Turunkan Berat Badan secara Alami, Inilah Cara Diet Puasa yang Populer

Diet puasa atau intermittent fasting adalah salah satu diet paling populer saat ini
Diet puasa atau intermittent fasting mengharuskan Anda puasa dalam jangka waktu tertentu

Dalam beberapa tahun terakhir, diet puasa (intermittent fasting) menjadi tren di kalangan milenial. Sejumlah pelaku diet sudah membuktikan bahwa cara diet puasa ini mampu menurunkan berat badan sekaligus meningkatkan metabolisme dan memperpanjang usia.

Tidak heran jika lantas banyak orang berlomba-lomba menerapkan cara diet puasa. Agar bisa efektif, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk melakukan diet puasa. Berikut adalah 4 cara diet puasa yang populer dan bisa Anda mulai terapkan esok hari.

1. Metode 16/8: Puasa Selama 16 jam Setiap Hari

Puasa ini mengharuskan pelaku diet untuk berpuasa selama 14-16 jam setiap hari. Sisanya, disebut “jendela makan” adalah waktu di mana Anda diperbolehkan makan selama 8-10 jam.

Cara diet puasa ini diperkenalkan oleh ahli kebugaran Martin Berkhan. Sebenarnya, konsepnya cukup sederhana. Anda hanya diminta tidak makan apa pun setelah makan malam dan melewatkan sarapan.

Contohnya, jika Anda usai makan malam jam 20:00, selanjutnya Anda berpuasa hingga jam 12:00 keesokan hari. Dengan ini, Anda secara teknis sudah berpuasa selama 16 jam.

Jika Anda merasa lapar, Anda diperbolehkan minum air mineral atau minum air nonkalori. Patut diingat juga, hindari makan junk food atau kalori berlebihan saat “jendela makan”.

2. Diet 5:2: Puasa Selama 2 Hari per Minggu

Sesuai namanya, pelaku diet diperbolehkan makan seperti biasa selama 5 hari dalam seminggu. Sedangkan, dua hari selanjutnya berpuasa untuk membatasi kalori hingga 500 – 600.

Cara diet puasa ini dipopulerkan oleh seorang dokter asal Inggris, Michael Mosley. Cara diet puasa 5:2, Anda diperbolehkan makan normal setiap hari, kecuali hari Senin dan Kamis.

Pada hari Senin dan Kamis, pelaku diet puasa hanya makan dua kali, 250 kalori untuk wanita, dan 300 kalori untuk pria.

3. Eat-Stop-Eat: Puasa 24 Jam, Sekali atau Dua Kali Seminggu

Jangan terkejut! Karena puasa Eat-Stop-Eat memang mengharuskan Anda untuk berpuasa selama 24 jam, sekali atau dua kali seminggu.

Cara diet puasa ini dipopulerkan pertama kali oleh ahli kebugaran, Brad Pilon, dan cukup populer selama beberapa tahun.

Caranya cukup sederhana. Misalnya saja, Anda selesai makan malam pada hari Senin jam 19.00. Maka, Anda jangan makan apa pun sampai hari Selasa jam 19.00.

Air dan minuman nonkalori masih diperbolehkan selama puasa ini, tapi tidak untuk berbagai jenis makanan padat.

4. Berpuasa setiap Dua Hari Sekali

Diet puasa lain yang tak kalah populer adalah berpuasa setiap dua hari sekali. Ada beberapa versi yang berbeda dari jenis puasa ini. Namun, puasa ini memungkinkan pelaku diet memotong sekitar 500 kalori selama berpuasa.

Banyak ahli kebugaran dan diet menunjukkan manfaat kesehatan dari diet puasa. Bagi para pemula sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menerapkan jenis diet puasa yang tepat dan sesuai untuk Anda.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/6-ways-to-do-intermittent-fasting
Diakses pada Oktober 2018 

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322293.php
Diakses pada Oktotber 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed