Turunkan Berat Badan dengan Diet Nasi

Diet nasi dilakukan dengan mengurangi porsi nasi Anda
Cara melakukan diet nasi adalah dengan mengurangi porsi nasi harian Anda

Sebagai salah satu negara penghasil dan pengonsumsi beras terbanyak di dunia, tentu sulit bagi kita untuk melakukan diet nasi. Namun tahukah Anda bahwa diet nasi tidak hanya bisa menurunkan berat badan, tetapi juga bisa membantu mengontrol porsi makanan Anda, dengan begitu secara tidak langsung Anda akan lebih banyak makan sayuran segar dan makanan rendah karbohidrat yang membuat tubuh Anda lebih sehat.

Manfaat diet nasi untuk kesehatan

  • Mengontrol porsi makanan

Diet nasi membantu Anda mengontrol porsi makanan setiap harinya seingga Anda lebih banyak mengonsumsi sayuran segar dan buah.

  • Bermanfaat untuk penderita jantung

Jenis diet ini direkomendasikan untuk penderita penyakit jantung yang mengharuskan makan makanan rendah garam dan lemak.

  • Menurunkan berat badan

Untuk orang yang ingin mengurangi berat badan dengan cepat, diet nasi bisa jadi pilihan. Diet ini akan mengurangi asupan karbohidrat Anda. Karbohidrat berlebih akan diubah menjadi gula darah, dan gula darah berlebih akan diubah menjadi lemak yang membuat berat badan naik.

Tapi ingat, tetap perlu konsultasi dengan dokter gizi untuk mengetahui persis bagaimana menjalani diet nasi dengan sehat.

Namun, tubuh kita juga tetap membutuhkan asupan karbohidrat dan kinerja otak membutuhkan asupan glukosa untuk digunakan sebagai bahan bakar. Kunci untuk makan karbohidrat adalah dengan makan jenis karbohidrat dengan porsi yang sesuai. Dengan melakukan diet nasi, Anda bisa mengonsumsi karbohidrat komplek yang bisa didapatkan dari ubi dan oatmeal.

Tips sehat diet nasi

Menghentikan asupan karbohidrat secara drastis dapat menyebabkan tubuh Anda mudah merasa lelah, sulit konsentrasi, dan kelaparan. Ada beberapa kasus yang justru membuat orang mengalami efek samping dan risiko buruk bagi kesehatan akibat menjalani diet yang sembarangan. Oleh karena itu, sebelum melakukan diet nasi, Anda perlu mengetahui tips sehat diet nasi berikut ini:

  • Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks seperti oatmeal, beras merah dan beras cokelat yang lebih bernutrisi dibandingkan karbohidrat sederhana
  • Tinggalkan jenis karbohidrat sederhana selain nasi seperti roti dan pasta
  • Hindari makanan dengan indeks glikemik tinggi karena dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat
  • Jaga asupan kalori tetap di angka 1,200 hingga 2,000
  • Ganti kebutuhan kalori dengan pilihan makanan yang lebih sehat seperti biji-bijian dan produk olahan gandum
  • Tambah porsi sayur lebih banyak karena sayur termasuk karbohidrat yang kaya serat
  • Hindari makanan cepat saji, soda, permen, cokelat, makanan beku, gorengan, atau makanan dengan kadar gula yang tinggi.
  • Cari alternatif pengganti nasi putih seperti nasi merah, nasi cokelat, atau shirataki dengan kalori yang lebih rendah.

Diet nasi memang jenis diet yang paling umum dilakukan untuk menghilangkan karbohidrat sehingga berat badan bisa turun dengan cepat. Namun sebelum Anda mencoba menurunkan berat badan dengan diet nasi, pola makan Anda juga harus diubah secara menyeluruh. Prinsipnya adalah kalori yang dikonsumsi harus lebih sedikit daripada kalori yang dibakar.

Catatan dari SehatQ

Dalam satu mangkok nasi (180 gram), setidaknya terkandung sekitar 50 gram karbohidrat. Karbohidrat yang terdapat dalam nasi lebih banyak terdiri dari gula dan pati, dibandingkan serat. Oleh karena itu, hal ini perlu menjadi perhatian bagi penderita diabetes untuk mengatur asupan nasi yang akan dikonsumsi.

Diet nasi harus berjalan dengan selaras dengan gaya hidup sehat. Mulai dari menjaga pola tidur, menghindari alkohol, olahraga rutin, dan banyak minum air putih. Jangan menahan diri berlebihan yang justru bisa membuat tubuh mengirimkan sinyal lebih lapar. Anda juga perlu tetap perlu konsultasi dengan dokter gizi untuk mengetahui persis bagaimana menjalani diet nasi dengan sehat.

Healthline. https://www.healthline.com/health/rice-diet-effectiveness-and-recipes#effectiveness
Diakses 17 Maret 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/rice-and-weight#section4
Diakses 17 Maret 2020

Artikel Terkait