Tumor Paru Tidak Selalu Tanda Kanker Paru, Ini Dia Penjelasannya

Tumor paru biasanya dipicu oleh peradangan atau infeksi pada paru-paru, namun dengan adanya tumor paru bukan berarti termasuk indikasi kanker paru.
Tumor paru biasanya dipicu oleh peradangan atau infeksi pada paru-paru

Tumor paru selalu dianggap sebagai pertanda dari kanker paru, padahal tidak semua tumor paru bisa memicu kanker paru. Tumor paru terkadang menandakan adanya kanker paru, tetapi pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk diagnosis yang tepat.

Sekilas mengenai Tumor Paru

[[artikel-terkait]]

Anda sering mendengar cerita mengenai seseorang yang memiliki tumor, tetapi apa sebenarnya tumor itu? Tumor adalah sekumpulan jaringan dalam tubuh yang terdiri dari sel-sel tubuh yang tidak normal.Dalam bahasa latin, tumor artinya adalah benjolan.

Sewajarnya, sel tubuh akan mati dan digantikan dengan sel tubuh yang baru. Namun, sel tubuh yang tidak normal akan terus menumpuk dan tidak mati yang akhirnya muncul sebagai tumor.

Tumor paru merupakan tumor yang berada di bagian paru-paru dan terlihat dalam bentuk titik di paru-paru saat pemeriksaan CT scan atau X-ray.

Jika Anda tidak merokok, memiliki tumor yang berukuran kecil, dan berusia di bawah 40 tahun, maka kemungkinan besar tumor yang dimiliki adalah tumor jinak atau bukan pertanda dari kanker paru stadium awal.

Apa yang menyebabkan tumor paru jinak?

Penyebab tumor paru tidak diketahui secara pasti, tetapi tumor paru yang jinak bisa dipicu karena peradangan di paru-paru. Peradangan dapat diakibatkan oleh infeksi ataupun kondisi medis tertentu.

Beberapa infeksi yang menyebabkan tumor paru jinak adalah tuberkulosis, infeksi jamur di paru-paru, round pneumonia, dan abses paru.

Sementara tumor jinak yang bukan karena infeksi adalah sarkoidosis, rheumatoid arthritis, cacat bawaan yang mengakibatkan paru-paru tidak berfungsi dengan baik, dan wegener granulomatosis atau penyakit langka yang menyebabkan peradangan di pembuluh darah.

Bagaimana membedakan tumor paru jinak dan tumor paru pertanda kanker paru?

Tumor paru jinak umumnya ditemukan secara tidak sengaja saat pemeriksaan X-ray atau CT scan. Hal ini karena tumor jinak jarang menimbulkan gejala-gejala yang jelas. Namun, hal itu tidak berarti penderita tumor jinak tidak bisa merasakan gejala tertentu.

Jika tumor jinak menimbulkan gejala yang jelas, maka penderita dapat mengalami sesak napas, demam, mengi, serta batuk yang berkepanjangan atau batuk mengandung darah. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk membedakan tumor paru jinak dan tumor pertanda kanker paru.

Pemeriksaan lebih lanjut tidak hanya sebatas memeriksa fisik dan rekam medis penderita, tetapi juga mengawasi tumor paru yang muncul melalui pemeriksaan X-ray. Penderita akan melalui pemeriksaan X-ray secara berulang tergantung dari ukuran tumor paru yang dimiliki.

Secara umum, jika tumor paru memiliki ukuran yang sama selama setidaknya dua tahun, maka tumor paru dianggap sebagai tumor jinak. Namun, tumor yang menandakan kanker paru akan bertambah besar dua kali lipat setiap empat bulan.

Selain dari segi perkembangan ukuran, tumor paru yang jinak memiliki warna dan bentuk yang berbeda dengan tumor yang bersifat kanker. Tumor jinak biasanya memiliki tepian yang lebih halus, warna yang merata, dan berukuran sedang.

Selain pemeriksaan X-ray, dokter mungkin akan meminta penderita untuk mengikuti pemeriksaan PET scan, pemeriksaan SPECT, pemeriksaan untuk tuberkulosis, pemeriksaan darah, pemeriksaan sampel tumor (biopsi), maupun pemeriksaan resonansi magnetik.

Penanganan tumor paru

Tumor paru jinak dapat ditangani dengan bedah. Namun, untuk penanganan tumor paru yang bersifat kanker, penanganan yang dilakukan tidak hanya berupa bedah, tetapi juga bisa meliputi kemoterapi, terapi radiasi, ataupun penggunaan obat-obatan tertentu.

Saat ini, penanganan untuk kanker paru yang terbaru adalah pemberian obat-obatan imunoterapi yang berpengaruh terhadap sistem imun tubuh.

Sebuah penelitian terhadap pasien kanker menemukan bahwa pasien yang diberikan kemoterapi dengan obat imunoterapi memiliki tingkat bertahan hidup yang lebih lama dari pasien kanker yang hanya mengikuti kemoterapi.

Obat imunoterapi bekerja dengan cara membuat sel kanker lebih mudah dideteksi oleh sistem imun tubuh. Pemberian obat imunoterapi akan lebih efektif jika dikombinasikan dengan kemoterapi.

Akan tetapi, pemberian obat imunoterapi tetap memiliki efek samping tertentu, berupa masalah ginjal yang akut.

Selain obat imunoterapi, obat anti-angiogenesis juga bisa menjadi alternatif lain untuk pengobatan kanker. Obat anti-angiogenesis bekerja dengan cara menghambat perkembangan pembuluh darah yang memberikan asupan darah dan nutrisi untuk sel tumor kanker.

Berbeda dengan obat-obat lainnya, obat anti-angiogenesis tidak menghambat pertumbuhan sel tumor kanker, tetapi mencegah pertumbuhan pembuluh darah yang menyuplai nutrisi dan darah untuk perkembangan sel tumor kanker.

Serupa dengan obat imunoterapi, obat anti-angiogenesis memiliki beberapa efek samping, yaitu penyumbatan di pembuluh darah arteri, terganggunya proses penyembuhan luka, pendarahan, hipertensi, adanya kandungan protein dalam urine, dan sebagainya.

Konsultasikan dengan dokter

Selalu konsultasikan dengan dokter untuk membahas efek samping dari tiap obat yang akan digunakan serta metode apa yang paling tepat untuk menangani tumor paru yang dimiliki.

AACR. https://www.aacr.org/Newsroom/Pages/News-Release-Detail.aspx?ItemID=1175#.WtYpDYjwbIU
Diakses pada 10 Juni 2019

CDC. https://www.cdc.gov/cancer/lung/basic_info/diagnosis_treatment.htm
Diakses pada 10 Juni 2019

Livescience. https://www.livescience.com/62332-lung-cancer-drug-pembrolizumab.html
Diakses pada 10 Juni 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5489820/
Diakses pada 19 Juni 2019

NIH. https://www.cancer.gov/about-cancer/treatment/types/immunotherapy/angiogenesis-inhibitors-fact-sheet
Diakses pada 19 Juni 2019

WebMD. https://www.webmd.com/lung/benign-lung-tumors-and-nodules#1
https://www.webmd.com/cancer/brain-cancer/qa/what-is-a-tumor
Diakses pada 10 Juni 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed