanda bahwa ia sudah siap belajar duduk, seperti telungkup, mengangkat kepala dan menggerakan leher ke kanan dan kiri. 

Adapun tahapan bayi belajar duduk hingga bisa duduk sendiri adalah sebagai berikut:

1. Tahap pertama

Sebelum bayi bisa duduk sendiri, ia akan belajar merangkak terlebih dahulu. Saat bayi belajar duduk pertama kali, ketika merangkak, ia akan mulai dengan memiringkan lengan untuk menahan dan menopang tubuhnya.

Di fase ini, ia akan memanfaatkan otot-otot tubuhnya untuk berguling dengan mendorong menggunakan siku. Fase ini akan menstimulasi otot dan motorik kasar bayi hingga ia siap melakukan tahap selanjutnya.

2. Membangun keseimbangan tubuh

Memasuki usia 5-6 bulan, bayi akan mulai duduk meski masih menggunakan tangan untuk menopang tubuhnya. Di tahap ini, kemampuan neuromuskuler atau kinerja sistem saraf dan otot akan mulai terasah. Meski posisi duduk bayi belum stabil, namun ia secara perlahan akan mulai menemukan keseimbangan tubuhnya.

3. Bayi belajar duduk sendiri dengan stabil

Saat bayi belajar duduk sendiri, ia akan mulai dengan menyeimbangkan posisi duduk dan dapat duduk selama 1-2 detik sebelum akhirnya jatuh kembali. Untuk itu, orangtua disarankan tetap siap siaga di sampingnya.

Posisi duduk dan jatuh akan terus berulang hingga otot punggungnya semakin kuat. Anda bisa melatih bayi duduk sendiri dengan membiasakannya duduk di kursi bayi, bersandar pada sofa maupun di perut Anda. 

Cara stimulasi bayi agar cepat duduk 

Setelah mengetahui umum berapa bayi bisa duduk, Anda bisa mulai mempersiapkan stimulasi mulai bayi berusia 4 bulan atau ketika otot lehernya sudah mulai kuat. Meski demikian, Anda tidak perlu memburu anak untuk segera bisa duduk jika memang belum memerlihatkan tanda-tanda kesiapannya. 

Begini cara stimulasi bayi yang baik agar cepat duduk:

1. Pancing dengan mainan

Untuk memperkuat otot leher dan lengannya, Anda dapat sering meletakkan bayi dalam posisi telungkup kemudian menarik perhatiannya dengan berbagai mainan.

Menarik perhatian bayi dalam posisi telungkup dapat membantu memperkuat otot leher, bahu dan punggung yang diperlukan untuk menstimulasi bayi duduk sendiri.

Baca juga: Tips Cermat Memilih Kursi Makan Bayi yang Aman dan Nyaman

2. Dudukkan di kursi

Untuk membantu bayi duduk sendiri, Anda juga dapat mulai mendudukkannya di kursi dengan bantuan bantal. Namun, pastikan Anda tidak meninggalkannya sendiri dan jauhkan bayi dari benda-benda yang mungkin membuatnya susah bernapas.

Anda juga dapat mendudukkan bayi dalam pangkuan Anda, kemudian membacakannya buku atau mengajaknya memainkan mainan favoritnya dalam posisi duduk.

3. Perbanyak tummy time

Cara paling aman untuk melatih bayi duduk sendiri adalah dengan membiarkannya berlama-lama tummy time untuk mengeksplorasi lantai.

Stimulasi lain yang dapat Anda lakukan ialah dengan mendudukkan bayi di depan cermin. Hal ini akan membuatnya lebih bersemangat untuk bisa duduk sendiri setelah melihat dirinya dalam posisi duduk.

Bayi belum bisa duduk, kapan Anda harus waspada?

Menghitung umur berapa bayi bisa duduk sendiri sebetulnya tidak ada patokan khusus karena ada bayi yang dapat duduk dengan cepat, dan yang lainnya bisa lebih lambat di satu tahun pertamanya.

Jika bayi Anda lahir lebih cepat (prematur), standar umur berapa bayi bisa duduk di atas juga tidak bisa dijadikan pedoman.

Meski demikian, Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter jika bayi belum bisa menegakkan kepala saat usia 4 bulan atau tidak mampu duduk sendiri saat berumur 9 bulan. Dokter mungkin akan merujuk bayi Anda ke klinik tumbuh kembang.

Jika Anda ingin berkonsultasi langsung pada dokter terkait umur berapa bayi bisa duduk sendiri, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

tumbuh kembang bayiperkembangan bayibayimerawat bayi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved