Ubi Goreng vs Kentang Goreng, Mana yang Lebih Sehat?

(0)
14 Jul 2020|Azelia Trifiana
Secara umum ubi goreng dianggap lebih sehat dari kentang gorengUbi goreng merupakan camilan yang enak
Jika ada dua sajian di hadapan Anda, ubi goreng dan kentang goreng, mana yang sekilas terlihat lebih sehat? Bisa jadi, ubi goreng dianggap lebih sehat. Memang benar, karena ubi goreng lebih tinggi vitamin A. Namun di sisi lain, kandungan kalori dan karbohidrat ubi goreng justru lebih tinggi ketimbang kentang goreng.Makanan yang digoreng atau deep fried bisa meningkatkan risiko kenaikan bernat badan dan masalah medis lainnya. Jika ada pilihan makanan yang tidak digoreng, itu lebih baik karena membatasi asupan kalori.

Perbandingan nutrisi ubi goreng vs kentang goreng

Dalam perbandingan nutrisi di bawah ini, ubi goreng dan kentang goreng yang disajikan seberat 85 gram. Pengolahannya berupa makanan siap saji beku atau frozen food yang kemudian digoreng.Perbandingan nutrisinya adalah:
 Kentang gorengUbi goreng
Kalori125150
Lemak total4 gram5 gram
Kolesterol0 gram0 gram
Sodium282 mg170 mg
Karbohidrat21 gram24 gram
Serat2 gram3 gram
Protein2 gram1 gram
Potasium7% RDI5% RDI
Mangan6% RDI18% RDI
Vitamin A0% RDI41% RDI
Vitamin C16% RDI7% RDI
Vitamin E0% RDI8% RDI
Thiamine7% RDI7% RDI
Niacin11% RDI4% RDI
Vitamin B69% RDI9% RDI
Vitamin B58% RDI8% RDI
Folat7% RDI7% RDI
 Berdasarkan kandungan nutrisi di atas, terlihat bahwa ubi goreng memiliki kalori dan karbohidrat lebih tinggi ketimbang kentang goreng. Namun, kandungan nutrisinya tetap lebih kaya seperti vitamin A yang memenuhi 41% RDI sementara kentang goreng tidak mengandung vitamin A. Konsumsi makanan cukup vitamin A ini sangat baik untuk kesehatan mata dan kekebalan tubuh.

Cara memasak sangat berpengaruh

Cara mengolah suatu masakan seperti digoreng atau deep fried di restoran-restoran bisa membuat kandungan kalori makanan naik semakin tinggi, bahkan bisa dua kali lipat. Contohnya kentang goreng dalam ukuran kecil (71 gram) mengandung 222 kalori, namun jika dalam ukuran besar (154 gram) bisa mengandung 480 kalori.Sama halnya dengan ubi goreng yang jika disajikan dalam porsi kecil mengandung 260 kalori, jika ukurannya lebih banyak maka kalorinya bisa mencapai 510 kalori. Jadi, entah itu ubi maupun kentang goreng, sama-sama menyumbang kalori cukup tinggi apabila dikonsumsi dalam jumlah banyak.Beberapa risiko jika dikaitkan dengan masalah medis di antaranya:
  • Obesitas

Konsumsi kentang goreng berlebihan bisa meningkatkan risiko penambahan berat badan dan obesitas, menurut studi observasional. Dalam studi itu, partisipan mengalami kenaikan berat badan sebanyak 1,5 kg dalam periode 4 tahun. Mengonsumsi kentang goreng 1-2 kali per minggu juga meningkatkan risikonya.
  • Diabetes tipe 2

Selain obesitas, baik ubi goreng maupun kentang goreng sama-sama bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Ini terjadi karena keduanya tinggi karbohidrat yang bisa meningkatkan kadar gula darah. Indeks glikemik untuk ubi goreng adalah 76, sementara kentang goreng adalah 70 (untuk skala 100).Tak hanya itu, ada 8 penelitian yang menyebut konsumsi kentang goreng sebanyak 150 gram per hari bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2 hingga 66%.
  • Penyakit jantung

Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang digoreng bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Jika dikaitkan dengan faktor risiko penyakit jantung seperti obesitas dan tekanan darah tinggi, ini benar adanya. Dalam sebuah studi, orang yang mengonsumsi kentang goreng 4 kali dalam seminggu berisiko 17% lebih tinggi mengalami tekanan darah tinggi.Jadi, ketika membandingkan mana yang lebih sehat antara ubi goreng atau kentang goreng, keduanya cukup imbang. Kandungan kalori dan karbohidrat ubi goreng lebih tinggi, namun nutrisi berupa vitamin A hanya ada di ubi goreng.

Catatan dari SehatQ

Jika ada pilihan untuk mengonsumsi makanan tanpa harus digoreng, seperti dikukus, panggang, rebus, dan lainnya, itu tentu lebih baik. Pun ketika harus mengonsumsi makanan yang digoreng, olahan sendiri di rumah juga lebih tidak berisiko.
bipolarhidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/sweet-potato-fries-vs-french-fries
Diakses pada 29 Juni 2020
Food Network. https://www.foodnetwork.com/healthyeats/2016/09/food-fight-french-fries-vs-sweet-potato-fries
Diakses pada 29 Juni 2020
Muscle and Fitness. https://www.muscleandfitness.com/nutrition/lose-fat/which-healthier-regular-fries-or-sweet-potato-fries/
Diakses pada 29 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait